Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman melakukan sidak ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan standar operasional program MBG terlaksana dengan baik.

Bersama timnya, Dudung meninjau dua dapur SPPG di kawasan Jakarta Barat, yakni SPPG Sukabumi Utara di Kebon Jeruk dan SPPG Wijaya Kusuma di daerah Grogol Petamburan.

Dudung menilai dari segi kualitas makanan sudah baik. Namun, sistem sanitasi dan fasilitas dapur masih belum memenuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

Sementara itu, dapur SPPG Wijaya Kusuma di Grogol Petamburan dinilai sangat tidak layak, terutama terkait kebersihan dapur yang dianggap tidak higienis dan belum memenuhi standar operasional yang telah ditentukan.

#sppg #jakartabarat #mbg

Baca Juga Petugas Haji Siagakan 5 Pos Layanan di Masjid Nabawi untuk Jemaah Indonesia | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/668405/petugas-haji-siagakan-5-pos-layanan-di-masjid-nabawi-untuk-jemaah-indonesia-sapa-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668407/kepala-staf-kepresidenan-sidak-dapur-mbg-di-jakarta-barat-soroti-sanitasi-kebersihan
Transkrip
00:00Staf Kepresidenan, Dudung Abdurrahman melakukan sidak ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG
00:05untuk memastikan standar operasional program MBG terlaksana dengan baik.
00:14Bersama dengan timnya, Dudung meninjau dua dapur SPPG di kawasan Jakarta Barat,
00:19yakni SPPG Sukabumi Utara di Kebon Jeruk dan SPPG Wijaya Kusuma di daerah Grogol, Petamburan.
00:25Dudung menilai, dari segi kualitas makanan sudah baik, namun sistem sanitasi dan fasilitas dapur
00:31masih belum memenuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
00:35Sedangkan dapur SPPG Wijaya Kusuma di Grogol, Petamburan, dinilai sangat tidak layak,
00:41perihal kebersihan dapur yang dinilai tidak higienis dan belum memenuhi standar operasional yang sudah ditentukan.
00:46Namun ada hal-hal yang menurut saya ini masih terlalu jauh dari standarisasi untuk dapur MBG.
00:54Dari mulai kita tadi masuk, ini kan sebetulnya ruko, ruko yang dijadikan dapur,
01:00kemudian sterilisasi tentang pertama kita masuk termasuk gas itu masih ada di dalam,
01:10kemudian antara tempat pencucian dengan tempat pembagian makan itu masih sangat berdekatan.
01:19Dudung juga mengakui masih banyak petugas SPPG yang mengabaikan faktor kesehatan,
01:22merespons kasus 200 anak keracunan makan bergizi gratis di daerah Surabaya.
01:28Menurut Dudung, mengabaikan faktor kesehatan dalam pelayanan di dapur SPPG bisa menjadi salah satu penyebab keracunan masih terjadi.
01:35Ia juga berpesan kepada para pengusaha dapur SPPG agar tidak hanya berfokus pada bisnis dan keuntungan,
01:41tapi benar-benar memperhatikan pelayanan dapur SPPG dalam menjalankan program pemerintah makan bergizi gratis.
01:47Ya ini program ini program baru, ya banyak penyimpangan-penyimpangan juga,
01:54ya hal-hal yang mungkin secara teknis, ya mungkin bisa jadi ini sudah lama,
01:59karena mungkin dia malas atau mungkin dia terlena, ya SPPG-nya atau kemudian petugas-petugasnya,
02:09sehingga mengabaikan faktor-faktor kesehatan.
02:11Ini yang kita lihat juga ini sangat kotor kalau menurut saya,
02:15nah bisa jadi ini penyebabnya seperti itu.
02:18Nah ini terus kita galakkan, saya rasa di BGN pun timnya juga banyak yang selalu melakukan evaluasi,
02:26bahkan ada 1.500 lebih yang sudah disuspend oleh Wakil Ketua BGN.
02:31Tim Badan Gizi Nasional terus melakukan evaluasi terhadap kelayakan dapur SPPG di setiap daerah
02:37untuk memastikan pemenuhan gizi tetap berjalan.
02:41Zevanya Situmeang, Roy Ilman, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan