JAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia menaikkan suku bunga atau BI Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada 19-20 Mei 2026.
Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,25 persen dan Lending Facility menjadi 6 persen.
Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan kenaikan suku bunga dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.
BI sebelumnya mengungkapkan perang di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz telah memicu lonjakan harga minyak dunia, mengganggu rantai pasok global, serta mendorong arus modal keluar.
Pada Senin 18 Mei 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.666 per dolar Amerika Serikat.
Kemudian, per 19 Mei 2026, nilai tukar rupiah tercatat sebesar Rp17.719 per dolar AS atau melemah 2,2 persen dibandingkan posisi akhir April 2026.
Rupiah yang terperosok signifikan memicu kekhawatiran melonjaknya harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen negatif global. Risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan bahwa bank sentral Amerika Serikat masih berhati-hati terhadap penurunan suku bunga.
Pasar menilai suku bunga tinggi di Amerika Serikat akan bertahan lebih lama. Akibatnya, aliran modal kembali masuk ke aset dolar AS yang dianggap lebih aman.
Aset dolar dinilai memberikan imbal hasil tinggi bagi investor. Kondisi itulah yang membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, ikut tertekan. Situasi ini juga menyebabkan investor cenderung mengurangi investasi pada aset berisiko.
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menyatakan bahwa respons tindakan yang diambil oleh Bank Indonesia dinilai belum cukup. Menurutnya, diperlukan pula koordinasi kebijakan dari sisi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah.
Baca Juga IHSG Anjlok Usai Kebijakan Badan Ekspor oleh Presiden Prabowo, Purbaya Buka Suara di https://www.kompas.tv/video/670260/ihsg-anjlok-usai-kebijakan-badan-ekspor-oleh-presiden-prabowo-purbaya-buka-suara
#rupiah #bi #sukubunga #bankindonesia
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670263/kronologi-bi-naikkan-suku-bunga-jadi-5-25-persen-di-tengah-ketidakpastian-global
Komentar