Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Anggota MPR RI, Lalu Hadrian Irfani, dalam program Kompas Petang pada Selasa (12/05/2026) mengatakan MPR menyayangkan langkah juri serta meminta perlombaan cerdas cermat 4 Pilar diulang dan panitia dievaluasi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, menyebut pernyataan yang diberikan juri sangat berdampak pada psikologis peserta.

Retno menambahkan, pernyataan juri bukan sekadar salah nilai, melainkan bentuk arogansi maupun tekanan mental orang dewasa terhadap anak.

Baca Juga Viral Polemik Cerdas Cermat MPR di Pontianak: Juri dan MC Dinonaktifkan, Lomba Bisa Diulang? di https://www.kompas.tv/nasional/668564/viral-polemik-cerdas-cermat-mpr-di-pontianak-juri-dan-mc-dinonaktifkan-lomba-bisa-diulang

#mpr #cerdascermat #pontianak #viral

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668568/fsgi-kritik-juri-dan-mc-cerdas-cermat-mpr-beri-tekanan-mental-dari-orang-dewasa-ke-anak-sapa-pagi
Transkrip
00:00Dan yang terbaru saudara anggota MPR RI lalu Hadrian Irvani dalam program Kompas Petang Bilang MPR
00:07menyayangkan langkah juri serta meminta perlombaan cerdas cermat 4 pilar diulang dan panitia dievaluasi.
00:17Sementara Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia atau FSGI Retno Listiarti menyebut
00:23pernyataan yang diberikan juri sangat berdampak pada psikologis peserta.
00:29Retno menambahkan pernyataan juri bukan sekedar salah nilai
00:33melainkan bentuk arogansi maupun tekanan mental orang dewasa terhadap anak.
00:42Ya kami sebenarnya di MPR maupun di DPR sangat menyayangkan sekali.
00:49Tujuan diadakannya acara ini adalah tentu untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan
00:54kemudian mensosialisasikan 4 pilar yang merupakan fondasi kita dalam berbangsa dan bernegara.
01:03Kemudian apa yang kita lihat bersama bahwa dalam video tersebut juri tidak mendengarkan
01:11merupakan protes ataupun ketidakpuasan dari salah satu peserta kemudian tidak ditanggapi
01:21itu mencerminkan tidak demokratisnya acara tersebut.
01:25Sehingga kami pertama tentu melihat kejadian ini meminta agar lomba tersebut diulang.
01:31Kemudian yang kedua lomba tersebut harus dijadikan sebagai ajang untuk menanamkan kecintaan terhadap tanah air
01:39menanamkan nilai-nilai paham-paham kebangsaan
01:44baik Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bineka Tunggal Ika dan NKRI tentunya.
01:50Nah oleh sebab itu perlu kiranya panitia yang terlibat di dalam acara tersebut
01:56untuk dilakukan evaluasi dan sebisa mungkin acara-acara semacam ini bisa dilaksanakan
02:03secara terbuka, secara transparan dan menjunjung tinggi asas keadilan.
02:10Ada arogansi ya. Jadi artinya ini kan sebenarnya kayak bola ya.
02:16Kalau misalnya ini atau nggak sih gitu kan ada itu ulang ya.
02:21Kan teknologi udah maju gitu. Harusnya kan diulang aja.
02:25Bener nggak protes itu gitu. Jadi kalau memang kata juri yang kedua bahwa artikulasi bener nggak keliru?
02:31Dan kata juri yang pertama bahwa dia tidak menyebut kata DPD betul atau tidak gitu.
02:36Nah memang ketika anak itu mengatakan penonton apakah mendengar seperti yang saya ucapkan gitu ya.
02:41Penonton itu sebagai saksi. Ya mungkin penonton ada juga yang tidak mendengar secara jelas gitu.
02:47Atau jelas dengar tapi karena itu kan panjang jawabnya gitu ya.
02:50Sehingga tidak ngeh itu bisa aja. Tapi kan sebenarnya teknologi dan banyak yang ngerekam.
02:55Jadi kan harusnya itu bisa diulang gitu ya. Itu untuk ke depan soal polemik.
03:00Yang kedua ini kan tidak mempertimbangkan faktor psikologi anak ya.
03:06Jadi kan kesannya protes gitu ya. Kemudian karena merasa benar atau tidak mau mengakui gitu ya.
03:14Kemudian orang dewasanya justru ya mulai dari dua juri, MC, itu justru seperti memojokkan kan anak ini.
03:22Jadi kalau secara psikologi pasti saat itu dia sangat tertekan.
03:26Masih begitu kita semua melihat betapa dia berani ya.
03:29Artinya dia tidak goyah dan terus mengatakan itu bahkan sampai tidak goyah tiga kali ya.
03:35Menurut saya itu keberanian yang luar biasa untuk anak seusia dia dan dalam tekanan di panggung.
03:42Jadi bagi saya memang patut kita apresiasi ya keberanian-keberanian seperti ini.
03:48Dan karena dia mengalami masalah psikologi dari dampak ini,
03:52tentu dia punya hak ya harusnya mendapatkan pemulihan.
Komentar

Dianjurkan