00:00Bagaimana sebenarnya cara ideal kepolisian itu bisa mengelusuri hubungan antara bandar, admin, penampung rekening, hingga pihak yang diduga melindungi jaringan?
00:08Itu bagaimana, Pak? Menurut Bapak?
00:10Pertama, karena ada pelaku yang ditangkap, operatornya kan diperiksa, operatornya.
00:15Serta diperiksa, baru dicocokkan dengan bukti-bukti elektronika.
00:21Nah, bukti elektronika, jaringan internet, hubungan telepon, kemudian jaringan aliran duit, jadi di follow the money.
00:32Kemana duit itu ngalirnya? Set, ngalir ke satu titik.
00:36Setelah di suatu titik itu, siapa yang mencairkan? Siapa yang menarik? Kemana? Ketemu kok?
00:42Enggak sulit. Yang sulit itu melacak pencurian jemuran.
00:48Nah, kalau ada jemuran di halaman rumah hilang, itu susah saja.
00:53Tapi kalau yang gini-gini kan ada jejak elektronik semuanya.
00:58Kemudian, siapa yang membayking ini? Itu kan bisa diperiksa.
01:02Makanya tadi, kuncinya tadi, kemauan.
01:05Nah, insya Allah, aparat kepolisian telah menyikat.
01:13Sudah ditangkap semua.
01:15Tinggal kita tunggu.
01:16publik beri dukungan, beri support kepada Polri.
01:20Tidak usah takut dengan siapa bikinnya.
01:23Saya kira bikinnya Polri adalah Presiden Republik Indonesia.
01:27Karena petinggi Polri itu adalah Bapak Presiden.
01:30Dan Bapak Presiden pasti tidak senang sama judi.
01:33Jangan takut gitu. Don't worry.
01:35Oke.
01:36Nah, Pak, dalam pengalaman Bapak selama ini gitu ya,
01:39mengapa sih bandar besar judi online itu seringkali sulit tersentuh hukum ya?
01:45Nah, kan kekuasaannya.
01:49Kekuasaan itu ada, apa itu kekuasaan itu?
01:52Satu yang paling berkosa apa?
01:55Kuah.
01:56Kuah.
01:57Nah, itu.
01:59Kuah apa?
02:00Jabatan yang punya kekuasaan.
02:02Tapi kalau sekarang, insya Allah,
02:05polisi kita tidak silau dengan itu.
02:07Polri kita tidak takut dengan siapapun,
02:10karena dia punya backing yang paling besar di Indonesia,
02:13yaitu Presiden.
02:14Bagi yang ininya clear,
02:17backing tertinggi adalah Tuhan yang maha kuasa.
02:21Kenapa takut?
02:23Insya Allah, kita lihat aja.
02:25Dengan adanya 321 orang yang ditangkap,
02:29publik di Indonesia,
02:30YNC, apa yang dilakukan polisi?
02:32Bisa nangkap koordinaturnya,
02:36bisa nangkap bandarnya,
02:37bisa nangkap penjanaan dananya,
02:39bisa nangkap mengungkap siapa backingnya di Indonesia.
02:42Nah, ini yang ditunggu.
02:44Bukan 321 orang,
02:46itu kan recehnya.
02:49Sebenarnya kalau misalnya kita ingin mengungkap bandar utama,
02:53judi online,
02:53titik masuk paling efektif menurut Pak Susno itu dari mana?
02:56Transaksi keuangan mereka,
02:58server,
02:58atau jaringan rekeningnya?
02:59Kalau ini kan sudah lengkap.
03:02Dari manapun polisi masuk bisa ketemu.
03:05Mau dari pelaku sudah ditangkap.
03:07Mau dari follow the money,
03:09tinggal melacak rekeningnya.
03:11Mau menentukan lewat jaringan elektronik,
03:14ini sudah ditangkap.
03:16Website mereka sudah tahu.
03:17Kemudian dari itu tekniknya saya nggak bisa jelasan,
03:20karena saya bukan orang IT.
03:21Bisa nanti endingnya kemana itu.
03:25Jaringan internet mereka,
03:26server mereka,
03:27apa ini, ini, ini.
03:28itu orang KopDigi dan orang cybercrime
03:31paling tahu itu endingnya ke HP-nya siapa,
03:34di tempat siapa.
03:35Bisa itu.
03:37Ya.
Komentar