00:00Duh kekuatan militer di Selat Hormuz kian memuncak.
00:03Amerika Serikat dan Iran kini terlibat aksi saling sita kapal di Selat Hormuz.
00:08Selat Hormuz kini bukan lagi sekedar jalur dagang,
00:11melainkan medan tempur sengit tempat Amerika Serikat dan Iran
00:14unjuk kekuatan demi mengamankan dominasi mereka.
00:30Ketegangan di Selat Hormuz belum meredah.
00:33Jalur vital pasokan energi global ini berubah jadi medan pertempuran sengit
00:37dalam perebutan kendali strategis antara Amerika Serikat dan Iran.
00:41Kedua negara kini terlibat aksi saling sita kapal di Selat Hormuz.
00:46Angkatan Laut Iran mencegah dua kapal MSC Francesca
00:49yang diklaim terafiliasi dengan Israel dan Epaminodes di Selat Hormuz.
00:54Sebelumnya, militer Amerika Serikat juga menyita kapal kargo Iran MV Tosca
00:59yang diklaim menerobos blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz.
01:03Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim
01:05negaranya memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz.
01:08Amerika Serikat bakal mencegah Iran menghasilkan 500 juta dolar per hari
01:12karena menggunakan Selat Hormuz.
01:15Trump menyebut Selat Hormuz bakal dibuka kembali
01:17jika Iran dapat membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat.
01:53Klaim Trump dibantau oleh garda revolusi Islam Iran.
01:56Angkota Ergese menclaim jika Selat Hormuz masih dalam kendali
02:00angkatan Laut Ergese.
02:02Setiap kapal melintas harus mendapat izin Ergese.
02:06Tong aint lep, kettle Utca har Rodus
02:09di tilang kontrol syuduk nerbeadaan
02:12berpotred ya surprise yang liusing
02:13diknesik engineering
02:14dan setiap kapal yang diur hir yang ahum
02:18dan beberapa katanya yang diknesikan
02:20dik 2020 yang diknesikan oleh Iran
02:20dan kecdir Yeah Tosca yang diknesik
02:23terhadap pen samabas memang
02:23dan kecidikan warnaere
02:23Kami berasan volver mestan
02:24dari nar Sans dominate dari nahanger
02:27dan setiap
02:28kapal terığımız��at
02:29warna diknesik
02:33borisches Barangan
02:34kebos
02:35sepen temeh
02:35kalinya Iran dilaporkan menerima pemasukan dari tarif kapal yang melintasi Selat Hormuz.
02:41Pengumuman ini muncul bersama dengan pernyataan Wakil Ketua Parlemen Iran Hamid Reza Haji Babae
02:46yang bilang pendapatan pertama dari biaya tol Selat Hormuz telah disetorkan ke rekening Bank Sentral.
02:52Kami kutip dari media Iran Press TV, Hamid Reza bilang,
02:56semua kapal yang melintasi rute ini harus membayar tol dalam bentuk rial Iran kepada bangsa Iran
03:01sebagai biaya yang sah atas penggunaan perairan teritorial Iran.
03:06Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak pasca Iran menutup kembali Selat Hormuz
03:11dan melarang seluruh kapal untuk melintasi Selat Hormuz.
03:14Iran sebelumnya sempat mengumumkan pembukaan Selat Hormuz selama 10 hari pada Jumat 17 April.
03:20Tapi karena Amerika Serikat masih memblokade pelabuhan dan kapal-kapal Iran, jalur itu kembali ditutup.
Komentar