00:08Bukankah itu putri keluarga Yun?
00:10CEO Global Bang Jin Hui, Nonayun Fesui, kenapa kesini bawa banyak hadiah?
00:15Ini karena keluarga He dan keluarga Yun punya hubungan dekat.
00:19Nonayun pasti khusus datang.
00:21Demi aku, memberi selamat pada Jinlan.
00:24Oh, jadi begitu. Koneksi paham memang luar biasa.
00:27Nonayun, masih ingat saya? Saya He Jiang.
00:30Gak kenal, Minggir.
00:31Apa? Ternyata dia bukan diundang pahal, lalu kenapa datang?
00:35Paye, kabarnya Anda cerai. Saya langsung kesini.
00:40Menikahlah dengan saya.
00:43Apa gak salah Ian? Nonayun melamarnya Hao Tian.
00:46Bagaimana mungkin? Nonayun sudah gila.
00:48Gading dua naga bermain mutiara dinasti Song?
00:52Karang api laut dalam asli Baltik senilai 150 miliar?
00:57Oh, dan juga pon uang emas murni.
01:00Koleksi istana Chiang Luang senilai 270 miliar.
01:04Dan juga itu. Wah, semuanya barang-barang berharga.
01:09Paye, ini mas kawin satu triliun.
01:12Satu triliun lagi sudah di rekening Anda.
01:14Sudah kubilang. Aku gak akan menikahimu.
01:17Paye, keluarga Yun sangat serius.
01:19Masih ada satu hadiah lagi.
01:21Mohon pertimbangkan.
01:22Apa? Dua triliun belum cukup. Masih ada lagi.
01:25Dirut istana langit Yunding Wanjahau Tibo.
01:32Nonayun, Paye.
01:34Kunci rumah mewah dan sertifikatnya sudah saya bawa.
01:37Istana langit Yunding? Itu perumahan elit dengan harga tanah termahal.
01:41Ku belikan istana langit Yunding untukmu.
01:4450 villa. Pilih satu untuk tempat tinggal kita.
01:47Sisanya bisa jadi investasi properti atau dijual.
01:50Terserah Anda.
01:51Istana langit Yunding.
01:52Satu miliar per meter persegi.
01:54Biarpun jadi investasi properti, penghasilan harianya 30 miliar.
01:58Sudah kubilang. Aku enggak bersedia.
02:00Ku beri tiga detik untuk menghilang dari hadapanku.
02:03Paye, tolong pertimbangkan lagi.
02:05Nonayun, kenapa melambar sampah ini?
02:09Pak Ye penyelamat keluarga Yun.
02:11Kamu sebut sampah?
02:12Berarti kamu sudah menghina keluarga Yun.
02:15Nonayun, Pahe enggak bohong.
02:17Aku bisa bersaksi.
02:18Yehoutian ini hanya ex-Napi.
02:20Singlan menceraikannya.
02:21Bagaimana mungkin dia penyelamatmu?
02:23Ku Singlan menceraikan Pak Ye.
02:25Karena enggak bisa menilai orang.
02:27Kalian sebut sampah karena kalian buta.
02:29Nonayun, aku masih menghormatimu.
02:32Demi keluarga Yun.
02:33Tapi jangan keterlaluan.
02:35Kamu anggap sampah ini harta dan menghina kami?
02:38Kalau sampah ini begitu hebat,
02:40kenapa enggak membantu Chinlan mendapatkan hak hibah aset riliunan itu?
02:44Nonayun, Anda pasti salah menilai orang.
02:47Yehoutian ini cuma sampah.
02:49Pak Ye yang membantu kami mendapatkan hak hibah aset riliunan.
02:53Dia jauh lebih hebat dari sampah ini.
02:55Keluarga He, He, Chiang kan?
02:57Aku tanya, hak hibah riliunan ini benar kamu yang mendapatkannya?
03:01Nonayun, apa maksudmu?
03:03Keluarga kami penyelenggara upacara penghibahan riliunan ini.
03:06Dan aku dengan penerima hak hibah riliunan ini,
03:09ditentukan yang lebih tinggi dari empat keluarga besar ibu kota.
03:12Dan sepengetahuanku, posisi keluarga He di ibu kota setingkat empat keluarga besar.
03:17Jadi ku tanya, bagaimana caramu membantu mendapat hak hibah?
03:20Ini.
03:21Apa? Lebih tinggi dari empat keluarga besar?
03:24Siapa mereka?
03:25Tuan muda kedua keluarga Gung.
03:27Gung cuci telah tiba.
03:34Kenapa dia kesini?
03:36Kenapa Tuan muda Gung kesini?
03:39Aku tahu.
03:39Keluarga Gung salah satu dari dua keluarga terhormat ibu kota,
03:43lebih tinggi dari empat keluarga besar.
03:45Jadi hak hibah aset riliunan ini pemberian Tuan muda Gung.
03:49Gak kusangka wanitaku berani melamar pria lain tepat di depan mataku.
03:54Kamu sama sekali gak menghargai keluarga Gung.
03:59Pertama, pertunangan masa kecil kita sudah kubatalkan.
04:03Kedua, kamu kan punya banyak wanita.
04:08Terserahlah.
04:09Lagipula aku gak pernah kekurangan wanita.
04:13Tuan muda, ingat aku.
04:15Di pesta minuman di ibu kota, kita bertemu sekilas.
04:18Kita pernah bersulang.
04:20Sepertinya ingat.
04:21Singlan, mereka saling kenal.
04:24Menurutku, hak hibah aset ini pasti pahe yang membujuk Tuan muda Gung.
04:28Aku harus membuat mereka percaya aku kenal Tuan muda Gung.
04:32Jangan ketahuan bohong.
04:36Siapa gadis cantik ini?
04:37Oh, aku perkenalkan.
04:40Ini putriku, Kusinglan.
04:42Beri salam.
04:42Tuan muda Gung.
04:44Gak kusangka di kota Rung ada wanita secantik ini.
04:47Terima kasih telah memberikan hak hibah triliunan.
04:50Aku gak akan mengecewakan harapan Anda.
04:53Apa? Hak hibah triliunan?
04:55Ada apa ini?
04:57Hak hibah itu bukan dari Tuan muda Gung.
04:59Lalu dari siapa?
05:03Bukannya Tuan muda Gung yang memberikannya.
Comments