Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Akademisi Rocky Gerung hadir di pelantikan Kepala KSP Dudung Abdurachman, hingga Menteri LH Jumhur Hidayat di Istana, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan, kedatangannya bukan sebagai bagian dari pemerintahan, melainkan sebagai wakil masyarakat sipil.

"Saya sebagai wakil masyarakat sipil diundang untuk menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada tokoh-tokoh, termasuk mantan napi," ujarnya.

Rocky menjelaskan, kehadirannya juga untuk mendampingi sosok Jumhur Hidayat yang dinilainya memiliki kapasitas intelektual di berbagai bidang.

"Jumhur itu mantan narapidana. Tapi dia seorang intelektual. Dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB. Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu," katanya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Galih

#rockygerung #istana #prabowo

Baca Juga Hizbullah Serang Tentara Israel saat Evakuasi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/665606/hizbullah-serang-tentara-israel-saat-evakuasi-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665616/rocky-gerung-blak-blakan-soal-hadir-di-pelantikan-ksp-dudung-hingga-jumhur-hidayat-di-istana
Transkrip
00:09Ada pertanyaan?
00:10Gak ada? Oke, walaik gue ya.
00:14Ya Pak, soal apa?
00:18Ya, sebagai wakil masyarakat SIPL diundang untuk...
00:30...menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada toko-toko mantan NAPI.
00:43Jumur Hidayah itu mantan Narapidana, tapi dia seorang intelektual, dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB.
00:52Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu. Itu alasan saya ada di sini.
00:57Terus, apa lagi?
01:00Ya, saya ngomong dengan sesecap yang ngomong tentang ethics of care dan ethics of right.
01:08Ethics of care artinya cara secara psikologis memperlihatkan kepemimpinan melalui bahasa tubuh.
01:16Bukan melalui tubuh ya, melalui bahasa tubuh itu.
01:19Nah, bahasa tubuh itu ada dua tuh. Bahasa tubuh yang terucap dan bahasa tubuh yang tersembunyi.
01:23Nah, saya bilang Pak Teddy ini mampu untuk memilah kapan bahasa tubuh yang terucap itu dipamerkan.
01:30Kapan bahasa tubuh yang sifatnya psikologis itu disimpan untuk hal-hal yang momentum.
01:36Gitu.
01:37Udah?
01:40Ya, pokoknya ada.
01:44Sama Pak Prabowo ya, saya selaman tadi.
01:47Dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu dulu.
01:50Dan beliau, oh Pak Roki, terima kasih hadir.
01:55Dan ternyata Pak Roki masih disiden.
01:58Tapi anda lihat wajahnya wajah bercanda.
02:01Memang saya disiden.
02:03Disiden tahu artinya kan?
02:04Google kalau nggak tahu lu wartawan ya.
02:07Oke, udah.
02:07Dukup ya?
02:10Apa ya?
02:13Gini ini.
02:15Kementerian lingkungan, yang lain saya nggak ngeris.
02:19Kementerian lingkungan itu,
02:22dia jadi kementerian global.
02:26Bukan sekedar kementerian di Indonesia.
02:27Karena isu lingkungan itu isu global.
02:29Anda pergi kemana-mana, Anda bertemu dengan orang muda,
02:32mereka akan tanya,
02:33do you speak environmental ethics?
02:35Jadi itu intinya.
02:36Dan di Indonesia ada 70 juta jensi
02:39yang menunggu sikap pemerintah terhadap lingkungan.
02:442029, 70 juta ini adalah
02:48tempat bertanding.
02:51Suara.
02:52Nah, kalau politisi tidak,
02:54do not speak environmental ethics,
02:56anak-anak muda yang 70 juta ini
02:58akan menganggap berarti kalian tidak memahami kegelisahan kami.
03:02Berarti kalian tidak mau membayar utang yang kami,
03:05yang kalian ambil dari kami,
03:06generasi yang akhirnya harus hidup dengan
03:10dengan bau busuk, dengan sampah, dengan ketidakpastian, kan itu.
03:14Jadi saya anggap bahwa Pak Jumhur itu
03:16mewakili kepentingan minimal 70 juta langsung anak muda.
03:22Apalagi kalau itu dihubungkan dengan
03:24keinginan untuk menjadikan environment itu
03:27sebagai sumbangan kita pada planet dunia global, kan itu intinya.
03:32Jadi itu, sekaligus kementerian itu kementerian yang sangat rawan
03:38untuk jadi lahan pertengkaran oligarki, politisi.
03:43Jadi saya jaminkan bahwa saya akan
03:45mensupervisi wilayah itu.
03:49Dari masyarakat sipil itu, saya bukan bagian dari kabinet,
03:51tapi saya mau jaminkan bahwa masyarakat sipil
03:54akan bersama dengan Pak Jumhur.
03:56Karena Jumhur aktifis,
03:59mengerti tentang kesulitan ekonomi,
04:02dia pimpinan buruk.
04:03Jadi sekali lagi, Pak Jumhur itu mengerti politik.
04:07Nah kalian, saya minta supaya
04:09seringlah datang ke kantor Pak Jumhur
04:11bertengkar dengan dia soal lingkungan.
04:12Karena itu soal kita semua itu.
04:14Oke.
04:16Oke ya.
04:17Selamat malam sehat.
04:19Gue naik gunung dulu ya.
04:20Nanti Pak Jumhur terangkan di sini.
Komentar

Dianjurkan