JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai pengumuman pembentukan Badan Ekspor Sumber Daya Alam oleh Presiden Prabowo Subianto dipicu oleh ketidakpastian pasar. Menurutnya, pelaku pasar masih menunggu kejelasan terkait dampak kebijakan tersebut terhadap kinerja perusahaan.
Purbaya menjelaskan, pasar umumnya akan merespons negatif ketika sebuah kebijakan baru belum dipahami secara menyeluruh. Meski demikian, ia optimistis harga saham akan kembali menguat setelah investor memahami potensi manfaat dari pembentukan badan ekspor tersebut.
Ia juga menilai kehadiran Badan Ekspor Sumber Daya Alam dapat menutup celah praktik under-invoicing atau pelaporan nilai ekspor yang tidak sesuai, sehingga pendapatan perusahaan dapat tercermin lebih transparan dalam laporan keuangan.
Selain itu, Purbaya menegaskan sektor minyak dan gas atau migas tidak termasuk dalam skema badan ekspor tersebut. Sementara untuk kontrak ekspor non-migas, ia menyebut mayoritas memiliki durasi yang relatif pendek sehingga penyesuaian kebijakan dinilai dapat dilakukan secara bertahap.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/670260/ihsg-anjlok-usai-kebijakan-badan-ekspor-oleh-presiden-prabowo-purbaya-buka-suara
Komentar