Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - MPR RI mengakui adanya kekurangan dalam penyelenggaraan final lomba cerdas cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat.

MPR memutuskan final lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat akan diulang.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan dari berbagai pihak terkait lomba cerdas cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat dan memutuskan akan menggelar ulang final lomba cerdas cermat Empat Pilar untuk wilayah Kalimantan Barat.

Muzani memastikan MPR akan menggandeng juri independen untuk penyelenggaraan cerdas cermat mendatang serta akan mengawasi langsung jalannya lomba.

Ketua Komisi II DPR, yang juga anggota MPR, Rifqinizamy Karsayuda mengundang para siswa SMA Negeri 1 Pontianak yang ikut lomba cerdas cermat Empat Pilar yang diselenggarakan oleh MPR.

Rifqi yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Pontianak meminta Sekretariat MPR RI meminta maaf dan menganulir hasil lomba cerdas cermat kemarin.

Menurut Rifqi, dewan juri telah membuat kekeliruan dalam memberikan penilaian.

Para siswa SMAN 1 Pontianak peserta lomba cerdas cermat MPR ini juga bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Dalam pertemuan selama hampir satu jam, Wapres Gibran meminta para siswa ini terus belajar dan mengejar prestasi.

Wapres juga mengingatkan sebagai Gen Z agar mereka tidak mudah terpengaruh isu-isu yang beredar di media sosial.

Salah satu siswa peserta lomba cerdas cermat ini juga mengungkapkan, Wapres memberikan tips-tips tentang public speaking dan debat di depan publik.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni SMAN 1 Pontianak, Windy Prihastari mengapresiasi langkah siswa yang berani menyampaikan pendapat keberatan ketika mengikuti lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI.

Baca Juga Kata Josepha, Peserta Cermat Cermat MPR Usai Bertemu Wapres Gibran | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/668711/kata-josepha-peserta-cermat-cermat-mpr-usai-bertemu-wapres-gibran-kompas-petang

#mpr #cerdascermat #pontianak



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668738/final-cerdas-cermat-di-kalbar-diulang-ketua-mpr-kami-gandeng-juri-independen-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara MPR RI mengakui ada kekurangan dalam pelaksanaan final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalimantan Barat.
00:08MPR kemudian memutuskan final Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat akan diulang.
00:14Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan dari berbagai pihak
00:19atas pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalimantan Barat
00:23dan memutuskan akan menggelar ulang babak final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar itu
00:28untuk wilayah Kalimantan Barat.
00:30Muzani memastikan MPR RI akan menggandeng juri independen untuk penyelenggaraan Cerdas Cermat mendatang
00:37setelah akan mengawasi langsung pelaksanaan Lomba.
00:45Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami
00:51ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kehilafan dalam penyelenggaraan itu.
00:56Karena itu tadi pimpinan setelah mendengarkan itu mengambil keputusan beberapa hal.
01:01Satu, Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang
01:09pada waktu yang akan segera diputuskan seperti secepatnya.
01:14Yang kedua, juri yang akan menjurai dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen.
01:23Yang ketiga, pimpinan majlis permusawaratan rakyat akan mengawasi langsung jalannya Lomba tersebut dari awal sampai akhir.
01:35Di lain pihak, Ketua Komisi 2 DPR RI sekaligus anggota MPR RI Fraksi Partai Nasdem, Rifkinizami Karsa Yuda
01:42mengundang para siswa SMA Negeri 1 Pontianak yang ikut Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI
01:47dan ia yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Pontianak meminta Sekretariat Jenderal MPR RI meminta maaf
01:56dan menganulir hasil Lomba Cerdas Cermat kemarin.
01:59Menurutnya, Dewan Juri telah membuat kekeliruan dalam memberi penilaian.
02:05SMA Negeri 1 Pontianak, hope you get your glory forever.
02:12Di kesempatan berbeda, para siswa SMA Negeri 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat MPR RI
02:18juga bertemu Wakil Presiden RI Gibran Akabuming.
02:22Dalam pertemuan selama hampir satu jam itu, Wakil Presiden Gibran meminta para siswa ini
02:26terus belajar dan mengejar prestasi.
02:29Wakil Presiden RI pun mengingatkan sebagai Gen Z atau Gen Z
02:32agar mereka tidak mudah terpengaruh isu-isu yang beredar di media sosial.
02:36Salah satu siswa peserta Lomba Cerdas Cermat ini juga mengungkap
02:39Wakil Presiden RI memberi tips-tips tentang public speaking dan debat di depan publik.
02:48Tadi di dalam kami diberi motivasi sama Wakil Presiden RI untuk terus belajar dan berprestasi
02:57dan kita tetap tidak termakan atas isu-isu yang sedang beredar
03:05karena saat ini kan mengenai kita sebagai Gen Z, remaja itu pasti tidak lepas dari digitalisasi seperti itu.
03:13Tadi diberi motivasi enggak dari Mas Wakil Presiden RI dalam berbicara?
03:17Hampir satu jam ya kalau nggak salah?
03:18Tadi kami diberi motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti
03:23untuk berpublic speaking ataupun untuk berdebat di muka umum.
03:30Tadi kami menjawabnya sama seperti regu B, sama.
03:35Silahkan Dewan Juri untuk tanggapannya.
03:37Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada, DPR tadi.
03:47Ada, ada, ada, tadi saya mengatakan seperti ini,
03:54anggota Badan Pemiksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakian Rakyat
03:57dengan memperhatikan penimbangan Dewan Perwakian Daerah dan di...
04:00Ketua Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Pontianak, Windy Prihastari,
04:05mengapresiasi langkah siswa yang berani menyampaikan pendapat keberatannya
04:09ketika mengikuti Lomba Cerdas Sermat 4 Pilar MPR RI.
04:12Windy berharap laksanaan perlombaan bisa dievaluasi dan kualitasnya semakin ditingkatkan.
04:19Kepala BPSDM Kalimantan Barat ini juga memberi perhatian khusus
04:22kepada mental siswa yang sedang mengikuti pertandingan.
04:26Keputusan saya kira di Dewan Juri ya.
04:29Ke adik-adik maupun melalui kepala sekolahnya bahwa apresiasi saya terhadap mereka
04:35yang berani untuk menyampaikan pendapat.
04:40Nah, itu ketika mereka tidak mempunyai mental yang kuat,
04:45tentunya mereka tidak akan berani memberikan pendapat seperti yang kita tonton.
04:51Dalam keadaan tekanan ya, kita melihat bisa di suatu situasi, kondisi,
04:58dalam penuh tekanan dengan suasana mereka berlomba saja,
05:02itu sebenarnya sudah bisa menjatuhkan mental mereka.
05:06Ditambah lagi, disalahkan ternyata benar.
Komentar

Dianjurkan