00:03Asal perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran kian redup.
00:07Meski gencatan senjata diperpanjang sepihak oleh Amerika,
00:11Iran tegas menolak berunding jika Trump masih paksakan syarat.
00:19Di tengah buntunya negosiasi, sekutu AS, Israel, mendebar ancaman.
00:25Ya, militer Israel menyatakan telah menyisir target-target strategis
00:29dan siap menarik pelatuk jika Washington mengizinkan.
00:33Meluncurkan serangan yang diklaim akan mengembalikan Iran ke zaman batu.
00:59Tetapi Iran tak gentar.
01:01Mereka mengklaim persenjataannya masih banyak untuk melawan serangan Zionis.
01:05Bahkan Kementerian Pertahanan Iran menyatakan,
01:08sebagian besar kemampuan rudal Iran masih belum dimanfaatkan
01:11dan memproduksi lebih dari seribu jenis senjata di seluruh negeri.
01:17Kami kutip dari media Iran Press TV,
01:21jurubicara Kementerian Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Reza Talainik bilang,
01:25kapasitas rudal merupakan hasil dari investasi dan persiapan selama lebih dari 25 tahun di industri pertahanan.
01:33Sehingga meskipun beberapa fasilitas mengalami kerusakan,
01:37proses produksi dan dukungan tetap berjalan di seluruh wilayah negara ini.
01:42Upaya perdamaian Amerika dan Iran kian pelik setelah Hormuz jadi sengketa kedua negara.
01:48Militer Amerika Serikat mengusir,
01:50menyita bahkan menembak sejumlah kapal tanker yang terafiliasi dengan Iran.
01:55Garda Revolusi Iran juga melakukan hal serupa,
01:58menangkap kapal-kapal yang terkoneksi dengan Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya di kawasan Hormuz.
02:13Terima kasih telah menonton!
Komentar