Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang melakukan persiapan untuk merawat tiga korban selamat kecelakaan maut antara bus antarlintas Sumatera dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Ketiga korban mengalami luka bakar serius dan akan menjalani perawatan intensif hingga sembuh.

Salah satu korban luka, yaitu Ngadiono, dievakuasi menggunakan helikopter pada Jumat pagi dan diperkirakan akan tiba pukul 13.00 WIB.

Sementara dua korban lainnya dibawa melalui jalur darat dari RSUD Rupit menuju Palembang.

Kepala RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kombes Budi Susanto, menyatakan seluruh korban akan menjalani perawatan penuh pascaoperasi hingga kondisinya membaik.

#rsbhayangka #busals #palembang

Baca Juga [FULL] Pidato Presiden Ferdinand Marcos Jr Buka KTT ke-48 ASEAN: Singgung Perang Iran & Selat Hormuz di https://www.kompas.tv/internasional/667666/full-pidato-presiden-ferdinand-marcos-jr-buka-ktt-ke-48-asean-singgung-perang-iran-selat-hormuz



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/667670/alami-luka-bakar-serius-korban-kecelakaan-bus-als-dirujuk-kompas-siang
Transkrip
00:00Kita ke informasi lain, Rumah Sakit Bayangkara Muhammad Hasan, Palembang melakukan persiapan
00:05untuk merawat tiga korban selamat kecelakaan maut antara bus antar lintas Sumatera dan truk tangki
00:11di Kabupaten Musi, Rawas Utara.
00:14Ketiga korban mengalami luka bakar serius dan akan menjalani perawatan intensif hingga sembuh.
00:23Salah satu korban luka, yaitu Ngadiono, dievakuasi menggunakan helikopter.
00:28Pada Jumat pagi dan diperkirakan akan sampai pukul 1 siang ini.
00:32Sementara dua korban lainnya dibawa melalui jalur darat dari RSUD Rupit menuju Palembang.
00:39Kepala Rumah Sakit Bayangkara, Muhammad Hasan, Palembang, Kombes Budi Susanto
00:45menyatakan seluruh korban akan menjalani perawatan penuh pasca operasi hingga kondisinya membaik.
00:56Pasien memerlukan perawatan dan pengobatan yang lebih invasif lagi, lebih lanjut.
01:04Sementara insya Allah untuk Rumah Sakit Bayangkara, kita siap untuk menjadi Rumah Sakit Terujukan.
01:10Terkait karena pada kasus-kasus luka bakar yang ditakutkan adalah pasca tindakan atau pasca kejadian
01:19itu akan menibutkan resiko infeksi yang kemudian kalau dibiarkan berlanjut bisa mengakibatkan hal-hal yang bersifat lebih fatal lagi.
01:28Saudara tim DVI, Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Sumatera Selatan telah mengambil DNA keluarga korban
01:34untuk mengidentifikasi 16 jenazah kecelakaan bus ILS dan truk tangki minyak.
01:39Kepala Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Sumsel, Kombes Budi Susanto mengatakan
01:43proses identifikasi jenazah dilakukan dengan pemeriksaan DNA dan gigi.
01:48Proses pemeriksaan sampel jenazah masih terus dilakukan.
01:51Saat ini Rumah Sakit Bayangkara telah menerima 16 kantong jenazah
01:56yang berisi jenazah dengan kondisi terbakar
01:59serta sulit dikenali secara visual dan medis.
02:03Sehingga kami berusaha mengidentifikasi dengan pemeriksaan DNA dan gigi.
02:09Kemudian sampai dengan sore ini,
02:12keluarga korban sudah datang melaporkan sebanyak 11 korban.
02:17Sehingga masih ada 5 korban yang belum dilaporkan oleh pihak keluarga.
02:24Saat ini juga sedang berjalan proses pemeriksaan jenazah dan pengambilan sampel DNA
02:29yang sudah diambil akan kami kirimkan ke lab DNA Pusdokas Polri melalui jalur protokol bandara.
02:38Saudara, untuk mengetahui informasi terkini identifikasi korban kecelakaan maut
02:42antara bus ILS dan truk tangki di Musirawas Utara,
02:45kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV Purwantoro di Palembang, Sumatera Selatan.
02:50Selamat siang Purwantoro.
02:52Jadi, kalau kemarin Anda bilang ada 10 korban yang sudah berhasil diidentifikasi dari 16 jenazah yang masuk.
02:59Kalau sekarang, perkembangannya seperti apa?
03:02Ya, selamat siang, Fidi.
03:04Jadi, informasi soal identifikasi yang 10 korban itu,
03:10menurut polisi, itu diidentifikasi dari manifest penumpang bus ILS yang kecelakaan.
03:18Jadi, itu masih menurut bahasa polisi adalah identifikasi melalui manifest.
03:26Tapi secara forensik, mereka belum bisa memastikan apakah nama-nama tersebut ada memastikan siapa saja jenazah-jenazah itu namanya.
03:38Sehingga dibutuhkan identifikasi forensik.
03:41Dari keterangan resmi pihak DPI di Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Sumatera Selatan, malam kemarin,
03:53sudah ada 11 keluarga yang melaporkan keluarganya dan diambil sampel DNA-nya.
04:03Kemudian juga sampel DNA dari para korban yang ada di Rumah Sakit Bayangkara
04:10dan dikirimkan ke Jakarta untuk pemeriksaan atau pencocokan DNA dengan keluarga dan korban.
04:20Hasil dari identifikasi itu akan keluar sekitar 5 sampai 7 hari ke depan.
04:28Sambil menunggu informasi pencocokan tersebut, tim DPI yang ada di RS Bayangkara, Polda, Sumatera Selatan
04:37akan mengambil sampel-sampel atau contoh-contoh dari gigi para korban
04:44karena bagian tubuh lainnya sudah sulit untuk teridentifikasi.
04:51Baik Purwantoro, terima kasih untuk laporan Anda dari Palembang, Sumatera Selatan.
04:56Selamat kembali bertugas, Purwantoro.
04:58Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan