Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi VIII DPR RI resmi menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Penetapan tersebut disampaikan dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama.

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, mengatakan Idul Adha tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia.

"Insya Allah Idul Adha secara bersama-sama, secara serentak akan kita rayakan dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia Islam," ujar Amirsyah, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial melalui pembagian hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan solidaritas sosial dan semangat berbagi.

"Menyembelih hewan kurban adalah menyembelih sifat ketamakan dan kerakusan, sekaligus menunjukkan kepedulian kepada sesama," katanya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Baca Juga Tangis Warga Gaza Iringi Pemakaman Komandan Hamas Izz Al-Din Al-Haddad di https://www.kompas.tv/internasional/669455/tangis-warga-gaza-iringi-pemakaman-komandan-hamas-izz-al-din-al-haddad



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669466/mui-idul-adha-2026-jadi-momentum-perkuat-persatuan-umat-islam
Transkrip
00:00Silakan kepada Bapak Dr. Khaji Amir Shah,
00:02Tambunan MA, selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majlis Selama Indonesia
00:07untuk menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diketahui oleh seluruh masyarakat.
00:14Silakan.
00:15Terima kasih, Pak Menteri. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:19Alhamdulillah pada malam hari ini, kami bersama Pak Menteri, Wakil Menteri,
00:26Pak Radir Jen, Pak Mewakili Komisi 8 DPR RI, Pak Dr. Hidanur Wahid,
00:34secara mutafakalaih menetapkan bahwa satu jurijah jatuh pada hari 17 Mei 2026.
00:47Ini sebuah momentum penting untuk menggambarkan kepada kita umat Islam Indonesia
00:53dan seluruh dunia Islam. InsyaAllah, hidup adha secara bersama-sama secara serentak akan kita layakan
01:02dalam rangka untuk memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia Islam.
01:11Yang kedua, Bapak Ibu sekalian, bahwa Majliswa Manisya sebagai tanda besar umat Islam
01:19yang bersama-sama pemerintah melakukan kerja-kerja strategis sebagai sodikal hukumah
01:28dan terus bertekad melayani umat dan bangsa kita yang kita kenal sebagai khadimul umah.
01:37Oleh karena itu, izinkan kami, mengajak kita semua untuk merayakan hidup adha ini sebagai bahagian dari ikhtiar kita.
01:47Ya, mensyukuri nikmat Allah, memotong kurban.
01:51Ya, dijadikan kurban ini sebagai bahagian dari amal soleh kita
01:57dalam rangka meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial kita kepada masyarakat.
02:03Kita menyadari bahwa masyarakat kita saat ini tengah menanti uluran tangan kita semua.
02:10Pembagian daging kurban secara bersama-sama adalah sebagai bukti kepedulian kita kepada umat kita
02:18dan kita jadikan ini sebagai bahagian dari taqarrub illallah.
02:25Idul kurban berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT.
02:28Dan karena itu, menyembelih hewan kurban adalah menyembelih sifat-sifat ketamakan, kerakusan
02:37dan sekaligus kita menampakkan kepedulian kita.
02:42Bahwa bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang besar.
02:46Mari kita dorong terus kepekaan sosial kita, kepedulian sosial.
02:50Dan kita doakan pemerintah Republik Indonesia secara bersama-sama dengan rakyat
02:56untuk saling bahu-membahu, tolong-menolong, baham rangka, meningkatkan kebersamaan kita.
03:02Terakhir, kita doakan saudara-saudara kita, kita anak suci yang tengah menunaikan ibadah haji, semoga haji mabrur.
03:10Allahumma haji mabrur, wa sya'iyan maskur, wa zamban maghfur, wa tijarotan lantabur.
03:18Terima kasih Pak Menteri, mohon maaf. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:23Terima kasih. Selanjutnya kami persilahkan Dr. Kihaji Hidayatun Wahidema,
03:34yang memutilih komisi 8 DPR.
03:40Terima kasih Prof. Nazrin Umar, Menteri Agama RI, dan Bapak Dr. Kihaji Romo Syafi,
03:48Wakil Menteri Agama RI, Dirigian Bima Islam, dan tentu Kihaji Dr. Abuya Amir Shah Sambunan,
03:56Sekretaris Jenderal MUI, Dekatnya Wartawan, yang semuanya sehormati.
04:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:02Wa alaikumussalam.
04:03Alhamdulillah, salatu wassalamu ala sayyidina rasulillah wa ala alihi wa sahabihi wa wa ta'abihi wa wa wa'ala ammat.
04:09Alhamdulillah.
04:12Kami tadi mengikuti sidang istibat, mewakili komisi 8 BPR RI,
04:19karena para pembina kami sebagian sudah berangkat haji,
04:22sehingga saya diamanahkan untuk mewakili komisi 8.
04:26Kebetulan saya dari Dapil, Jakarta 2, jadi saya ada di sini.
04:29Kami sangat bersyukur bahwa Alhamdulillah Kementerian Agama bisa melanjutkan tradisi yang baik,
04:35yang sedang istibat, yang kali ini Alhamdulillah menghadirkan kesepakatan
04:40dari seluruh ormas yang hadir, dari beragam metode yang hadir,
04:45termasuk tadi dari rukyah yang dilakukan oleh warga Indonesia yang telah disumpah.
04:52Tentu saja ini menggambarkan betapa memang Bineka Tunggal Ika selalu juga bisa kita wujudkan.
04:57Kita Bineka latar belakang ormas, Bineka latar belakang metode tentang penentuan awal dan akhir bulan
05:04dalam kota Hijriah, tapi kita satu juga, satu umat, satu bangsa, satu negara,
05:09dan kami DPR RI sangat mengapresiasi, aspirasi, pendapat, masukan dari seluruh ormas Islam,
05:18dari wasyarakat Indonesia, dari para pakar yang kemudian menghadirkan kesepakatan
05:22yang tadi telah diumumkan oleh Bapak Menteri Agama.
05:26Terima kasih dan tentu saja ketika sudah diputuskan bahwa besok atau mulai malam ini
05:31sudah masuk tanggal 1 Dhul Hijjah, besok 1 Dhul Hijjah per hari Senin sudah kita akan masuki,
05:38maka kami ikut mengingatkan bahwa Rasulullah SAW dahulu pernah menyampaikan satu hadis yang luar biasa,
05:44ma'amin ayya min al-amalus salihuh fihi ahabu ilamullahi min hadihi al-ayyam al-asyar.
05:51Tidak ada amal soleh yang paling dicintai oleh Allah,
05:54kecuali amal soleh yang dilaksanakan pada 10 hadir pertama bulan Dhul Hijjah.
05:59Karena kami ikut mengajak kepada seluarga bangsa Indonesia khususnya umat Islam
06:03untuk memaksimalkan 10 hadir pertama ini, untuk mempunyai amal soleh,
06:07untuk mendekatkan, untuk mengaklukan siratul rahim,
06:11melakukan kebaikan bagi bangsa, bagi negara, bagi umat,
06:14supaya dengan demikian maka nikmat kita satu sikap, satu pendapat
06:19untuk besok adalah tanggal 1, besok kita mulai tanggal 1 Dhul Hijjah
06:25agar betul-betul kita rasakan sebuah karun yang sangat agung.
06:29Sehingga ke depannya kita akan selalu bisa mendapatkan kondisi-kondisi
06:33kalaupun kita ada perbedaan, tapi sesungguhnya kita adalah satu juga.
06:37Fikih untuk kita bersatu padu sangat kita pentingkan.
06:41Terima kasih Prof. Mazuddin Umar yang tadi telah mengumumkan hasil isbat awal Ramadan
06:49dan mudah-mudahan ini akan menjadi tradisi yang baik
06:51di mana kita bisa bersatu padu menghadapi yang terkait dengan penetapan awal dan akhir bulan Hijjriah.
06:58Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:00Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan