Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menjelaskan bahwa JK merasa seolah dituduh menyerang Jokowi dari belakang. Padahal selama ini hubungannya dengan Jokowi baik.

Ia menambahkan, tuduhan semacam itu bertentangan dengan karakter JK.

"Terus ada yang posting itu yang kontennya beliau jadi bohir di situ. Memberi dana 5M, wah masa saya gituin Pak Jokowi, kan tidak mungkin saya," ujar Husain.

Menurut Husain, JK juga tidak nyaman disebut sebagai pihak yang menjadi penyandang dana tuduhan tersebut.

Husain juga menegaskan rekam jejak JK selama puluhan tahun selalu mendukung negara dan pemerintah.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyatakan keberatan keras atas tuduhan yang menyebut dirinya membayar Rp5 miliar untuk menyelidiki Presiden ke-7 Joko Widodo.

Dalam pernyataannya, JK menilai tuduhan tersebut sebagai penghinaan dan tindakan yang tidak etis. JK menegaskan, tuduhan itu tidak masuk akal dan tidak mungkin dilakukannya.

"Masa saya bayar orang 5 miliar untuk menyeridiki beliau. Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan. Dan itu penghinaan dan merugikan saya, martabat saya, bahwa saya membayar orang untuk memeriksa atau mengkhianati atau memeriksa Pak Jokowi," begitu ucapan Jusuf Kalla.

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/DvAE3Xqoq5g

#jokowi #jusufkalla #politik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/665171/jubir-ungkap-alasan-jusuf-kalla-tersinggung-soal-tuduhan-ke-jokowi-rosi
Transkrip
00:00Bagi saya ini suatu penghinaan karena sangat tidak etis.
00:10Bagi saya, Pak Jokowi itu presidennya, saya wakilnya.
00:16Kita sama-sama di pemerintahan bersama-sama selama 5 tahun.
00:20Masa saya bayar orang 5 miliar untuk menyelidiki beliau.
00:31Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan.
00:36Yang itu penghinaan dan merugikan saya, kemarcaman saya.
00:42Bahwa saya membiayai orang untuk memeriksa atau mengkhianati atau memeriksa Pak Jokowi.
00:56Ada tiga isu yang dibahas.
00:58Salah satunya ijasa, jadi ada soal ijasa, soal cerama di UGM, soal tudingan kredit puluhan triliun.
01:04Apakah soal ijasa ini yang paling mengganggu Pak Jekah?
01:08Saya kira hampir sama semua ya.
01:10Jadi tadi kan Pak Jekah mengatakan, saya terhina saya.
01:14Maksudnya itu dia kok seolah-olah menikam dari belakang Pak Jokowi yang selama ini beliau hubungannya sangat baik.
01:22Terus ada yang posting, itu yang kontennya beliau jadi bohir di situ.
01:31Memberi dana 5M, wah itu saya tidak ini, katanya masa saya gituin Pak Jokowi.
01:36Tidak mungkin saya, jadi itu tidak nyaman dia sebagai orang bugis, tidak ada karakter-karakter begitu Pak Jekah.
01:43Makanya untuk mengklirkan ini, itu dia melaporkan sekalian biar dibuktikan.
01:50Karena kalau sekedar membantah saja mungkin tidak cukup buat dia.
01:54Apalagi ini kan levelnya presiden ini Pak Jokowi, hubungannya sangat baik.
01:59Nah habis itu muncul banyak masalah juga ya, utang tadi diungkit-ungkit.
02:04Dan sebenarnya utang ini kan perusahaan ya, sehat, bertembang.
02:08Jadi kalau agrup itu sudah 75 tahun Pak, sudah masuk generasi keempat.
02:13Dan secara kontribusi secara nasionalnya, itu sangat support ke negara atau pemerintah.
02:23Lapangan pekerjaan bisa ribuan, mungkin 20 ribuan, saya tidak, tapi sekitar itu.
02:28Jadi besar, kemudian apa namanya, proyek-proyek yang dikembangkan, itu hasilnya nilainya tinggi.
02:36Dan Anda melihat bahwa isu ijazah ini sebenarnya apa yang harus diluluskan?
02:39Enggak, maksud saya yaudah.
02:41Tapi sampai ada...
02:42Ketika Pak Jokowi ditanya, lihatin aja Pak, saya juga sampai bicara, bukan nggak bicara.
02:47Pak pengadil lihatin aja Pak, ini bikin lucu.
02:49Udah biar aja nanti di pengadilan.
02:51Tapi munculnya ijazah menyeret nama Pak JK dengan adanya video-video yang menyebut fitnah tadi soal tudingan 5 miliar Pak
03:01JK di balik itu.
03:02Justru itu, itu saya nggak tahu itu variabelnya dari mana.
03:08Gitu loh, tiba-tiba ada bumbu peledak nih, ini biayai Pak JK untuk menggarap soal ijazah Pak Jokowi.
03:17Walaupun Pak Jokowi juga sempat, curiga ini kok ijazah ini kok panjang amat tenaganya ya.
03:22Gitu loh.
03:23Nah tapi menurut saya...
03:24Sampai Pak JK dituding untuk mendanali pemerintah itu apa?
03:27Saya nggak tahu juga yang nuding.
03:29Iya kan?
03:30Tetapi dalam pengertian begini, ya nggak mungkin wakilnya, apa...
03:36Nggak yakin pasangannya...
03:39Eh kalau Pak Jokowi ya saja palsu, semua bersalah tau.
03:43Partai pendukung, wakilnya, gitu.
03:46Kita sebagai pendukung, saya sih yakin.
03:49Bahkan teman yang antar ke KPU itu berkas-berkas Pak Jokowi juga yakin kok.
03:55Teman dia nggak mau komentar aja.
03:56Nggak punya biar aja lah, ini isu.
03:58Menurut saya memang isu soal ijazah ini udah lah, diakhiri saja lah.
04:03Begitu loh.
04:03Nanti pengadilan dibuktiin.
04:04Tapi Pak Jokowi kan janji.
04:05Nanti mau tunjukinnya di pengadilan.
04:08Begitu loh.
04:09Tapi kalau laporan ke Rismon Sianipar, ya meskipun mereka sudah membantah bahwa itu videonya AI, buatan AI.
04:16Oh dia udah bantah juga.
04:17Tidak menyebut nama Pak JK.
04:20Nah ini laporannya tetap jalan atau nggak?
04:22Bantahannya itu Rismon kalau tidak salah dia mengatakan bahwa itu AI.
04:27Dia tidak membantah isinya.
04:29Membantah bahwa ada dukungan dana 5 miliar.
04:34Kalau kata kuasa hukum Rismon Sianipar bilang bahwa tidak pernah itu olahan AI semua, Rismon tidak pernah sebut nama Pak
04:40JK.
04:41Satu.
04:41Kedua, ini kan meskipun AI, pasti ada yang bikin, ada yang posting.
04:50Ini siapa ini?
04:51Motivasinya apa dia?
04:53Nah itu kan tetap aja kurang menyenangkan dan menyeret-nyeret.
04:57Orang dengan muda, apalagi antara Pak JK dengan Pak Jokowi, wah itu kalau ya tidak elok juga dibiarkan ntar terjadi
05:06diadu-adu pemimpin-pemimpin kita yang sebenarnya punya hubungan bagus dengan mudahnya dipermainkan seperti itu.
05:13Di era sosial media seperti ini.
05:15Oleh karena itu ya pembelajaran saya kira penting juga Pak JK memberikan pembelajaran melaporkan secara hukum supaya jelas, clear dan
05:24tidak terjadi lagi saya kira.
05:26Jadi laporan hukumnya tetap jalan?
05:28Jalan aja.
05:29Iya.
Komentar

Dianjurkan