00:00Intro
00:05Sejumlah wilayah di Sumatera dari Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat
00:10mendadak mengalami blackout atau mati lampu secara merata Jumat 22 Mei 2026 lalu.
00:17Seperti di Medan, warga mendatangi sejumlah cafe, warung dan tempat-tempat usaha yang menghidupkan mesin genset
00:23pasca Medan mengalami mati listrik secara menyeluruh.
00:28Warga yang datang tidak hanya makan dan minum, namun juga mencharge HP atau laptop mereka.
00:34Setelah maghrib, setelah mati lampu, aku tadi ngecek, tiba-tiba seluruh Medan mati lampu.
00:43Jadi aku langsung inisiatif mencari tempat untuk mencargar alat-alat elektronik.
00:48Karena kebetulan semua elektronikku, baterainya udah lupet semua.
00:52Jadi langsung inisiatif mencari tempat untuk ngepi sekaligus untuk mencargaran telepon dan semua alat-alat elektronik.
01:01Waktu datang kemarin kayak mana kondisi di sini, Pak?
01:04Karena aku tadi langsung ke sini, Pak, setelah mati, kondisinya masih belum terlalu ramai.
01:10Tapi setengah jam kemudian, lokasinya udah langsung penuh, Pak, dari, ya, hampir mungkin setengah jamnya.
01:17Waktu proses mati lampu tadi, mengalami kendala, Pak, sinyal?
01:21Kalau sinyal, Pak, tadi lima menit pertama itu masih belum terkendala.
01:25Tapi setelah itu, jaringan udah mulai terputus-putus.
01:29Jadi langsung cari tempat yang ada listrik, mana tahu ada bisa jaringan, kan,
01:34itu menghubungi kawan-kawan ataupun keluarga di kampung.
01:38Sementara itu di Padang, salah satu warga di kawasan kecamatan Indarung ini tetap beraktifitas.
01:45Di setelah tidak adanya kepastian sampai kapan pemadaman akan berlangsung,
01:49mereka juga kebingungan karena BBM jensat yang menipis.
01:55Pemadaman listrik dari sekitar siap maghriban.
02:00Dan belum ada dari PLN, konfirmasinya.
02:05Sampai kapan pemadaman ini?
02:07Dan sampai kapan pemadaman ini.
02:10Jadi kenapa tidak di rumah kita?
02:12Ini jensatnya gitu?
02:14Karena kita pakai jensat.
02:18Dan BBM sudah mulai habis dan menyari BBM-nya sangat susah di sumber ini.
02:25Harapan apa?
02:26Harapan saya segera hidup dalam punya.
02:31Direktur utama PLN Dermawan Prasojo menyampaikan permohonan maaf
02:36dan mengungkapkan indikasi awal terjadinya blackout tersebut.
02:39Pertama-tama kami atas nama PT PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf
02:53sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera,
03:03terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.
03:15Karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak padi malam.
03:29Gangguan terjadi pada pukul 18.44 waktu Indonesia Barat.
03:38Dan di saat itu kami langsung melaporkan kondisi ini kepada Kementerian ESDM
03:50melalui Bapak Dijen Tenaga Listrik.
03:57Dan ini Kementerian ESDM selaku regulator dari sistem ketenaga listrikan.
04:06dan di saat itu juga kami mendapatkan arahan dari Kementerian
04:13agar terus melakukan berbagai langkah
04:19untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera
04:26yang mengalami gangguan ini.
04:32Ini sebagai indikasi awal
04:35ada ruas transmisi
04:41275 kafe
04:43antara Muara Bungo
04:46dan Sungai Rumbai di Jambi
04:51yang indikasi awalnya
04:53karena gangguan cuaca
04:55sehingga terjadi gangguan
04:57pada sistem transmisi tersebut
05:01dan sistem transmisi tersebut
05:04keluar dari sistem
05:07kelistrikan Sumatera.
05:11Dampaknya adalah
05:13adanya shock
05:15terhadap pembangkit
05:17pembangkit kami.
05:20ada sebagian wilayah
05:24di mana karena bebannya
05:27itu hilang
05:29maka terjadi
05:31oversupply.
05:35Frekuensi sistem kelistrikan di daerah tersebut
05:39naik
05:40dan tegangannya juga naik
05:42sehingga pembangkitnya
05:44langsung secara otomatis
05:47keluar dari sistem
05:49atau kalau dalam istilahnya
05:52dari publik adalah
05:55pembangkitnya secara otomatis
05:58padam.
06:02Tetapi ada juga
06:03daerah-daerah
06:06yang mengalami
06:10defisit
06:14karena
06:15pembangkitnya menjadi berkurang
06:18maka frekuensinya
06:21turun
06:22voltasinya turun
06:24sehingga ini menjadi
06:26beban bagi pembangkit kami
06:28dan secara otomatis
06:30maka pembangkit di daerah tersebut
06:32juga keluar
06:34lepas dari sistem
06:35ketenaga listrikan
06:37dan juga padam.
06:40dan kami
06:41menyampaikan
06:42kondisi ini
06:45ternyata
06:46berlaku
06:48domino
06:49sehingga
06:50terjadi
06:52gangguan sistem
06:54ketenaga listrikan
06:55dari
06:56Jambi
06:57Riau
07:00Sumatera Utara
07:03sampai ke Aceh
07:05dan ini
07:08adalah gangguan
07:09listrikan
07:10yang cukup
07:12luas
07:12di wilayah
07:14Sumatera.
07:16Kami
07:17betul-betul
07:20memahami
07:22bahwa
07:23listrik adalah
07:24kebutuhan utama
07:26dari masyarakat
07:28baik
07:30baik untuk
07:31objek-objek
07:32vital
07:32baik untuk
07:34rumah tangga
07:35untuk kegiatan
07:37ekonomi
07:37untuk itu
07:39kami
07:41sekali lagi
07:42mohon maaf
07:42yang sebesar-besarnya.
07:45Setelah
07:46kejadian ini
07:47kami langsung
07:49mengerahkan
07:49seluruh
07:51kekuatan
07:51tim
07:52kami.
07:53Pertama
07:55adalah
07:56kami melakukan
07:58assessment
07:58apakah
08:00ada dampak
08:01kerusakan
08:02pada
08:03gadu induk
08:04dan juga
08:05sistem
08:06transmisi
08:08kami
08:08dan
08:11Alhamdulillah
08:12dalam
08:13waktu
08:14sekitar
08:15dua jam
08:16seluruh
08:18sistem
08:18gadu induk
08:19dan transmisi
08:20kami
08:20bisa
08:22kami
08:24pulihkan.
08:26Dan
08:26ini
08:27kondisi
08:28yang sangat
08:28berbeda
08:29dalam
08:30bencana
08:31Sumatera Utara
08:32Sumatera Barat
08:33Aceh pada
08:34waktu itu
08:35dimana
08:36di saat itu
08:38ada kerusakan
08:39fisik
08:40dimana
08:40transmisi
08:41tower
08:42rubuh
08:43dan transmisi
08:44terputus.
08:47Dan
08:47hari ini
08:48kami
08:48menyampaikan
08:49bahwa
08:51gadu induk
08:52dan sistem
08:53transmisi
08:54kami
08:55sudah
08:57pulih.
08:58Nah
08:58tentu saja
08:59langkah selanjutnya
09:02adalah bagaimana
09:03kami bisa
09:05menyalakan
09:06kembali
09:07pembangkit-pembangkit
09:09yang karena
09:10domino efek
09:12tadi
09:12padam.
09:15Dan langkah-langkah
09:17ini pertama
09:18adalah
09:19menyalakan
09:20pembangkit
09:21kemudian
09:23menyambungkan
09:24pembangkit tersebut
09:25kepada sistem
09:26transmisi
09:27kami
09:27melalui
09:28gadu induk
09:29dan ketiga
09:30adalah
09:31mensinkronisasi.
09:34Kami
09:35mengakui
09:35bahwa
09:37sistem
09:38kelistrikan
09:39terdiri
09:40dari berbagai
09:41jenis
09:42pembangkit.
09:43Untuk
09:44pembangkit
09:44hidro
09:45tentu saja
09:46proses
09:47menyalakan
09:48proses
09:49menyambungkan
09:51dan
09:52proses
09:52sinkronisasi
09:53bisa berjalan
09:55bisa lebih
09:57cepat.
10:00Sistem gas
10:01juga
10:04bisa
10:04kami
10:04laksanakan
10:05dengan
10:06lebih cepat.
10:09Cepat
10:10uap dalam hal ini
10:10adalah
10:12berkisar
10:13antara
10:145
10:14sampai
10:1615 jam.
10:18Tetapi
10:19untuk
10:19sistem
10:20PLTU
10:21pembangkit listrik
10:22tenaga
10:23uap
10:23batubara
10:25prosesnya
10:26membutuhkan
10:27waktu
10:28yang cukup
10:29panjang.
10:31Karena
10:31kami
10:32harus
10:32memanaskan
10:33air
10:34untuk
10:35menjadi
10:36uap
10:36dengan
10:37proses
10:38auxiliary
10:39yang harus
10:40dinyalakan
10:40satu persatu
10:41kemudian
10:43harus kami
10:44sambungkan
10:44dan kami
10:45sinkronkan
10:46dan ini
10:47membutuhkan
10:48waktu.
10:54Menemani
10:54pagi Anda
10:55dengan
10:55informasi
10:56terbaru.
10:57Satu langkah
10:58lebih dekat,
10:59satu langkah
10:59lebih
11:00mencerahkan.
11:01Saksikan
11:01Sapa
11:02Indonesia
11:03Pagi
11:03di Kompas TV
11:04Channel 11
11:05di televisi Anda.
11:09Saksikan
11:09Kompas TV
Komentar