Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kendala aplikasi Nusuk yang dialami jemaah haji Indonesia untuk masuk ke Raudhah menjadi tantangan tersendiri selama rangkaian ibadah di Madinah.

Untuk memudahkan jemaah, pembimbing ibadah atau bimbad gencar melakukan sosialisasi, termasuk pemahaman sedekah "barcode" agar semua jemaah dapat mengunjungi makam Nabi.

Petugas haji layanan bimbingan ibadah rutin memberikan sosialisasi terkait kartu Nusuk yang kerap menjadi hambatan jemaah. Misalnya, akun pada aplikasi Nusuk tercatat oleh sistem sudah pernah mengunjungi Raudhah dan kendala tidak munculnya "barcode" Nusuk pada aplikasi di ponsel jemaah.

Guna mengatasi hal tersebut, petugas bimbad turut mengampanyekan sedekah "barcode". Bagi jemaah yang sudah pernah masuk Raudhah diharapkan bisa memberikan "barcode" Nusuk kepada jemaah yang mengalami kendala.

Baca Juga Satu Jemaah Haji Asal Palembang Meninggal di Perjalanan saat Menuju Asrama Haji| KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/668445/satu-jemaah-haji-asal-palembang-meninggal-di-perjalanan-saat-menuju-asrama-haji-kompas-petang

#haji2026 #nusuk #jemaah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/668577/kendala-aplikasi-nusuk-petugas-sosialisasikan-sedekah-barcode-antar-jemaah-sapa-pagi
Transkrip
00:00Kendala aplikasi nusuk yang dialami Jemaah Haji Indonesia untuk masuk ke Raudoh jadi tantangan tersendiri selama rangkaian ibadah di Madinah
00:09untuk memudahkan jemaah pembimbing ibadah atau bimbat gencar sosialisasi termasuk pemahaman sedekah barcode agar semua jemaah dapat mengunjungi makam nabi.
00:26Petugas Haji layanan bimbingan ibadah rutin memberi sosialisasi terkait dengan kartu nusuk yang kerap jadi hambatan jemaah.
00:35Misalnya akun pada aplikasi nusuk tercatat oleh sistem sudah pernah mengunjungi Raudoh dan kendala tidak munculnya barcode nusuk pada aplikasi
00:44di ponsel jemaah.
00:45Buna mengatasi hal ini petugas bimbat turut mengampanyakan sedekah barcode bagi jemaah yang sudah pernah masuk Raudoh diharap bisa memberikan
00:55barcode nusuk kepada jemaah yang mengalami kendala.
01:04Jadi ada jemaah kita itu memang tidak membawa HP ya atau gaptek sehingga kami itu mengkampanyakan kepada semua jemaah, semua
01:18kelotet itu tahun 2026 ini.
01:20Saya kami kampanyakan sedekah barcode jadi orang yang tidak punya aplikasi itu bisa disedekahi dari orang yang pernah masuk Raudoh
01:31dan dia bisa mendaftar lagi ketika sudah mendapatkan barcode, barcode itu bisa difoto karena tidak bisa di screenshot makanya difoto
01:40kemudian disedekahkan bagi jemaah lain.
01:43Nah sehingga harapannya semua jemaah itu bisa masuk Raudoh, saling bantu-membantu seperti itu.
01:54Kendalanya diantaranya itu ketika aplikasi nusuk itu sudah dibuat oleh yang bersangkutan atau jemaah, ternyata sudah dipakai padahal yang bersangkutan
02:05belum memakainya gitu.
02:07Lalu apa hasil dari sosialisasi itu?
02:10Tadi diberikan solusi menggunakan menunggu dari aplikasi itu ada petir, petir itu yang menandakan bahwa ada slot lain tapi dengan
02:24akun orang lain gitu.
02:26Jadi yang kedua dengan delete akun gitu. Tapi yang delete akun itu harus yang bisa IT. Jadi untuk orang-orang
02:36langsia itu mungkin bisa dibantu yang muda-muda seperti itu.
02:40Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan