Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Suhu di Madinah, Arab Saudi, saat ini mencapai 42 derajat Celsius. Petugas haji terus memberikan edukasi dan oralit kepada jemaah guna memastikan kebutuhan cairan tubuh jemaah tercukupi.

Berikut laporan jurnalis KompasTV Jihan Novita yang tergabung dalam Tim Media Center Haji 2026 dari Madinah, Arab Saudi.

Baca Juga Simak! Jelajahi Tempat Penyimpanan Kiswah Ka'bah di Mekkah, Ada Museumnya | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/668812/simak-jelajahi-tempat-penyimpanan-kiswah-ka-bah-di-mekkah-ada-museumnya-sapa-pagi

#haji2026 #madinah #arabsaudi #jemaahhaji

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/668825/suhu-madinah-capai-42-derajat-celcius-jemaah-diimbau-jaga-hidrasi-petugas-bagikan-oralit
Transkrip
00:00Berikutnya saudara, suhu di Madinah Arab Saudi saat ini mencapai 42 derajat Celcius.
00:05Petugas haji terus memberikan edukasi dan oralit kepada jemaah,
00:09gunung memastikan kebutuhan cairan tubuh jemaah tercukupi.
00:12Berikut laporan jurnalis Kompas TV, Jiano Vita,
00:15yang tergabung dalam tim Media Center Haji 2026 dari Madinah Arab Saudi.
00:20Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:22Saudara, suhu di Madinah Arab Saudi telah mencapai 42 derajat Celcius pada siang dan sore hari.
00:28Sementara rata-rata kelembaban udara berada di 12 persen.
00:32Kondisi cuaca panas, teriknya paparan sinar matahari dan kelembaban udara yang rendah
00:37menjadi tantangan bagi jemaah haji Indonesia dalam beribadah di Tarasuci.
00:42Petugas haji Indonesia terus memberikan edukasi dan mengimbau jemaah haji Indonesia
00:47untuk menjaga serta memperhatikan kondisi kesehatan tubuh.
00:51Di kawasan Masjid Nabawi, saudara, petugas haji memberikan oralit sebagai upaya
00:57untuk memastikan kebutuhan elektrolit jemaah haji terpenuhi
01:00di tengah kondisi cuaca panas di Tanah Suci.
01:04Oralit ini diberikan untuk kemudian dicampurkan ke air minum dan dikonsumsi oleh jemaah.
01:09Gunanya, saudara, untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang saat beribadah di Tanah Suci.
01:15Dan berikut pernyataan dari petugas haji layanan PKP-PJH dan lansia disabilitas,
01:21Dr. Fikri Barlianca.
01:23Terutama memang kita menyediakan oralit.
01:27Jadi memang oralit ini tujuannya untuk menggantikan elektrolit yang hilang
01:32ataupun menggantikan cairan yang hilang, yang dari dalam tubuh.
01:38Memang cuaca di Madinah ini memang beberapa hari terakhir ini memang
01:43sekitar 40 derajat bahkan bisa sampai 42 derajat Celcius.
01:49Memang sangat-sangat panas.
01:51Tentu memang tubuh akan merespon dengan mengeluarkan cairan yang berlebih.
01:57Makanya memang oralit ini menjadi salah satu pilihan utama
02:01sebagai cairan pengganti, ataupun cairan pengganti elektrolit tubuh yang hilang akibat cuaca panas ini.
02:10Kemudian juga memang kita selain memberikan oralit,
02:14juga kita mengedukasi ke para jemaah untuk membawa minimal satu botol air mineral di dalam tas.
02:21Jadi memang untuk membantu merehidrasi kembali tubuh mereka setelah mereka menjalankan aktivitas seharian di luar.
02:29Saudara, selain soal kecukupan cairan dan elektrolit tubuh,
02:33jemaah juga terus diimbau untuk menggunakan alat pelindung diri
02:37seperti penutup kepala atau topi, lalu masker, sendal atau alas kaki, dan juga kaca mata hitam.
02:44Tujuannya untuk menghindari paparan langsung sinar matahari ke tubuh
02:48yang akan berdampak pada kondisi kesehatan.
02:51Selain itu, jemaah juga bisa sering membasahi wajah, tangan, dan juga kulit
02:56guna menghindari ancaman beragam penyakit diantaranya dehidrasi dan sengatan panas atau heat slug.
03:03Jihanovita, Kompas TV, Madinah, Arab Saudi.
Komentar

Dianjurkan