00:00Dan informasi terkini terkait dengan pelaksanaan ibadah haji 2026, kita akan bergabung dengan jurnalis Kompas TV Sofian Hartanto yang tergabung
00:08dalam Media Center Haji 2026.
00:11Selamat siang waktu Indonesia, Sofian. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:16Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi waktu Arab Saudi, Imron.
00:20Baik Sofian, bagaimana persiapan jemaah haji, jelang puncak ibadah haji?
00:25Ya, Imron dan Saudara bisa saya sampaikan bahwa hari ini, 12 Mei 2026 adalah hari ke-22 pemberangkatan jemaah haji
00:34yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia, Imron.
00:39Jika di Perinci sudah lebih dari 140 ribu anggota jemaah haji dari seluruh kota yang ada diberangkatkan ke Tanah Suci.
00:46Jika di persentase lebih dari 70 persen jemaah kita sudah berada di Tanah Suci ini, Imron.
00:52Jadi di Tanah Suci ini mereka terbagi menjadi dua tempat yaitu di Mekah dan di Madinah.
00:58Nah, yang di Madinah ini berangsur-angsur nantinya sudah akan ada di Mekah ini, Imron.
01:04Jadi seluruh jemaah yang ada di Mekah ini sebagian besar sudah melakukan umroh wajib.
01:10Bahkan saya pernah berdiskusi dengan anggota jemaah haji yang kebetulan ada di satu hotel dengan saya.
01:17Mereka bahkan sudah umroh lima kali, umroh sunnah maksudnya.
01:20Jadi mereka terus bersemangat melakukan ibadah-ibadah sunnah di Tanah Mekah ini.
01:26Namun petugas tetap mengimbau bahwa puncak haji masih lama, masih sekitar dua pekan lagi.
01:32Jadi persiapan di puncak haji ini juga terus dilakukan oleh petugas.
01:36Jadi beberapa hari ini kami petugas haji terus melakukan koordinasi dengan syarikat atau penyelenggara haji di Arab Saudi ini.
01:44Untuk memastikan puncak Arafah bisa diselenggarakan dengan baik terutama faktor fasilitas, Imron.
01:51Dan fasilitas ini kita harus cek betul tendanya seperti apa, ukurannya bagaimana.
01:56Terus tempat tidurnya apakah muat untuk anggota jemaah haji.
01:59Dan fasilitas sanitasinya seperti air dan lain sebagainya.
02:03Ini penting mengingat puncak haji itu akan diwukuf itu akan seluruh jemaah haji dari seluruh penjuru dunia akan berkumpul di
02:11situ.
02:11Jadi kenyamanan terutama keamanan juga harus diperhatikan.
02:15Jadi pemerintah Indonesia juga tidak mau nantinya jemaah kita akan kurang fasilitas.
02:21Jadi beberapa kali kami juga melakukan pemantauan atau mengecek secara keseluruhan.
02:27Yaitu tentang persiapan-persiapan yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.
02:31Di sini termasuk kami juga mengecek lokasi lempar jumroh, lokasi-lokasi tenda-tenda yang akan digunakan untuk jemaah haji pada
02:39sekitar dua pekan mendatang.
02:41Jadi semuanya dicek agar nantinya bisa membuat jemaah merasa puas atau merasa nyaman melakukan wukuf di Padang Arafah ini.
02:51Kita tahu wukuf adalah haji.
02:53Jadi tanpa wukuf tidak akan ada haji.
02:56Jadi pemerintah Indonesia terus memastikan bahwa fasilitas-fasilitas yang disediakan memang sudah tersedia dan cukup mencukupi untuk kuota jemaah haji
03:06yang telah ditetapkan.
03:07Jadi kemarin juga saya berdiskusi atau mewawancarai sejumlah petugas di Kementerian Haji dan Umroh.
03:14Mereka menjanjikan lima hari.
03:16Paling tidak lima hari menjelang puncak haji.
03:19Itu semua fasilitas sudah beres.
03:21Akomodasi, transportasi, bahkan nanti konsumsinya juga akan disediakan oleh Kementerian Haji dan Umroh.
03:28Jadi kami juga mengimbau petugas di sini dari Kementerian Haji dan Umroh untuk anggota jemaah haji Indonesia terutama terus menjaga
03:37kesehatan, terus jangan terlalu mungkin bisa jadi jangan terlalu memaksakan diri untuk ke Masjidil Haram, untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah.
03:47Nah, jaga kesehatan dulu di hotel masing-masing agar nantinya pada puncak haji stamina terjaga dan mereka bisa melakukan ibadah
03:57wukuf dengan khusuk, dengan nyaman, dan melakukan doa-doa yang telah mereka siapkan.
04:02Mungkin bisa jadi selama berbelasan tahun agar bisa melakukan wukuf dengan khusuk dan akhirnya bisa pulang ke tanah air dengan
04:11haji yang mabrur.
04:12Begitu, Imron.
04:13Baik, ini juga menarik soal kondisi kesehatan, Sofyan.
04:16Gambarkan kepada kami, ini ada kaitan dengan kesehatan, begitu ya.
04:19Seperti apa cuaca di sana dan apa saja yang perlu diperhatikan oleh para jemaah untuk dapat sampai di puncak haji
04:26nanti dengan baik?
04:28Ya, Imron dan Saudara bisa saya sampaikan juga, cuaca di sini kisarannya 40, 41, 42, 43, kadang juga bisa agak
04:38turun.
04:39Kalau siang hari memang cuacanya biasanya rata-rata suhunya maksud saya adalah 40 derajat Celcius.
04:45Jadi di sini petugas kesehatan mengimbau, jemaah membawa minum kemana-mana agar tidak terdehidrasi, agar tidak haus.
04:53Jadi kalau suaranya sudah serak itu berarti tandanya adalah orang kurang minum.
04:57Jika perlu gunakan oralit, jadi minuman yang ada itu bisa dicampur dengan oralit supaya tubuh, cairan tubuh tetap terjaga.
05:06Dan yang penting juga adalah ketika ke Masjidil Haram menggunakan busolawat, jemaah diminta untuk menetapkan atau mencatat terminal.
05:15Jadi kami kemarin ke Masjidil Haram menemukan jemaah banyak yang dalam tanda kutip bingung arah.
05:21Mereka datang misalnya dari terminal Sif Amir dan pulangnya di terminal Jabal Kaaba.
05:28Jadi harus ditetapkan terminal mana yang mereka berangkat, nanti pulangnya dari Masjidil Haram harus di terminal itu.
05:34Supaya tidak bingung untuk pulang ke hotel masing-masing.
05:37Begitu Imron dan Saudara.
05:38Baik Sofian Hartanto, terima kasih atas laporan dan imbawa yang telah Anda sampaikan.
05:43Selamat bertugas dan tetap jaga kesehatan.
05:45Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar