Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pembicaraan terbaru dengan Iran menunjukkan perkembangan positif, meski ia menilai Teheran kerap berubah sikap setelah negosiasi berlangsung.

"Kami semua sudah melakukan pembicaraan, dan sebelumnya kami juga pernah mengadakan pembicaraan yang bagus, seperti yang Anda tahu. Tapi tiba-tiba, keesokan harinya, mereka seperti lupa apa yang sudah terjadi," kata Trump saat menjawab pertanyaan wartawan terkait status pembicaraan dengan Iran.

Trump juga menyebut dalam 24 jam terakhir pembicaraan berjalan sangat baik dan peluang tercapainya kesepakatan masih terbuka.

Namun, ia menegaskan AS siap mengambil langkah lebih besar jika negosiasi gagal mencapai hasil yang diinginkan.

Iran menegaskan Selat Hormuz baru akan dibuka kembali jika perang berakhir dan blokade terhadap negaranya dicabut.

Menurut militer AS, sekitar 1.550 kapal dari 87 negara saat ini masih tertahan di Teluk Persia akibat krisis tersebut.

Hanya dua kapal yang berhasil melewati selat melalui operasi yang disebut Proyek Kebebasan.

Trump mengatakan tidak ada tenggat waktu khusus bagi Iran untuk memberikan jawaban terkait kesepakatan tersebut.

"Tidak pernah ada deadline. Itu akan terjadi. Tapi tidak pernah ada batas waktu," ujar Trump.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Joshua

Baca Juga OJK Sebut Utang Pinjol RI Tembus Rp101 Triliun pada Maret 2026, Naik 26 Persen di https://www.kompas.tv/ekonomi/667622/ojk-sebut-utang-pinjol-ri-tembus-rp101-triliun-pada-maret-2026-naik-26-persen



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667633/krisis-selat-memanas-trump-klaim-iran-kerap-berubah-soal-kesepakatan
Transkrip
00:00Berbicara yang bagus selama 24 jam terakhir, dan sangat mungkin kita akan membuat perusahaan.
00:05Ya, silahkan.
00:22Kondisi ini menyebabkan gangguan pada ekonomi global.
00:25Iran secara efektif merebut kendali jalur air penting untuk energi global setelah AS dan Israel mirangnya pada 28 Februari.
00:34Iran mengatakan hanya akan membuka kembali selat tersebut jika perang berakhir dan blokada dicabut.
00:42Dilansir dari Associated Press, menurut militer AS, terdapat 1.550 kapal dari 87 negara yang saat ini terdampar di Teluk
00:49Persia.
00:49Menurut program Pangendunia PBB, 45 juta orang dapat mengalami kelaparan sebagian besar di Asia dan Afrika jika selat tersebut tidak
00:58segera dibuka.
00:59Pemblokiran pengiriman bahan bakar dan pupuk dapat segera mendorong harga makanan dan kebutuhan pokok lainnya menjadi tidak terjangkau bagi mereka
01:07yang sudah berada dalam situasi sulit.
01:30Ada pun kedua kapal tersebut diserang pada 22 April oleh garda revolusi paramiliter Iran dan dibawa ke perairan Iran.
01:37Hal ini terjadi setelah Iran mengatakan sedang meninjau proposal terbaru Amerika untuk mengakhiri perang setelah Presiden AS Donald Trump
01:45mengancam negara itu dengan gelombang pemboman baru, kecuali tercapai kesepakatan yang mencakup pembukaan kembali selat hormus yang penting untuk pelayaran
01:54internasional.
02:04Jangan lupa untuk memperbaiki kesepakatan yang terbaru.
02:19And it's very possible
02:20That we'll make a deal
02:23What are the status of these talks
02:25Are they very good
02:26Just give us some insight as to where we are
02:28And we've had some good talks
02:31Before as you know
02:31And all of a sudden the next day
02:34They're like they forgot what happened
02:38Have a good time everybody
02:39Thank you
02:40Deadlines are on Mr. President
02:44Never a deadline
02:46It'll happen
02:46It'll happen but never again
02:49Thank you
02:52Kecepatan informasi dan akurasi data
02:55Adalah komitmen kami
02:57Satu langkah lebih dekat
02:59Satu langkah lebih terpercaya
03:01Saksikan Sapa Indonesia Malam
03:04Di Kompas TV
03:05Channel 11 di televisi Anda
Komentar

Dianjurkan