Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sela Qamsiah menjadi jemaah calon haji termuda di Embarkasi Palembang dengan usia 14 tahun. Keberangkatannya ke Tanah Suci membawa doa dan harapan sang ibu yang tengah berjuang melawan sakit.

Siswa SMPN 1 Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir, itu berangkat ke Tanah Suci bersama ayahnya, Walidi Wargino, 63 tahun, yang tergabung dalam Kloter 10 Embarkasi Palembang.

Seharusnya, Walidi menunaikan ibadah haji tahun ini bersama istrinya. Namun sang istri dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kondisi kesehatan akibat gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah rutin selama tiga tahun terakhir.

Sela Qamsiah mengaku ia sedih karena ibunda tidak dapat berangkat ke Tanah Suci, namun sekaligus bersyukur mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di usia muda. Persiapan keberangkatannya pun terbilang singkat, hanya sekitar empat hari.

Sela merupakan anak bungsu dari empat bersaudara dan menjadi satu-satunya yang masih berstatus pelajar. Keberangkatannya juga menjadi inspirasi bagi keluarga, terutama kakaknya, untuk segera mendaftar haji.

#haji #ibadahhaji #jemaahhaji

Baca Juga Momen Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Ketua Kamar Perdata MA | MA NEWS di https://www.kompas.tv/regional/667637/momen-pengambilan-sumpah-dan-pelantikan-ketua-kamar-perdata-ma-ma-news



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667644/usia-14-tahun-sela-qamsiah-menjadi-jemaah-calon-haji-termuda-di-palembang-sapa-pagi
Transkrip
00:00Berikutnya saudara, Sela Kamsiah menjadi jemaah calon haji termuda di Embarkasi, Palembang dengan usia 14 tahun.
00:06Keberangkatannya ke Tanah Suci membawa doa dan harapan sang ibu yang tengah berjuang melawan sakit.
00:17Siswa SMP Negeri 1 Lempuing Jaya Ogan Kommerkiner itu berangkat ke Tanah Suci bersama ayahnya,
00:23Walidi Wargino, 63 tahun yang tergabung dalam kloter 10 Embarkasi, Palembang.
00:28Seharusnya Walidi menunaikan ibadah haji tahun ini bersama istrinya.
00:32Namun sang istri dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kondisi kesehatan,
00:35akibat gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah rutin selama 3 tahun terakhir.
00:40Dia memang sudah suci darah selama 3 tahun, ibunya itu.
00:45Nah, ketika dinyatakan tidak di toa itu, anak ini juga dengar.
00:53Akhirnya dua-duanya nangis, nangis kuat-kuat.
00:57Ya misteris ya nangisnya.
01:00Sehingga dalam keluarga itu memutuskan.
01:04Saya tanya kan, bagaimana solusinya bisa dilimpahkan.
01:11Selah Kamsiah mengaku ia sedih karena ibunda tidak dapat berangkat ke Tanah Suci.
01:15Namun sekaligus bersyukur mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di usia muda.
01:20Persiapan keberangkatannya pun terbilang singkat hanya sekitar 4 hari.
01:26Perasaannya itu campur aduk ya, sedih juga gitu kan.
01:32Kok, kenapa enggak bisa gitu kan.
01:35Sebenarnya kan masih kuat, tapi kan tergantung prosedurnya itu kan tidak boleh ya.
01:42Apa ya, semoga cepat sembuh, kayak dulu lagi lah ya.
01:49Terus, hidup lebih lama.
01:54Selah merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara dan menjadi satu-satunya yang masih berstatus pelajar.
02:00Keberangkatannya juga menjadi inspirasi bagi keluarga, terutama kakaknya, untuk segera mendaftar haji.
Komentar

Dianjurkan