Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Seorang pewaris yang pernah berada di puncak kejayaan harus menghadapi kenyataan pahit saat kehilangan segalanya. Dikhianati, dijatuhkan, dan ditinggalkan oleh orang-orang terdekat, hidupnya berubah dalam sekejap.

Namun dari kehancuran itu, muncul tekad untuk bangkit dan membuktikan bahwa ia tidak akan selamanya berada di bawah. Dalam perjalanan penuh luka, ambisi, dan balas dendam, akankah ia berhasil merebut kembali apa yang menjadi miliknya?
Transcript
00:00Masudah, sepertinya seluruh Kota Rong akan menjadi tempat pembantaian berdarah.
00:05Sambah, cepat berlutut minta maaf pada Tuhan Budakung.
00:09Kalau mau mati, jangan membawa kami.
00:11Houtian, cepat minta maaf. Kalau enggak, akan terlambat.
00:14Ibu, jangan khawatir.
00:16Hanya 500 master pendekar, bukan apa-apa bagiku.
00:21Ya Houtian, saat seperti ini kau masih membuah.
00:25Kesombonganmu akan membunuh kita.
00:28Dengar, gusinglah. Ini terakhir kali kamu memukulku.
00:33Kalian semua sama saja.
00:35Aku enggak perlu seperti kalian. Hidup seperti orang biasa.
00:40Fupanara, kumpulkan 100 ribu master pendekar.
00:49Dia bilang apa?
00:50100 ribu master pendekar?
00:53Bocah, kepalamu habis ditendang keledai.
00:55Kamu tahu? Di dunia cuma ada 800 master pendekar.
00:59Di keluarga Gok, ada 500.
01:02100 ribu master pendekar itu pasti cuma dalam mimpimu.
01:06Kamu tahu enggak?
01:07Fupan Er, putri penguasa negara Dasia,
01:10hanya menelpon dia akan datang.
01:12Kamu siapa?
01:13Tuhan muda Gok, sudah kau bilang orang ini enggak waras.
01:16Dia jadi gila setelah dipenjara.
01:18Kenapa bisa memanggil 100 ribu master pendekar?
01:21Apa dia punya identitas lain?
01:24Tolong, Seridiki.
01:25Siapa orang penting dari ibu kota yang ditunjuk menerima hak hibah aset riliunan?
01:29Bocah.
01:30Karena hari ini kamu menceritakan lucon yang lucu dan membuatku senang,
01:35aku akan mengampuni mereka.
01:37Ayo berdiri.
01:38Terima kasih Tuhan muda Gok.
01:41Aku ingin tahu,
01:43saat 500 masterku datang dan perlahan mencincangmu hidup-hidup,
01:48apa 100 ribu mastermu itu datang menyelamatkanmu?
01:52Yahutian, tolong segera hentikan sandiwara ini.
01:56Tolong berhenti berbohong.
01:58Pertama soal hak hibah,
01:59lalu soal 100 ribu master.
02:01Kebohonganmu pasti akan terbongkar.
02:03Banyak orang di sini.
02:05Karena kamu gak pernah mempercayaiku,
02:07apa hakmu untuk menghakimiku?
02:09Percaya padamu?
02:10Lihat dirimu sendiri,
02:12dari ujung kepala sampai ujung kaki.
02:15Aku percaya pada Tuan Ye.
02:18Keluarga Yun dapat informasi,
02:20orang penting pemegang hak hibah aset riliunan adalah Tuan Ye.
02:24Apa?
02:25Dia?
02:30Nona Yun,
02:31kamu gak salah paham.
02:33Sampai ini,
02:34dari ujung kepala sampai ujung kaki,
02:37gak punya uang sepeserpun.
02:38Jadi,
02:39mana mungkin dia punya aset riliunan?
02:42Informasi yang kami dapat,
02:43sangat akurat.
02:44Yun Fe Shue,
02:45semua juga tahu,
02:46kalian punya hubungan.
02:48Meskipun ingin melindunginya,
02:50gak perlu sampai membuat kebohongan.
02:51Benar sekali, Nona Yun.
02:53Apa kamu menganggap kami mudah ditipu?
02:55Nona Yun,
02:56kalau bocah ini sehebat itu,
02:58mana 100 ribu masternya?
03:00Kenapa bayangannya saja gak ada?
03:03Tuan muda,
03:04500 master siap menunggu.
03:07Putri,
03:08100 ribu master berkumpul.
03:10Ke hotel Jin Siu.
03:11Hoi!
03:13Bocah,
03:14kamu dengar?
03:15Sekarang ku beri kesempatan.
03:17Berlutut,
03:18dan panggil aku Tuan.
03:19Mungkin,
03:20aku akan mengampunimu.
03:21Kalau enggak,
03:22dengan perintahku,
03:23500 master datang.
03:26Aku akan membuatmu hidup enggan,
03:29mati pun gak mampu.
03:30Kamu ku beri kesempatan.
03:32Sekarang juga kamu panggil.
03:37Bocah kurang ajar.
03:39Mau mati.
03:40Kamu cari mati.
03:41Masuk!
03:42Tuan muda gong,
03:43jangan,
03:44jangan.
03:45Aku mohon padamu,
03:46maafkan hautian.
03:47Aku mohon,
03:48aku bersujud padamu,
03:49Tuan muda gong.
03:50Ibu.
03:52Hautian,
03:52ibu mohon padamu.
03:53Memohon padaku.
03:54Memohonlah.
03:56Bocah,
03:57kamu lihat itu.
03:58Ibu angkatmu berlutut di depanku.
04:01Memohon padaku.
04:03Tuan muda gong.
04:05Hautian,
04:06hentikan.
04:07Kamu tak sayang nyawa.
04:08Hentikan.
04:15Hautian,
04:16cepat lari.
04:17Lari.
04:18Cepat lari,
04:19Hautian.
04:20Hautian,
04:20lihat apa yang kamu lakukan.
04:22Kesalahanmu membuat ibuku berlutut
04:24demi kamu.
04:25Kamu bilang apa?
04:26Punya hakibat riliunan.
04:27Seratus ribu master pendekar.
04:29Kalau kamu sehebat itu,
04:30keluarkan sekarang.
04:32Bocah.
04:33Kesabaranku
04:34sudah benar-benar habis.
04:36Kawal.
04:37Panggil lima ratus master itu masuk.
04:40Hari ini,
04:43aku akan membantai semuanya.
04:51Kahautian,
04:52seratus ribu master
04:53siap bertarung.
Comments

Recommended