Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 13 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji menegaskan aparat kepolisian tidak perlu takut membongkar jaringan judi online hingga ke bandar besar dan pihak yang diduga menjadi pelindungnya.

Hal itu disampaikan Susno saat membahas pengungkapan kasus judi online internasional yang melibatkan ratusan warga negara asing di Indonesia. Menurutnya, Polri memiliki dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik perjudian online.

"Saya kira bekingnya Polri adalah Presiden Republik Indonesia. Karena tertinggi Polri itu adalah Bapak Presiden, dan Bapak Presiden pasti tidak senang sama judi. Jangan takut," kata Susno.

Ia juga kembali menegaskan bahwa aparat kepolisian saat ini tidak perlu gentar menghadapi pihak mana pun dalam mengusut kasus judi online.

"Polri kita tidak takut dengan siapapun, karena dia punya beking yang paling besar di Indonesia, yaitu Presiden," lanjutnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Baca Juga AS Klaim China Sepakat soal Nuklir Iran, Pengamat Soroti "Kecerdikan" Xi Jinping - SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/669467/as-klaim-china-sepakat-soal-nuklir-iran-pengamat-soroti-kecerdikan-xi-jinping-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669479/susno-duadji-sebut-polri-dapat-dukungan-presiden-untuk-bongkar-judi-online
Transkrip
00:00Bagaimana sebenarnya cara ideal kepolisian itu bisa mengelusuri hubungan antara bandar, admin, penampung rekening, hingga pihak yang diduga melindungi jaringan?
00:08Itu bagaimana, Pak? Menurut Bapak?
00:10Pertama, karena ada pelaku yang ditangkap, operatornya kan diperiksa, operatornya.
00:15Serta diperiksa, baru dicocokkan dengan bukti-bukti elektronika.
00:21Nah, bukti elektronika, jaringan internet, hubungan telepon, kemudian jaringan aliran duit, jadi di follow the money.
00:32Kemana duit itu ngalirnya? Set, ngalir ke satu titik.
00:36Setelah di suatu titik itu, siapa yang mencairkan? Siapa yang menarik? Kemana? Ketemu kok?
00:42Enggak sulit. Yang sulit itu melacak pencurian jemuran.
00:48Nah, kalau ada jemuran di halaman rumah hilang, itu susah saja.
00:53Tapi kalau yang gini-gini kan ada jejak elektronik semuanya.
00:58Kemudian, siapa yang membayking ini? Itu kan bisa diperiksa.
01:02Makanya tadi, kuncinya tadi, kemauan.
01:05Nah, insya Allah, aparat kepolisian telah menyikat.
01:13Sudah ditangkap semua.
01:15Tinggal kita tunggu.
01:16publik beri dukungan, beri support kepada Polri.
01:20Tidak usah takut dengan siapa bikinnya.
01:23Saya kira bikinnya Polri adalah Presiden Republik Indonesia.
01:27Karena petinggi Polri itu adalah Bapak Presiden.
01:30Dan Bapak Presiden pasti tidak senang sama judi.
01:33Jangan takut gitu. Don't worry.
01:35Oke.
01:36Nah, Pak, dalam pengalaman Bapak selama ini gitu ya,
01:39mengapa sih bandar besar judi online itu seringkali sulit tersentuh hukum ya?
01:45Nah, kan kekuasaannya.
01:49Kekuasaan itu ada, apa itu kekuasaan itu?
01:52Satu yang paling berkosa apa?
01:55Kuah.
01:56Kuah.
01:57Nah, itu.
01:59Kuah apa?
02:00Jabatan yang punya kekuasaan.
02:02Tapi kalau sekarang, insya Allah,
02:05polisi kita tidak silau dengan itu.
02:07Polri kita tidak takut dengan siapapun,
02:10karena dia punya backing yang paling besar di Indonesia,
02:13yaitu Presiden.
02:14Bagi yang ininya clear,
02:17backing tertinggi adalah Tuhan yang maha kuasa.
02:21Kenapa takut?
02:23Insya Allah, kita lihat aja.
02:25Dengan adanya 321 orang yang ditangkap,
02:29publik di Indonesia,
02:30YNC, apa yang dilakukan polisi?
02:32Bisa nangkap koordinaturnya,
02:36bisa nangkap bandarnya,
02:37bisa nangkap penjanaan dananya,
02:39bisa nangkap mengungkap siapa backingnya di Indonesia.
02:42Nah, ini yang ditunggu.
02:44Bukan 321 orang,
02:46itu kan recehnya.
02:49Sebenarnya kalau misalnya kita ingin mengungkap bandar utama,
02:53judi online,
02:53titik masuk paling efektif menurut Pak Susno itu dari mana?
02:56Transaksi keuangan mereka,
02:58server,
02:58atau jaringan rekeningnya?
02:59Kalau ini kan sudah lengkap.
03:02Dari manapun polisi masuk bisa ketemu.
03:05Mau dari pelaku sudah ditangkap.
03:07Mau dari follow the money,
03:09tinggal melacak rekeningnya.
03:11Mau menentukan lewat jaringan elektronik,
03:14ini sudah ditangkap.
03:16Website mereka sudah tahu.
03:17Kemudian dari itu tekniknya saya nggak bisa jelasan,
03:20karena saya bukan orang IT.
03:21Bisa nanti endingnya kemana itu.
03:25Jaringan internet mereka,
03:26server mereka,
03:27apa ini, ini, ini.
03:28itu orang KopDigi dan orang cybercrime
03:31paling tahu itu endingnya ke HP-nya siapa,
03:34di tempat siapa.
03:35Bisa itu.
03:37Ya.
Komentar

Dianjurkan