00:00Teman-teman, para jurnalis yang saya hormati,
00:03hari ini saya beserta seluruh menteri-menteri, wakil-menteri, kepala badan, wakil kepala badan,
00:11jajaran Eslon Sabtu yang mewakili kementerian dan badan sekaligus badan,
00:20saya melakukan rapat koordinasi pelaksanaan IMPRES nomor 8 tahun 2025 tentang kepenanggulangan kemiskinan.
00:34Sebagaimana sejak dikeluarkannya IMPRES ini,
00:39semua kementerian dan lembaga secara terus-menerus melakukan langkah-langkah
00:46baik yang bersifat anggaran langsung berbentuk perlindungan sosial,
00:55bantuan sosial, dan program-program yang langsung bisa dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat.
01:05Kerja keras itu telah menghasilkan kondisi yang mengemerahkan.
01:12Hari ini, kemiskinan ekstrim turun dari 1,28 persen menjadi 0,78 persen,
01:24di mana 0,48 persen penduduk miskin telah naik kelas.
01:31Jumlah yang miskin ekstrim hari ini menjadi 2,2 juta dari yang semula 3,56 juta.
01:46Setelah data ini kita dapatkan, maka kita akan terus melakukan fokusing
01:54baik lokus penanggulangan kemiskinan ekstrim maupun jumlah dari penduduk miskin
02:05yang menjadi target agar kemiskinan ekstrim 0 persen tahun ini.
02:12Mulai dari sinkronisasi program, kolaborasi program,
02:17fokusing pilihan-pilihan program,
02:20dan juga sinkronisasi lokasi pelaksanaan program-program yang ada.
02:28Dari semua laporan-laporan kementerian ini akan segera dirajut ulang
02:34agar terjadi percepatan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrim.
02:42Dengan demikian, maka kita optimis.
02:46Dalam seminggu ini, seluruh program-program yang belum tersinergi dan belum efektif akan efektif.
02:56So far sudah bisa kita jalankan dengan baik,
03:00dan kita percepat dalam rangkaian koordinasi yang lebih kematan.
03:05Saya kira itu hasil dapat pada hari ini.
03:09Bapak Yudri mau menambahkan atau langsung?
03:13Atau tidak ada pertanyaan saya bisa.
03:30Ya, nanti bab lain ya.
03:32Kelas menengah akan ada penahan khusus, terutama di Menko Berekonomian.
03:37Tapi pada dasarnya kita sedang mengatasi dulu yang kemiskinan ekstrim dan miskinin.
03:46Sehingga pekerjaan ini selesai, kita akan masuk pada menghadapi yang rentah miskin.
03:55Sabar, tentu pemerintah hari ini baru satu tahun setengah ya.
04:01Akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentah miskin ini.
04:09Sabar, kita akan terus bekerja keras,
04:12tetapi yang paling pokok, kita tuntaskan dulu yang miskin ekstrim.
04:20Ini kan pemerintah sedang menghidup soal efisiensi gitu ya, Gus.
04:24Nah ini memiliki dampak belasih, Gus, ke penanganan kemiskinan ekstrim gitu dari sisi anggaran kan?
04:30Atau di kementerian kuat masing-masing gitu?
04:33Pengaruh nggak sih, Gus?
04:33Ya, salah satu yang kita syukuri di bawah kepemimpinan Pak Presiden Prabowo ini,
04:42politik anggaran berubah.
04:46Menjadikan anggaran lebih banyak langsung yang bisa dirasakan masyarakat.
04:52Tadi Kepala BGN mempresentasikan bagaimana anggaran-anggaran APBN kita ini
05:01betul-betul bisa berdampak langsung pada tiga hal.
05:05Yang pertama, dirasakan secara langsung akibat program itu atau penerima manfaat.
05:12Sudah berapa juta tadi? 61, sekian juta.
05:16Itu artinya langsung menerimati.
05:18Yang kedua, setiap rupiah yang keluar berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
05:26Berapa jumlah pekerja baru, jumlah tenaga kerja yang terekrut, jumlah pengusaha baru yang tumbuk,
05:34itu menjadi bagian dari politik anggaran di era pemerintahan Pak Prabowo.
05:39Memang ini sebuah pilihan yang sangat tepat, di sisi yang lain butuh waktu agar seluruh anggaran yang bersifat,
05:47misalnya bantuan sosial itu kira-kira 508 triliun,
05:54ditambah APBN sekitar 129 triliun,
05:58itu terus akan kita dorong agar bersifat pendapatan itu.
06:03Jadi mati langsung, berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,
06:08sekaligus memberi lapangan berjabat.
06:10Yang ketiga, politik anggaran kita ini dengan efisiensi maka akan ketemu pola skala prioritasnya,
06:20akan ketemu pola kebutuhan real masyarakat,
06:23sehingga tidak lagi ada pemborosan yang tidak sesuai dengan skala prioritas dan
06:28yang ada disetapkan oleh Bapak Presiden,
06:31yaitu Rencana Kerja Pemerintah, RKP.
06:36Mereko, mau nanya, itu dari program prioritas Pak Prabowo,
06:40kira-kira yang paling banyak berdampak terhadap para miskin eklaisi itu program apa?
06:45Terus yang kedua, apakah akan ada rekomendasi investasi ini?
06:48Ya, yang paling berdampak tentu program akan berisi gratis,
06:56kemudian kecaulatan pangan.
07:03Misalnya hari ini soal ketersediaan bubuk misalnya,
07:09itu sangat berdampak pada tingkat produktivitas petani,
07:13nilai tukar petani, MTP, naik, bagus,
07:19nelayan juga, itu program-program yang langsung konkret bisa dirasakan akibat skala prioritas yang tepat.
07:28Kita berharap suas sembada pangan, ketahanan pangan,
07:32yang berikutnya ketahanan energi akan berdampak langsung pada industri yang lebih meningkatkan kesejahteraan.
07:45Terima kasih telah menonton!
Komentar