Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 14 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung soal nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus melemah.

Prabowo meminta masyarakat tidak terlalu khawatir selama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih bisa tersenyum.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.000 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

"Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, nggak usah kau khawatir, mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar, yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri," ujar Prabowo.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus level Rp17.500 per dolar AS.

Menanggapi kondisi tersebut, Purbaya mengatakan pemerintah akan mulai mengaktifkan sejumlah instrumen stabilisasi pasar.

"Kita akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market. Kita kan punya BSF tapi belum fund semuanya, kita aktifkan instrumen yang kita punya di sini. Besok baru jalan," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (12/5/2026).

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengantisipasi pelemahan rupiah tersebut.

"Kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut," kata Puan dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Vila

Baca Juga Pemain Sepak Bola Putri Korea Utara Tiba di Korea Selatan, Jadi Yang Pertama Sejak 8 Tahun di https://www.kompas.tv/olahraga/669465/pemain-sepak-bola-putri-korea-utara-tiba-di-korea-selatan-jadi-yang-pertama-sejak-8-tahun



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/669475/rupiah-melemah-purbaya-puan-hingga-presiden-prabowo-respons-begini-parasot
Transkrip
00:00Kita membantu BILA sedikit-sedikit kalau bisa.
00:03Membuat Indonesia jadi terburuk, jadi harus diantisipasi sejak awal.
00:18Pada waktu kita hitung itu, kita asumsinya sudah di atas asumsi APB rupiahnya.
00:25Jadi nggak saya omongin, tapi di atas itu nggak jauh kembatan sekarang.
00:29Jadi APB ini masih relatif aman.
00:31Tapi kita akan kendalikan nilai, kita coba membantu nilai tukar.
00:37Kita membantu BILA sedikit-sedikit kalau bisa.
00:45Kita akan masih banyak uang anggur, kita intermediasi bond market supaya yieldnya nggak naik terlalu tinggi.
00:50Kalau yieldnya naik terlalu tinggi, artinya apa?
00:52Asing yang pegang bond di sini kan ada capital loss, dia akan keluar.
00:57Jadi kita kendalikan itu supaya asing yang nggak keluar atau masuk, malah kalau yieldnya membaik.
01:02Sehingga rupiah akan menguat.
01:05Kita akan masuk besok, mulai besok.
01:09Semacam itu.
01:24Tentu saja kita akan memiliki, kita akan memiliki daripada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut.
01:32Dan pada sidang ke depan ini, DPR juga akan masuk dalam pembahasan MPPKF, yaitu APBN 2027.
01:42Karena itu, itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang.
01:49Bagaimana dengan situasi global, ini kan juga bukan hanya Indonesia, ini terkait dengan situasi global.
01:56Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah termasuk dengan BI, situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu nantinya akan membuat Indonesia jadi
02:07terkuruk.
02:08Jadi harus diantisipasi sejak awal, bukan hanya tahun ini, tapi juga sampai tahun 2027.
02:16Tapi saudara-saudara, terima kasih.
02:18Ya, kooperasi nanti akan terbukti menjadi kebanggaan kita semua.
02:25Saya terima kasih kepada Menteri Benko Pangan.
02:31Semua menteri ini satu tim.
02:34Semua menteri satu tim.
02:35Karena kalau tidak bisa, kalau tanpa tidak, satu tim.
02:38Kalau Mendagri tidak dukung, Bupati tidak dukung, tidak bisa.
02:45Kepala desa tidak dukung, tidak bisa.
02:50Mendagri, Gubernur, semua yang ke bawah.
02:52TNI tidak dukung, tidak bisa.
02:55Kapolri tidak dukung, tidak bisa.
02:57Ini adalah teamwork.
03:00Seluruh tim bekerja.
03:02Menteri-menteri, ada yang ngurus legalitas masalah hukumnya.
03:06Ada yang ngurus.
03:09Ada yang ngurus keuangan.
03:13Purbaya sekarang populer banget.
03:15Purbaya itu.
03:20Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja.
03:23Tidak usah kalau ngurus khatir itu.
03:31Mau dolar berapa ribu kek?
03:33Kan kalian di desa-desa tidak pakai dolar.
03:36Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri.
03:39Ayo.
03:39Siapa ini?
03:42Mbak Titik ini, pusing ini.
03:51Mana lagi ini?
03:53Menteri tapi pengusaha.
03:55Coba aku cek.
03:58Teranggono.
04:00Teranggono.
04:02Sudah tidak keluar negeri?
04:04Oh, ke pulau-pulau.
04:06Oke, oke, oke.
04:11Rosan.
04:13Tapi tidak, dia sudah botak.
04:14Tidak apa-apa, duduk saja.
04:19Anin.
04:20Anin, lo pusing boleh.
04:21Lo pengusaha, lo.
04:23Kadin.
04:26Percaya, ekonomi kita kuat.
04:28Fundamental kita kuat.
04:30Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat.
04:36Percaya kepada kekuatan kita.
04:39Percaya kepada rakyat kita.
04:43Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat.
04:47Dari partai manapun, tidak ada urusan.
04:50Di semua partai, ada patriot.
04:53Di semua partai, ada juga yang brengsek-brengsek.
04:59Aku juga sebagai ketua umum gerindra, kapok juga.
05:02Gerindra lagi, waduh.
05:05Baru menang, sudah kayak begini.
05:07Aku pusing, tidak ada urusan.
05:09Tindak.
05:11Hukum.
05:11Iya kan?
05:12Benar.
05:13Sudah-sudah.
05:15Karena saya jalankan.
05:19Apa yang diberikan oleh pendiri-pendiri bangsa kita.
05:23Jadi, saya yakin sekarang ada yang selalu, entah apa saya tidak mengerti.
05:31Sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps.
05:34Akan chaos.
05:35Akan apa.
05:36Ya kan?
05:36Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar.
05:41Orang, rakyat di desa tidak pakai dolar kok.
05:44Iya kan?
05:45Pangan aman.
05:48Energi aman.
05:50Ya.
05:51Banyak negara panik, Indonesia masih oke.
05:57Kita banyak, banyak yang diberikan kuasa.
06:02Tapi, tapi, para unsur pimpinan yang harus, harus setia kepada NKRI.
06:13Bukan rakyat, rakyat pasti setia.
06:16Tidak ada pilihan.
06:18Ini banyak unsur pimpinan.
06:20Teriak-teriak NKRI, tapi tidak jelas.
06:23Begitu punya kekuasaan.
06:25Tidak berpihak kepada bangsa sendiri.
06:27Tidak berpihak kepada rakyat Indonesia.
06:41Tidak berpihak kepada rakyat Indonesia.
Komentar

Dianjurkan