Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pihak rektorat Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta menonaktifkan 5 dosen yang diduga melakukan kekerasan seksual kepada sejumlah mahasiswi. Dosen lainnya yang juga diduga melakukan hal serupa masih dalam proses penyelidikan Satgas PPKPT UPN Yogyakarta.

Penonaktifan 5 dosen telah melalui proses investigasi internal dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi korban dan juga dosen yang terduga menjadi pelaku kekerasan seksual.

Sebelumnya, dugaan kekerasan seksual yang dialami sejumlah mahasiswi di UPN Yogyakarta diduga dilakukan delapan orang dosen dari fakultas berbeda dalam beberapa tahun terakhir. Dugaan itu memicu solidaritas dari ratusan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa meminta pihak rektorat menonaktifkan para dosen terduga.

#UPN #yogya #pelecehan

Baca Juga Pengamanan Jelang Laga Persib Vs Persijap | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/670543/pengamanan-jelang-laga-persib-vs-persijap-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/670544/5-dosen-upn-diduga-lakukan-pelecehan-ke-mahasiswi-sapa-malam
Transkrip
00:00Informasi lain pihak Retorat Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta menonaktifkan 5 dosen yang diduga melakukan kekerasan seksual kepada sejumlah mahasiswi.
00:09Dosen lainnya yang juga diduga melakukan hal serupa masih dalam proses penyelidikan Satgas PPKPT UPN Yogyakarta.
00:18Penonaktifan 5 dosen telah melalui proses investigasi internal dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi korban dan dosen yang jadi terduga
00:28pelaku kekerasan seksual.
00:30Sebelumnya dugaan kekerasan seksual yang dialami sejumlah mahasiswi di UPN Yogyakarta diduga dilakukan 8 orang dosen dari fakultas berbeda dalam
00:39beberapa tahun terakhir.
00:41Dugaan itu kemudian memicu solidaritas dari ratusan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa meminta pihak Rektorat menonaktifkan para terduga.
00:53Sudah menonaktifkan terlapor dan untuk kasus selanjutnya juga kami sedang mengejar untuk melakukan BAP.
01:09Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan