Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Aktivis Global Sumud Flotilla yang sempat ditahan militer Israel akhirnya dibebaskan, termasuk sembilan warga negara Indonesia yang sebelumnya dikabarkan ditangkap di perairan internasional.

Menurut informasi yang dibagikan oleh Global Peace Convoy (GPC) melalui instagram, para aktivis yang sempat menjadi tahanan Israel itu tiba di Istanbul, Turki, pada Kamis (21/5/2026)

Sejumlah WNI yang dibebaskan mengaku mengalami tindakan kekerasan selama menjalani penahanan oleh militer Israel. Mereka menyebut mendapat perlakuan kasar mulai dari pemukulan, tendangan, hingga penyetruman menggunakan alat kejut.

Sebelumnya, para aktivis tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla yang berlayar membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Namun, rombongan dicegat militer Israel di perairan internasional dan sejumlah peserta ditahan.

Penahanan tersebut sempat memicu kecaman dari berbagai negara dan organisasi internasional karena dinilai melanggar hukum internasional serta menghambat misi kemanusiaan.

Baca Juga TERBARU! GPCI Ungkap Kondisi dan Proses Kepulangan 9 WNI Relawan GSF Usai Bebas dari Israel di https://www.kompas.tv/internasional/670394/terbaru-gpci-ungkap-kondisi-dan-proses-kepulangan-9-wni-relawan-gsf-usai-bebas-dari-israel

#wni #aktivisflotilla #israel #gaza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670463/begini-kesaksian-wni-relawan-flotilla-ngaku-dipukul-hingga-disetrum-pasukan-israel
Transkrip
00:00Saya dipasang di
00:01Di waktu
00:02Di tanah di
00:06Di tanah di tanah
00:07Oke
00:08Terus
00:10Bismillahirrahmanirrahim
00:12Saya Maimon Ngerawati
00:13Dari Istanbul
00:15Saat ini berada dengan
00:17Seluruh WNI yang Alhamdulillah
00:20Sudah
00:20Bebas dari penculikan
00:23Alhamdulillah
00:26Sedikit
00:27Memang ada yang
00:29Sepertinya ada
00:32Memar di dada
00:33Sehingga sesak nafas
00:35Juga ada yang disetrum
00:37Juga ada yang ditendang
00:40Dipukul sampai kemudian mata
00:42Memar-memar
00:43Dan kalau
00:44Saya dipasang di
00:46Di waktu
00:47Di panah di
00:51Oke
00:53Terus
00:54Hendro diapain
00:57Hendro diapain
00:59Hendro di
01:00Ditoncok
01:01Kemudian disetrum dua kali
01:03Ditentang dua kali
01:06Kemudian dibabuk
01:08Sekantar
01:09Oke
01:10Oke
01:11Kalau asat diapain
01:20Ada berbagai macam
01:23Penyiksaan
01:25Yang dilakukan
01:26Dan ini
01:27Bisa disebut sebagai
01:28Situasi yang lumayan ringan
01:31Karena diantara
01:33Relawan
01:34Ada yang kemudian
01:37Dibawa dengan
01:38Stretcher
01:39Ada yang
01:42Harus mendapatkan
01:43Operasi
01:44Ada yang patah
01:46Kaki dan patah
01:48Tangannya
01:49Dan saya tahu juga ada
01:51Kasus-kasus
01:52Yang lebih buruk lagi
01:56Jika mereka
01:57Melakukan itu
01:58Kepada
01:59Para relawan
02:00Para relawan
02:02Kemanusiaan
02:03Maka
02:03Kita bisa
02:04Membayangkan
02:04Apa yang dilakukan
02:06Kepada
02:07Warga
02:07Palestina
02:08Sebenarnya
02:10Bu-ibu saat ini
02:11Warga Palestina
02:12Ada dalam penjara
02:14Ratusan
02:15Di antaranya
02:16Anak-anak
02:17Dan perempuan
02:18Dan mereka
02:19Mengalami
02:19Perusahaan yang
02:20Luar biasa
02:21Banyak yang meninggal
02:22Dalam penyesalan
02:23Dan
02:24Semoga
02:26Seluruh dunia
02:28Kemudian terbuka
02:29Matanya terhadap
02:30Kebrutalan yang dilakukan
02:32Oleh
02:33Penjajah kolonial
02:34Demikian
02:35Insya Allah
02:37Setelah proses
02:39Administrasi
02:40Dan pengambilan
02:41Dokumentasi
02:43Testimoni
02:44Selesai
02:44Maka insya Allah
02:46Tim Indonesia
02:47Akan pulang
02:48Kembali ke
02:49Tanah Air
02:49Demikian
02:50Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:21Selamat menikmati
03:39Selamat menikmati
03:58Selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan