00:00Di Basar Saujajar, Kota Malang, sejumlah pedagang yang menyediakan kebutuhan pokok mengaku
00:06sudah tidak mendapatkan pasokan minyak kita sejak beberapa pekan terakhir.
00:10Di lapak-lapak pedagang, minyak goreng yang tersedia hanya minyak goreng dengan merek-merek tertentu.
00:16Sari, salah satu pemilik toko Kelontong, menjelaskan,
00:19sulitnya mendapatkan minyak kita terjadi bahkan sebelum momen lebaran.
00:23Terakhir, ia mendapatkan minyak kita dari rekannya dengan harga tinggi
00:26dan menjualnya di harga Rp18.000 hingga Rp19.000 per liter.
00:32Terakhir, ya, habis lebaran.
00:35Sampai sekarang enggak ada ya?
00:36Ya, habis.
00:37Hampir, tiga minggu enggak jualan kali ya?
00:42Udah dua mingguan.
00:45Tapi untuk pembelian gimana, Bu?
00:47Banyak yang cari minyak kita atau?
00:49Banyak, barangnya itu susah.
00:52Itu dapat harga 205, kita juga kadang dapat.
01:01Sementara itu, Lila, pedagang lain di pasar ini juga menjelaskan
01:04saat ini dirinya berjualan minyak goreng merek lain.
01:07Menurutnya, setiap kali dirinya memesan minyak kita pada distributor,
01:10disebut selalu kosong.
01:12Padahal, menurutnya minyak kita ini cukup banyak diminati.
01:15Selain ibu rumah tangga, minyak kita banyak dibeli oleh penjual gorengan
01:19dan warung lalapan karena selisih harga yang lebih murah.
01:22Kalau peminatnya banyak, biasanya buat orang yang jual gorengan,
01:26terus siapa yang lalapan-lalapan itu kan pakenya minyak gitu.
01:29Mungkin agak harganya murah apa gimana, kakak.
01:32Tapi sekarang udah enggak ada.
01:33Enggak ada.
01:34Sudah coba nyari enggak?
01:36Nyarinya sih aku enggak masalah,
01:38kita ngambilnya dari yang sales-sales aja.
01:41Kalau inbu dari sales, kenapa, mbak?
01:43Minyak enggak ada.
01:44Pokoknya, tiap order kosong-kosong gitu aja.
01:49Selain minyak kita yang sulit didapat,
01:51pedagang juga mengeluhkan sepinya pembeli.
01:53Karena harga beberapa merek minyak goreng juga naik hingga Rp2.000 per liter.
01:58Kenaikan harga ini juga berimbas pada turunnya daya beli masyarakat.
02:02Tim Diputan, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar