Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti, menilai guru seharusnya tidak terus-menerus dibebani persoalan birokrasi dalam memperjuangkan hak mereka.

Retno menyoroti masih adanya guru honorer yang mengajar tanpa menerima bayaran.

Menurutnya, kondisi itu tidak seharusnya terjadi karena guru merupakan profesi yang membutuhkan pendidikan dan kompetensi khusus.

Ia menegaskan perubahan status guru honorer tidak akan berarti jika pemerintah daerah tetap tidak mampu membayar gaji mereka.

Retno juga mengungkap kondisi kekurangan guru di daerah yang dinilai mulai mengganggu kualitas pembelajaran.

Ia mencontohkan kasus seorang guru SMA yang harus mengajar tiga tingkat kelas sekaligus karena banyak guru pensiun dan belum ada pengganti.

Karena keterbatasan tenaga pengajar, proses belajar mengajar bahkan harus dilakukan dengan menggabungkan beberapa kelas sekaligus di aula sekolah.

Retno menilai kondisi tersebut tidak efektif dan berpotensi menurunkan kualitas pendidikan.

Meski demikian, Retno mengaku masih memiliki harapan persoalan guru honorer dapat diselesaikan jika seluruh pihak duduk bersama, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR, hingga Kementerian Keuangan.

Ia berharap Presiden Prabowo dapat turun tangan langsung dalam persoalan ini.

"Menurut saya kalau Presiden Prabowo yang minta bergerak nih semua," harapnya.

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/fSG-LcnPG4k



#guru #honorer #prabowo



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/668739/mengabdi-tanpa-digaji-fsgi-minta-prabowo-bantu-nasib-237-ribu-guru-honorer-satu-meja
Transkrip
00:00Mbak Retno gini loh kalau saya melihat kan kalau tadi kita mendengarkan dari dua sampling guru lah ada di level
00:07SMP dan SMK di satu di Jawa Barat satu di Sumatera Utara kan problemnya kan satu soal kejelasan status dan
00:16ini kan bukan persoalan baru ya.
00:17Kedua soal kesejahteraan tadi kita mendengar sendiri kan berikutnya adalah lagi-lagi kali ini mungkin lebih update adalah soal daya
00:26dukung anggaran kan ya kan dan hampir semua kepala daerah mengatakan dari mana saya.
00:32Itu problem utama ya.
00:33Tapi gak selesai gitu nah anda yang berkecimpung disitu di FSGI sudah menebak atau kalau saya kok kok gak beranjak
00:43ya kok hanya disini aja persoalannya ini ini butuh-butuh apa berhentinya dimana masa persoalan nasib guru yang sedang memperjuangkan
00:52pendidikan nasional dia harus dihadapkan dengan urusan birokrasi yang sebetulnya bukan urusan mereka gitu.
00:58Ya dan itu haknya mereka seharusnya dapat dibayar Bu Lina adalah satu guru yang betul-betul tanpa apa dibayar tidak
01:06dibayar berarti betul-betul tanpa tanda jasa harusnya gak begitu gitu ya.
01:09Jadi tetap ini kan sebuah profesi tidak mudah mendapatkan gelarnya juga untuk jadi guru BK dan maksudnya memang harusnya apa
01:17bisa dibayar makanya status yang mau diganti ini agar bisa didukung oleh pemerintah daerah tapi kalau pemerintah daerahnya gak bisa
01:24bayar ya kan sama aja bohong.
01:25Nah ini saya ada kasus satu sekolah itu gurunya karena ada semuanya pensiun dia itu SMA dia harus ngajar kelas
01:341, 2, dan 3.
01:36Nah lalu ternyata pensiunlah satu-satu temennya tahun ini tersisalah dia tapi dia tahun depan pensiun.
01:46Nah dia itu ngajar kelas 1, kelas 2, kelas 3 yang total jamnya jadi 80 jam.
01:50Padahal dalam satu minggu itu cuma 40 akhirnya dia menggabung kelas jadi kalau ngajar tuh sekaligus di aula kelas 3
01:58kelas sekaligus atau 2 kelas gak efektif kan sebenarnya.
02:01Bagaimana kita berharap pada kualitas pendidikan.
02:03Betul kualitas yang kedua gurunya lelah itu juga udah bagus banget pengabdiannya dia PNS kan jadi artinya bentuk-bentuk pengabdian
02:10yang luar biasa kayak gini kan terjadi.
02:12Nah apa pemerintah mau nutup mata gitu kan.
02:14Nah nanti kalau kemudian dia pensiun di tahun depan dan gak ada pengganti bagaimana nih mata pelajaran dia.
02:21Berarti apakah semua gak dapet anak kelas 1, 2, dan 3.
02:24Mau kayak gitu pendidikan kita kan enggak gitu.
02:27Anda melihat masih ada harapan gak sih kalau tadi supaya kita juga.
02:32Saya tetap melihat ada harapan sih.
02:33Dari mana misalnya tadi.
02:34Tapi political willnya dari Presiden Prabowo nih.
02:38Seperti apa persisnya?
02:39Memerintahkan langsung kepada Menteri Keuangan atau seperti apa?
02:43Jadi kita tuh selalu lupa mengaitkan di selalu menpan, kemendik dasmen, pemerintah daerah.
02:48Tapi kita lupa kemendik keuangan.
02:50Kita lupa juga dengan DPRD gitu di dalam kasus ini.
02:54Nah menurut saya ini kan harus duduk bareng dan dibicarakan betul dalam waktu singkat loh ini.
03:00Nah sekarang menurut saya kalau Presiden Prabowo yang minta bergerak nih semua.
03:04Karena Mbak Ratno tadi dibilang berharap pada Pak Prabowo.
03:08Kita menduga-duga jangan-jangan dalam waktu dekat akan ada kador spesial dari Presiden terhadap 237 ribu honorer yang sedang
03:16menunggu nasibnya.
03:17Tetaplah bersama kami di Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan