00:01Renata Panggalo masih bersama Anda di Kompasi Yang Saudara Gunung Api Dukono
00:05di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara erupsi pada Jumat pagi.
00:10Dilaporkan sejumlah pendaki luka-luka dan dalam upaya dievakuasi petugas tim SAR Gabungan.
00:23Erupsi terjadi pada pukul 7 lewat 41 menit waktu Indonesia Timur.
00:30dengan ketinggian 10.000 meter di atas puncak atau 11.087 di atas permukaan laut.
00:39Hasil pengamatan pos, pengamatan PVMBG, aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan durasi hampir 16 menit
00:48dan disertai suara dentuman lemah hingga kuat.
00:52Hingga saat ini status Gunung Dukono masih berada pada level 2 atau waspada.
00:57Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 4 km dari Kawah Malupang, Warirang.
01:07Warga yang berada di sekitar gunung juga diimbau selalu menggunakan masker atau penutup hidung
01:13dan mulut untuk menghindari gangguan penapasan akibat paparan abu vulkanik.
01:18Aktivitas erupsi Gunung Dukono masih terus terjadi.
01:22Secara periodik warga diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi rekomendasi dari PVMBG.
01:35Pak Pendaki mengalami luka-luka sebanyak lima orang.
01:42Dan tim yang sudah bergerak ke TKB atau ke lokasi gunung Mati Dukono,
01:53yaitu tim menegungan, tim SAR, BTPD, TNI Polri, dan masyarakat yang berada di sekitar gunung Mati Dukono.
02:05Informasi terkini soal korban letusan Gunung Dukono di Maluku Utara,
02:10kita sudah terhubung dengan Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlison Pasaribu melalui sambungan telepon.
02:17Selamat siang Pak Erlison, bisa dijelaskan sejauh ini berapa banyak korban terjebak yang terdata
02:22dan apakah ada WNA juga yang turut terjebak Pak?
02:26Selamat siang Mbak Mbak Renata.
02:31Untuk kronologis, hari ini Jumat tanggal 8 Mei 2026,
02:37kami mendapatkan informasi bahwa ada pendaki sejumlah 20 orang,
02:43diantaranya 9 warga negara asing dan sisanya warga negara Indonesia dan warga lokal.
02:49Nah, pada hari ini ada erupsi tinggi 10.000 meter.
02:56Mereka ini sebenarnya sudah tahu bahwa ini adalah kondisi yang dilarang
03:04semenjak Gunung Dukono level 2.
03:06Namun masih nekat melakukan pendakian.
03:10Untuk korban, sejauh ini informasi update ada 3 korban yang meninggal Mbak.
03:19Jadi, 2 warga asing dan 1 warga asing.
03:27Oke, ada 3 korban.
03:32Kami kembali konfirmasi Bapak, berarti ada 3 korban, 2 WNA dan 1 WNI Pak?
03:40Iya, betul Mbak.
03:41Untuk korban, katanya akan informasi 2.
03:46Yang tadinya hilang, sudah dinyatakan meninggal dunia.
03:52Ada 3, posisi korban masih di atas, belum bisa evakuasi karena masih terjadi erupsi berulang kali.
04:03Jadi, tim TAR, tim gabungan masih memastikan keselamatan untuk lakukan evakuasi.
04:10Untuk jumlah pendaki, sudah ada beberapa yang turun.
04:14Dari warga asing, itu sudah 7 orang sudah turun semua.
04:21Sisanya adalah korban yang meninggal di atas, Mbak.
04:27Baik, kami konfirmasi kembali karena nampaknya tadi sambungannya terganggu, Pak Kapolres.
04:34Jadi, ada 3 orang pendaki yang meninggal ya, Pak?
04:39Iya, betul Mbak.
04:403 pendaki, 2 warga asing, 1 warga Ternate.
04:44Baik, untuk proses evakuasi sampai dengan saat ini, bagaimana Pak?
04:48Kendalanya apa saja selain mungkin erupsi yang sedang terjadi?
04:52Ini karena medannya sulit, hanya bisa di kendaraan untuk sampai di pos 2.
05:07Nah, sisanya harus bukan tandu, dan juga masih adanya dentuman erupsi, itu memperhangat evakuasi kami, Mbak.
05:21Oke, baik. Berarti ada tantangan mobilisasi ya, Pak, untuk bagaimana kemudian bisa mencapai titik pendaki yang kemudian menjadi korban meninggal
05:30dalam peristiwa ini.
05:31Pak, Kapolres mungkin juga bisa diceritakan kepada kami, sampai dengan saat ini pengawasan di jalur-jalur pendakian seperti apa, Pak?
05:39Apakah sebenarnya sudah diumumkan pelarangan hal ini, Pak, pendakian ini?
05:46Ya, kami sudah lakukan sosialisasi dan himbawan di medsos, dan juga kami sudah pasang setanduk di pintu masuk untuk pendakian.
05:59Tapi memang ada beberapa yang nekat untuk mendaki, karena untuk membuat konten segala macam.
06:07Nah, kalau ada yang kami tak hati, pasti langsung kami larang untuk mendaki, Pak.
06:15Untuk sekarang, Pak, mungkin apakah ada imbawan khusus untuk pendaki ataupun wisatawan?
06:23Ya, kalau untuk keluarga sekitar, sekitar kita paham, tidak mau naik, banyak yang ini adalah para wisatawan luar yang membuat
06:41konten.
06:42Jadi kami himbaw untuk sekarang, Gunung Dukono ditutup dan tidak ada...
06:48Oke, Pak Kapolres, saya ingin bertanya mengenai korban luka, Pak.
06:54Tadi kan sudah ada yang sempat di evakuasi begitu. Ini kondisi mereka sekarang seperti apa?
07:01Kalau untuk yang selamat, mereka hanya ada luka-luka ringan saja, ada yang terkena batu, jadi tidak begitu parah, Pak.
07:14Ada yang dirawat, Pak? Dan di mana dirawatnya kalau ada?
07:20Kalau dirawat, paling hanya luka-luka ringan saja, dirawat sementara di pos pengamatan.
07:27Oke, baik. Sejauh ini ada total 20 korban pendaki yang terjebak dan dari data yang kami dapatkan, ada 3 korban
07:36yang meninggal 2 WNA 1 WNI.
07:38Terima kasih banyak sudah berbagi bersama kami di Kompas Siang, Kapolres Halmahera Utara, AKBPR Lison, Pasar Ibu.
Komentar