Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Di tengah buntunya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan akan bertemu Presiden China, Xi Jinping, pada 14 hingga 15 Mei mendatang.

Seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat mengatakan, Trump akan mendesak China untuk menekan Iran di tengah upaya Amerika Serikat mengakhiri perang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyebut kedua negara akan membahas isu menyangkut hubungan China-Amerika Serikat dan perdamaian dunia.

Baca Juga Amerika Terjepit! Kesepakatan dengan Damai dengan Iran Buntu, Trump Minta Bantuan ke Xi Jinping? di https://www.kompas.tv/internasional/668561/amerika-terjepit-kesepakatan-dengan-damai-dengan-iran-buntu-trump-minta-bantuan-ke-xi-jinping

#donaldtrump #xijinping #iran #amerikaserikat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/668583/makin-tegang-donald-trump-desak-bantuan-china-dalam-konflik-lawan-iran

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:04Di tengah buntunya negosiasi damai antara Amerika Serikat dengan Iran,
00:08Presiden Donald Trump dijadwalkan akan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 14 hingga 15 Mei mendatang.
00:15Seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat mengatakan,
00:18Trump akan menesak Tiongkok untuk mendekat Iran di tengah upaya AS mengakhiri perang.
00:24Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut,
00:26kedua negara akan membahas isu menyangkut hubungan Tiongkok-AS dan perdamaian dunia.
01:01Sebelumnya, AS dan Iran saling mengajukan proposal damai.
01:04Terakhir, proposal Iran yang meminta penghentian perang di semua front,
01:08pengakuan atas lat hormus, serta pencabutan sanksi dan pengembalian aset Iran membuat Trump berang.
01:13Iran menegaskan pihaknya tidak menuntut konsensi apapun,
01:17kecuali tuntutan yang merupakan hak bagi Iran.
01:20Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghe menyebut,
01:23pihak Amerika lah yang terus memaksakan pandangan sepihak
01:26dan mengajukan tuntutan yang tak masuk akal.
01:29Baghe meminta, semua pihak menilai,
01:31apakah tuntutan Iran seperti penghentian pembajakan kapal Iran oleh Amerika,
01:35pembebasan aset rakyat Iran yang dibekukan,
01:37dan usulan jalur yang aman melalui saat hormus merupakan tuntutan yang berlebihan.
01:41Jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa, jangan lupa.
02:16Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut gencatan senjata dengan Iran dalam kondisi kritis.
02:21Usai Amerika Serikat menolak proposal baru Iran karena tak memasukkan isu nuklir.
02:25Menurut Trump, dokumen dikirim Iran tidak berguna.
02:29Trump mengklaim Iran mengizinkan Amerika mengekstrak uranium,
02:32tapi mengingkarinya dalam proposal gencatan senjata terbaru.
02:36Jangan lupa.
02:38Keuangan lupa,Conf今日は keuangan ini?
02:39Selep-keuangan ini dibuang secara terbaru.
02:43Ini senjata terbukti menyebutkan ikan.
02:48Selepas menyebutkan ia sebenarnya.
02:50Selepas itu, saya tidak merah selesai.
02:52Haluan menghabisikan saya.
02:52Saya saya ketika, saya tidak menbukkan sesuatu yang terbaru.
02:54Saya будут melakukti mereka.
02:55Selepas ini, satu terbaru terbaru, adalah perhormat saya.
02:58Dan mereka mengatakannya, ini adalah semua orang m Mummy.
03:19Tarik menarik kepentingan jadi isu panas yang mengganjal asa menuju damai.
03:23Perang masih mengintai bersama potensi krisis global yang menyertai.
03:30Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan