Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Adu kekuatan militer di Selat Hormuz kian memuncak. Amerika Serikat dan Iran kini terlibat aksi saling menyita kapal di kawasan tersebut.

Selat Hormuz yang merupakan jalur vital pasokan energi global kini berubah menjadi medan pertempuran sengit dalam perebutan kendali strategis antara kedua negara.

Angkatan laut Iran mencegat dua kapal, yakni MSC-Francesca yang diklaim terafiliasi dengan Israel dan Epaminodes, di Selat Hormuz.

Sebelumnya, militer Amerika Serikat juga menyita kapal kargo Iran MV Touska yang diklaim menerobos blokade di Selat Hormuz.

Baca Juga Sistem Pertahanan Udara Iran Aktif! Kilatan Cahaya di Langit Teheran, Serangan Terjadi? di https://www.kompas.tv/internasional/665179/sistem-pertahanan-udara-iran-aktif-kilatan-cahaya-di-langit-teheran-serangan-terjadi

#selathormuz #as #iran #kapal

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/665181/ketegangan-memuncak-as-dan-iran-saling-sita-kapal-adu-kekuatan-di-laut
Transkrip
00:00Duh kekuatan militer di Selat Hormuz kian memuncak.
00:03Amerika Serikat dan Iran kini terlibat aksi saling sita kapal di Selat Hormuz.
00:08Selat Hormuz kini bukan lagi sekedar jalur dagang,
00:11melainkan medan tempur sengit tempat Amerika Serikat dan Iran
00:14unjuk kekuatan demi mengamankan dominasi mereka.
00:30Ketegangan di Selat Hormuz belum meredah.
00:33Jalur vital pasokan energi global ini berubah jadi medan pertempuran sengit
00:37dalam perebutan kendali strategis antara Amerika Serikat dan Iran.
00:41Kedua negara kini terlibat aksi saling sita kapal di Selat Hormuz.
00:46Angkatan Laut Iran mencegah dua kapal MSC Francesca
00:49yang diklaim terafiliasi dengan Israel dan Epaminodes di Selat Hormuz.
00:54Sebelumnya, militer Amerika Serikat juga menyita kapal kargo Iran MV Tosca
00:59yang diklaim menerobos blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz.
01:03Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim
01:05negaranya memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz.
01:08Amerika Serikat bakal mencegah Iran menghasilkan 500 juta dolar per hari
01:12karena menggunakan Selat Hormuz.
01:15Trump menyebut Selat Hormuz bakal dibuka kembali
01:17jika Iran dapat membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat.
01:53Klaim Trump dibantau oleh garda revolusi Islam Iran.
01:56Angkota Ergese menclaim jika Selat Hormuz masih dalam kendali
02:00angkatan Laut Ergese.
02:02Setiap kapal melintas harus mendapat izin Ergese.
02:06Tong aint lep, kettle Utca har Rodus
02:09di tilang kontrol syuduk nerbeadaan
02:12berpotred ya surprise yang liusing
02:13diknesik engineering
02:14dan setiap kapal yang diur hir yang ahum
02:18dan beberapa katanya yang diknesikan
02:20dik 2020 yang diknesikan oleh Iran
02:20dan kecdir Yeah Tosca yang diknesik
02:23terhadap pen samabas memang
02:23dan kecidikan warnaere
02:23Kami berasan volver mestan
02:24dari nar Sans dominate dari nahanger
02:27dan setiap
02:28kapal terığımız��at
02:29warna diknesik
02:33borisches Barangan
02:34kebos
02:35sepen temeh
02:35kalinya Iran dilaporkan menerima pemasukan dari tarif kapal yang melintasi Selat Hormuz.
02:41Pengumuman ini muncul bersama dengan pernyataan Wakil Ketua Parlemen Iran Hamid Reza Haji Babae
02:46yang bilang pendapatan pertama dari biaya tol Selat Hormuz telah disetorkan ke rekening Bank Sentral.
02:52Kami kutip dari media Iran Press TV, Hamid Reza bilang,
02:56semua kapal yang melintasi rute ini harus membayar tol dalam bentuk rial Iran kepada bangsa Iran
03:01sebagai biaya yang sah atas penggunaan perairan teritorial Iran.
03:06Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak pasca Iran menutup kembali Selat Hormuz
03:11dan melarang seluruh kapal untuk melintasi Selat Hormuz.
03:14Iran sebelumnya sempat mengumumkan pembukaan Selat Hormuz selama 10 hari pada Jumat 17 April.
03:20Tapi karena Amerika Serikat masih memblokade pelabuhan dan kapal-kapal Iran, jalur itu kembali ditutup.
Komentar

Dianjurkan