Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) Dukuh Atas, Jakarta Selatan, kini resmi berganti nama menjadi Stasiun Dukuh Atas BSI. Peresmian hak penamaan tersebut dilakukan di Stasiun LRT Dukuh Atas pada Jumat, 22 Mei 2026.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesiadilakukan sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan syariah dengan gaya hidup masyarakat urban.

Menurut Anggoro, hak penamaan tersebut dipasang di kawasan strategis yang menjadi pusat mobilitas para pekerja di Ibu Kota. Dengan jumlah nasabah yang kini mencapai 23 juta orang serta produk unggulan berupa bank emas, BSI diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

Kerja sama hak penamaan ini juga mendapat respons positif dari PT Kereta Api Indonesia dan Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

#bsi #lrt #dukuhatas

Baca Juga Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam 4 Tahun di https://www.kompas.tv/nasional/670700/prabowo-targetkan-indonesia-swasembada-daging-dalam-4-tahun

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670704/stasiun-dukuh-atas-bsi-resmi-diluncurkan-bsi-bidik-nasabah-urban-sapa-pagi
Transkrip
00:00Bank Syariah Indonesia memegang hak penamaan di Stasiun Lintas Rel Terpadu LRT Jabodebek di Dukuh Atas, Jakarta Selatan.
00:10Langkah itu jadi wujud PSI memperkuat sinergi dengan KAI sekaligus memperluas ekosistem ekonomi syariah nasional.
00:20Stasiun Lintas Rel Terpadu LRT Dukuh Atas, Jakarta Selatan kini berganti nama menjadi Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia.
00:30Hak penamaan disahkan dalam persemian di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jumat 22 Mei 2026.
00:43Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, kolaborasi dengan KAI dibuat sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan syariah dengan gaya hidup
00:53warga urban.
00:54Terlebih, hak penamaan terpasang di kawasan strategis Pusat Mobilitas Pekerja Ibu Kota.
01:00Dengan jumlah 23 juta nasabah saat ini, BSI dengan produk unggulan Bank Emas diharapkan bisa meningkatkan jumlah nasabahnya dan mendekatkan
01:10produk syariah kepada masyarakat.
01:12Bagi kami di Bank Syariah Indonesia, ini adalah bagian penting untuk kami selalu meningkatkan awareness bagi masyarakat, khususnya para pengguna
01:21jasa LRT.
01:22Karena apa? Karena di sini titik strategis yang paling ramai untuk LRT.
01:28Dan kami lihat ini adalah titik yang paling baik bagi BSI untuk mengenalkan banknya dan juga produk-produknya.
01:35Tentu saja ini kita harapkan sebagai cara kita untuk meningkatkan literasi dan inklusi dari perbankan syariah.
01:44Kerjasama hak penamaan di respons positif PT Kereta Api Indonesia dan moda integrasi transportasi Jabodetabek.
01:52Dan termasuk di antaranya penamaan stasiun economic rights, stasiun buku atas Bank Syariah Indonesia.
02:00Titik ini adalah titik paling strategis di publik transport, modern publik transport yang ada di kota Jakarta.
02:11Karena menghubungkan lima moda transportasi sekaligus yang kemudian dihubungkan dengan Jembatan Penyeberahan Multiguna yang juga dimiliki oleh PT METJ.
02:22Kami dari PT Kereta Api sangat senang bisa berkolaborasi.
02:25Jadi naming right adalah kolaborasi yang pertama setelah ini kami tentunya akan mengeksplor banyak hal lagi inovasi-inovasi terutama di
02:35inovasi-inovasi yang terkait dengan finansial kemasyarakatan ya Pak Anggoro ya.
02:39Bersama dengan Bank Syariah Indonesia karena kami berdua nih KAI dan BSI punya fondasi yang sama dalam melakukan bisnis yaitu
02:48menjaga kepercayaan,
02:49menjaga kekuatan kami supaya masyarakat tetap memakai layanan yang kami berikan.
02:56Selain di stasiun LRT Jabodebek, BSI juga memegang hak penamaan di stasiun Moda Raya Terpadu MRT di Lebak Bulus, Jakarta
03:05Selatan.
03:18Sampai Indonesia pagi akan kembali dengan informasi menarik dan penting lainnya saudara.
03:22Tetaplah bersama kami.
03:22Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan