Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Upaya relokasi sejumlah masyarakat dari wilayah Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), masih berlangsung. Gubernur Provinsi Riau SF Hariyanto mengatakan, saat ini Pemprov Riau sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk menyediakan lahan baru bagi masyarakat yang akan direlokasi.

"Masih berlangsung, Pemprov sudah minta ke pusat untuk disediakan lahan baru. Karena sekarang lahannya belum ada," ujarnya, Rabu, 22 April 2026.

Sementara itu, Pemprov Riau juga menyatakan siap mendukung pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) untuk membatalkan sertifikat tanah yang berlokasi di kawasan TNTN.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #pemprovriau #tntn

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Pemprov Riau minta pusat sediakan lahan bagi relokasi TNTN.
00:03Upaya relokasi sejumlah masyarakat dari wilayah Taman Nasional Tesonilo, TNTN, masih berlangsung.
00:10Gubernur Provinsi Riau SF Haryanto mengatakan,
00:13saat ini Pemprov Riau sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyediakan lahan baru bagi masyarakat yang akan direlokasi.
00:19Masih berlangsung, Pemprov sudah minta ke pusat untuk disediakan lahan baru.
00:23Karena sekarang lahannya belum ada.
00:25Ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
00:30Sementara itu, Pemprov Riau juga menyatakan siap mendukung pembentukan kelompok kerja, POKJA,
00:35untuk membatalkan sertifikat tanah yang berlokasi di kawasan TNTN.
00:39Pembentukan POKJA ini diwacanakan untuk mendorong percepatan pemulihan kawasan hutan,
00:43khususnya di wilayah Taman Nasional Tesonilo yang selama ini menghadapi persoalan tumpang tindi kepemilikan lahan.
00:49Hal ini seperti dikatakan asisten Iseda Prov Riau, Zulkifli Syukur.
00:54Ia menyebut pembatalan sertifikat tanah ini adalah isu dilematis.
00:58Namun, Pemprov Riau menyatakan komitmennya dalam mendukung proses tersebut, meski diakui tidak mudah dan syaratan tangan di lapangan.
01:05Jadi, intinya untuk pembatalan surat tanah ini penuh dilemati sebenarnya.
01:10Namun, hal itu tidak membuat kita berhenti bagaimana untuk menyelesaikannya.
01:14Ujarnya, Senin 20 April 2026.
01:18Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil memiliki dasar yang kuat dan melibatkan semua pihak terkait.
01:24Sehingga, kita harus membentuk POKJA kecil untuk mengurus permasalahan pembatalan sertifikat, jelasnya.
01:30Ia menjelaskan, proses pembatalan sertifikat tidak dilakukan sembarangan dan benar-benar hanya dilakukan untuk tanah yang berada di kawasan hutan
01:38lindung.
01:39Pemerintah akan mengacu pada regulasi yang berlaku serta hasil kajian teknis dari instansi terkait, terutama Kementerian ATR BPN.
01:46Oleh karena itu, Pemprov Riau sangat mendukung dari sisi teknis regulasi yang dilakukan kawan-kawan ATR BPN, jelasnya.
01:53Kemudian, pihaknya juga mengajak sinergi di antara instansi terkait demi keberhasilan kebijakan ini.
Komentar

Dianjurkan