Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membantah adanya instruksi langsung dari pimpinan TNI terkait pembubaran kegiatan nonton bareng film dokumenter "Pesta Babi".

Menurut Maruli, pembubaran kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi pemerintah daerah dan aparat keamanan setempat guna menghindari potensi keributan di wilayah.

"Karena ada pembubaran dari pemerintah daerah, keamanan wilayah, itu kan tanggung jawab koordinator wilayah antar pejabat pemerintah di sana menghindari risiko keributan, enggak ada instruksi langsung," kata Jenderal Maruli, Selasa (19/5/2026).

Ia menegaskan, aparat di daerah memiliki kewenangan untuk menjaga situasi keamanan wilayah masing-masing.

"Pemda punya koordinasi, mereka berwenang untuk mengamankan wilayah, mengamankan situasi," ujarnya.

Maruli juga mempertanyakan pihak yang mendanai produksi dokumenter dan aktivitas di lapangan terkait isu tersebut.

"Orang sampai membuat video bagaimana ceritanya segala macam, duit dari mana? Jangan diam aja," ujarnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Aqshal

Baca Juga Wakil Menteri Haji dan Umrah Tiba di Jeddah, Jemaah Siap Bergerak ke Arafah Jelang Puncak Haji 2026 di https://www.kompas.tv/nasional/669798/wakil-menteri-haji-dan-umrah-tiba-di-jeddah-jemaah-siap-bergerak-ke-arafah-jelang-puncak-haji-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669809/ksad-jenderal-maruli-tegaskan-pembubaran-nobar-bukan-perintah-tni-singgung-aktor-pendanaan
Transkrip
00:00Duitnya dari mana?
00:02Cuma cumpah aja, ya.
00:04Sampai datang ke sana, bikin video, terbang sini, terbang sana.
00:11Apalagi?
00:16Orang mempunyai pendapat, silahkan aja.
00:19Tapi saya juga berani bilang bahwa program kami juga banyak.
00:24Itu pendapat-pendapat orang bahwa seolah-olah kita memperkerjakan begitu.
00:29Itu kan bukan kepentingan TNI.
00:32Itu kan cadangan untuk negara.
00:35Silahkan tanya ke yang punya program.
00:38Kami meyakinkan program itu berjalan.
00:41Tidak ada yang bersakiti.
00:43Kalau dilihat, mungkin teman-teman belum pernah lihat ke sana ya.
00:49Itu masyarakat di sana ada yang tidak punya air bersih.
00:52Ada sekolahnya juga tidak sekolah.
00:56Ya, kami justru banyak hadir ke sana, banyak membantu mereka.
01:01Ya, mungkin ya coba aja komunikasi langsung dengan orang-orang di sana.
01:09Kelompok-kelompok masyarakat yang terpencil-terpencil yang selama ini ngambil airnya ke sungai.
01:15Sungai itu nggak, pasti corok Mas udah zaman sekarang itu.
01:19Pak, tapi kenapa harus dibubarin sih untuk menoparnya?
01:22Noparnya?
01:22Noparnya, Pak.
01:23Ya, itu kan memang, coba saja ditanya yang jelas ya.
01:28Karena ada pengubaran kan dari pemerintah daerah untuk keamanan wilayah.
01:33Itu kan tanggung jawabnya, apa namanya, koordinator wilayah.
01:39Antara pejabat pemerintahan di sana menganggap ada resiko keributan.
01:45Ya, kan itu mereka.
01:46Tidak ada instruksi langsung.
01:47Ini permintaan Pemda begitu ya?
01:48Pemda kan yang cerita.
01:49Pemda punya koordinasi.
01:51Mereka kan berkewenangan untuk mengamankan wilayah.
01:54Gitu loh, mengamankan siswa-siswanya.
01:56Ya, karena tingkat kebenarannya dari film ini juga, kan belum tentu benar.
02:02Pak, ini juga berarti menepis dari film itu antinya anti-kritik juga dong TNI?
02:08Enggak, bukan TNI-nya.
02:10Pemerintah daerahnya, pemerintah daerahnya memutuskan, untuk itu kan instruksinya tidak ada.
02:16Gitu loh.
02:17Ya, sekarang permasalahannya.
02:19Orang sampai membuat video bagaimana ceritanya seperti ini, segala macam.
02:24Duitnya dari mana?
02:26Coba-coba aja.
02:29Sampai datang ke sana, bikin video, terbang sini, terbang sana.
02:33Orang berduit lah.
02:36Ada pihak yang mendanai.
02:37Ya, silakan aja.
02:39Anda yang bilang ada yang mendanai.
02:42Ya, kan?
02:43Selamat datang.
03:03Terima kasih telah menonton.
03:18Terima kasih telah menonton
03:42Terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan