Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia mengapresiasi pemerintah Arab Saudi atas penerapan layanan fast track atau Mecca Route yang dinilai mampu mempercepat proses keimigrasian jemaah haji Indonesia setibanya di Tanah Suci.

Informasi selengkapnya,simak laporan jurnalis Kompas TV, Jihan Novita, di Madinah.

Baca Juga Owner Uhud Tour Tegaskan Tak Terima Keuntungan dari Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah: Kami Korban di https://www.kompas.tv/nasional/664962/owner-uhud-tour-tegaskan-tak-terima-keuntungan-dari-kasus-kuota-haji-khalid-basalamah-kami-korban

#haji #haji2026 #fasttrackhaji #arabsaudi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664998/terbaru-layanan-fast-track-hingga-penjagaan-ketat-konsumsi-haji-2026
Transkrip
00:01Pemerintah Indonesia mengapresiasi kepada pemerintah Arab Saudi soal penerapan layanan fast track atau Mekaroot yang dinilai mampu mempercepat proses keimigrasian
00:11jemaah haji Indonesia setibanya di Tanah Suci.
00:14Informasi selengkapnya kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Jihan Novita di Madinah Arab Saudi.
00:19Jihan tahun ini ada layanan fast track bisa dirasakan sejumlah jemaah. Seperti apa penerapannya Jihan?
00:28Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang waktu Indonesia. Selamat pagi waktu Arab Saudi, Renata dan juga saudara.
00:35Terkait dengan layanan fast track ini, tahun ini pemerintah telah memberikan layanan Mekaroot atau fast track ini kepada empat bandara
00:44Indonesia yaitu untuk Embarkasi Jakarta, Embarkasi Makassar, Solo dan juga Surabaya.
00:50Dimana dengan layanan ini, jemaah haji Indonesia ini bisa lebih cepat atau mempersingkat waktu untuk proses keimigrasian.
00:58Dimana segala proses administrasi keimigrasian ini telah diselesaikan di Tanah Air sehingga saat tiba mereka di Tanah Suci baik melalui
01:07bandara Madinah maupun bandara Jeddah.
01:09Nanti mereka langsung didorong untuk menuju ke akomodasi atau bus-bus yang akan mengangkut mereka ke hotel tempat mereka menginap
01:17tanpa perlu mengantri panjang untuk melakukan pemeriksaan atau pengecekan administrasi keimigrasian seperti pengecekan paspor, visa dan lain-lainnya.
01:26Jadi ini waktunya nanti sangat ringkas dan ini menjadi salah satu upaya dari pemerintah untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada
01:33jemaah haji Indonesia di musim haji tahun ini.
01:36Terkait dengan pelayanan untuk jemaah haji Indonesia di Tanah Suci di tahun ini, pemerintah juga meningkatkan porsi untuk makanan jemaah
01:46haji Indonesia di Tanah Suci.
01:48Di mana porsinya ini juga disesuaikan dengan untuk bisa menjaga asupan konsumsi untuk jemaah haji agar tetap sehat, tetap bugar
01:57selama menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
01:59Dan untuk informasi lebih lengkapnya kita akan berbincang langsung dengan kepala seksi dari konsumsi daerah kerja Madinah Bapak Beni Darmawan.
02:09Assalamualaikum Pak Beni.
02:11Pak Beni boleh dijelaskan kepada pemirsa Kompas TV ini seperti apa Pak peningkatan porsi makanan terhadap jemaah haji Indonesia di
02:17Tanah Suci?
02:18Ya baik, waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
02:22Memang untuk tahun ini, geramasi atau porsi makanan untuk jemaah haji Indonesia, khususnya untuk karbohidrat memang dinaikkan ya dari tahun
02:31lalu 150 gram menjadi 170 gram.
02:35Memang ini berdasarkan hasil konsultasi kita dengan ahli jiji dari Kementerian Kesehatan.
02:43Mungkin ini salah satunya alasannya mungkin karena ibadah haji ini kan ibadah fisik ya.
02:50Jadi mungkin jemaah butuh tenaga yang banyak, jadi mungkin perlu ditunjang juga dengan makanan.
02:56Selain dengan meningkatkan porsi makanan, Pak Berita juga memastikan butuh dan juga kualitas dari makanan yang dikonsumsi oleh jemaah haji.
03:04Ini bagaimana pengecekannya Pak?
03:05Ya betul, untuk tahun ini memang untuk pengawasan makanan kita lakukan secara berlapis ya.
03:13Jadi makanan itu sebelum kita distribusikan ada kita cek sampelnya.
03:19Pertama di dapurnya di tempat pengolahan makanan kita cek terlebih sebelum didistribusikan ke jemaah.
03:26Nah kita dibantu oleh teman-teman dari Politek Par NAHI Bandung.
03:32Kemudian juga sampel itu juga dicek di kantor daerah kerja Madinah.
03:37Kita di kantor daerah dicek juga sama teman-teman.
03:39Kemudian juga ke KKHI atau kantor kesehatan haji.
03:44Dan selanjutnya dicek juga di hotel-hotel tempat jemaah berada.
03:49Karena kita juga di situ menempatkan petugas konsumsi.
03:53Jadi berlapis lah.
03:55Berlapis gitu untuk benar-benar memastikan mutu dan juga kualitas makanan yang dikonsumsi jemaah haji.
04:00Ini benar-benar aman dan layak untuk dikonsumsi.
04:02Ini juga ada proses distribusinya juga tahun ini dilakukan secara digital ya Pak Benny.
04:07Ini bagaimana Pak?
04:08Jadi untuk tahun ini kita juga memperlakukan namanya paturo digital.
04:14Jadi kalau tahun lalu kan masih menggunakan matuan manual ya pencatatannya.
04:17Jadi tahun ini kita menggunakan paturo digital untuk pertama kali.
04:22Jadi ketika jemaah tiba berapa jumlahnya kita langsung catat order oleh paturo digital.
04:30Dikirim ke dapur berapa jumlah yang diminta.
04:33Kemudian diterima oleh petugas kita di sektor atau di hotel-hotel.
04:38Jadi insya Allah untuk tahun ini distribusi tidak akan lagi kekurangan lah.
04:44Karena kita sudah mencatat dari awal jumlahnya.
04:46Walaupun memang nantinya ada perubahan misalnya kebutuhan lusus untuk lansia.
04:50Menurutnya seperti apa itu nanti juga akan disesuaikan ya Pak ya.
04:53Betul. Termasuk untuk lansia.
04:56Misalkan ada rikius untuk makanan lansia berupa kubur juga.
04:59Itu bisa melalui paturo digital.
05:01Jadi lebih cepat lah.
05:03Yang terpenting adalah makanan sampai di jemaah ini tepat waktu.
05:07Tapi juga ada imbauan untuk jemaah untuk memakan dan mengonsumsinya secara segera ya Pak ya.
05:11Tidak menunda.
05:12Betul. Jadi untuk konsumsi ada batas waktu layak konsumsinya.
05:17Di box juga kita sudah catumkan batas waktu untuk dimakan.
05:21Misalkan makan pagi jangan dikonsumsi lewat jam 9 pagi.
05:27Kemudian makan siang jangan lewat jam 4 sore.
05:31Dan makan malam jangan lewat jam 9 malam.
05:33Jadi jemaah bisa membacanya ditutup box.
05:36Jadi agar walaupun memang sudah dipersiapkan sematang-matangnya sebaik mungkin gitu ya untuk konsumsi jemaah Haji Indonesia.
05:45Ini juga perlu kerjasama yang baik dari jemaah Haji Indonesia untuk bisa sama-sama menjaga kualitas dari makanan yang dikonsumsi.
05:51Seperti ini untuk langsung dikonsumsi.
05:53Terima kasih Kepala Seksi Konsumsi Daerah Kerja Madinah 2026 Pak Benny Darmawan.
05:59Terima kasih.
06:02Terima kasih.
06:03Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci Kepala Seksi Konsumsi Daerah Kerja Madinah ini akan mendapat makanan sebanyak 27 kali selama
06:109 hari.
06:10Di mana setiap harinya jemaah Haji Indonesia akan mendapatkan makanan 3 kali sehari.
06:15Sementara untuk hingga saat ini di hari ketiga kedatangan jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci setidaknya sudah ada 35 klotar
06:23jemaah Haji yang tiba di Tanah Suci dan dengan jumlahnya diperkirakan lebih dari 12 ribu jemaah yang tiba.
06:36Sekian yang bisa saya laporkan terlebih dahulu dari Madinah Arab Saudi kembali ke studio Renata.
06:41Baik terima kasih banyak laporan lengkapnya Jurnalis Kompas TV Jahan Novita langsung dari Madinah Arab Saudi.
06:47Sehat selalu.
Komentar

Dianjurkan