Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) masih terjebak usai Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu, 18 April 2026, setelah sempat membukanya beberapa jam.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita menjelaskan saat ini PIS terus melakukan pemantauan terhadap situasi yang ada.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #selathormuz #iran #pertamina

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping
00:04masih terjebak usai Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu,
00:0818 April 2026, setelah sempat membukanya beberapa jam.
00:15PJS Corporate Sekretari PIS, Vega Pita, menjelaskan saat ini
00:20PIS terus melakukan pemantauan terhadap situasi yang ada.
00:25Kedua kapal PIS, yaitu Pertamina Pride dan Gam Sunoro,
00:29saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.
00:35PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz.
00:40Ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu 19 April 2026,
00:47PIS juga terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait,
00:52termasuk kementerian dan otoritas berwenang,
00:55serta terus menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman.
01:00Vega menyebut prioritas PIS saat ini adalah aspek keselamatan baik untuk awak,
01:05sampai muatan yang dibawanya.
01:07Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif,
01:12agar kapal Pertamina Pride serta Gam Sunoro
01:14dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman, kata Vega.
01:18Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi,
01:22mengatakan jalur pelayaran untuk seluruh kapal komersial di Selat Hormuz telah dibuka penuh.
01:29Ia bilang jalur tersebut completely open,
01:32setelah adanya kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.
01:36Namun militer Iran kembali menutup selat tersebut beberapa jam kemudian.
01:41Militer Iran menyatakan,
01:43keputusan itu diambil lantaran Amerika Serikat, AS,
01:47terus memblokade keluar masuk kapal ke pelabuhan di negaranya.
01:51Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan