Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ratusan pengunjuk rasa berkumpul dan mendengarkan pidato sambil menyalakan lilin untuk mengenang para korban perang Hamas-Israel.

Aksi unjuk rasa ini menyusul pengumuman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan bahwa blokade di pelabuhan Iran akan tetap berlaku hingga perjanjian damai tercapai.

Iran kemudian menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali ketat mereka, menyusul pelanggaran berulang yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat.

#selathormuz #amerikaserikat #israel

Baca Juga Ancaman Iran Meningkat, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Janjikan Kekalahan Telak untuk Musuh | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/663958/ancaman-iran-meningkat-pemimpin-tertinggi-mojtaba-janjikan-kekalahan-telak-untuk-musuh-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/663960/aksi-lilin-untuk-korban-perang-ketegangan-iran-as-kembali-menguat-sapa-malam
Transkrip
00:00Ratusan demonstran antiperang berkumpul di Tel Aviv pada Sabtu waktu setempat untuk menuntut penghentian perang.
00:07Aksi ini terjadi di tengah masa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang sedang berlangsung.
00:15Ratusan pengunjuk rasa berkumpul dan mendengarkan pidato dengan lilin-lilin yang dinyalakan untuk mengenang para korban dari perang Hamas Israel.
00:24Aksi unjuk rasa ini menyusul pengumuman Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa blokade di pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai
00:32perjanjian damai tercapai.
00:35Iran kemudian menyatakan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali ketat mereka menyusul pelanggaran berulang yang dilakukan Amerika Serikat.
Komentar

Dianjurkan