00:00Intro
00:04Premanisme
00:05Masih terus menghantui kehidupan warga Jakarta
00:09Dalam satu bulan terakhir
00:10Tiga kasus pemalakan warga berturut-turut viral di media sosial
00:14Kalau di Tanabang emang kayak gitu ya Bang ya?
00:17Dimentain apa tuh?
00:18Tapi palak atau habis ini Bang?
00:19Ya palak
00:20Oh di palak
00:21Ya seharusnya 100 ribu sih
00:23100 ribu?
00:26Totalnya?
00:26Ya Allah
00:28Pemalakan yang dilakukan seorang preman terhadap supir bajai ini
00:32Terjadi di jalan Kiai Haji Mas Mansur
00:35Depan Blok A Pasar Tanabang pada 12 April
00:39Kejadian ini direkam si penumpang bajai
00:42Menggunakan ponselnya
00:44Supir bajai mengaku
00:46Dalam sehari ia bisa mengeluarkan uang hingga 100 ribu rupiah
00:50Untuk memberi jatah uang para preman
00:54Setelah kejadian ini viral di media sosial
00:56Pada 13 April polisi menangkap pelaku DP di rumah keluarganya
01:00Di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat
01:05Bener bro, itu lu yang viral?
01:07Iya pak, bener pak
01:07Biasanya lu mintain berapa?
01:09Kehati supir bajai
01:10Berapa?
01:11Mintanya 2 ribu pak
01:13Polisi menyebut
01:14Pelaku yang biasa bekerja sebagai juru parkir liar
01:17Biasa meminta uang pada supir bajai sebesar 2 ribu rupiah
01:20Jadi menurut pengakuan pelaku
01:23Dan mungkin juga kita bisa lihat di videonya
01:26Itu yang diberikan 2 ribu rupiah
01:29Jadi yang 100 ribu rupiah itu
01:32Kalau kita mendengarkan di videonya
01:35Di narasnya itu bahwa
01:36Supir bajai tersebut
01:37Selama satu hari itu kemungkinan
01:40Di berbagai tempat itu
01:43Dijumlahkan 100 ribu
01:44Kita bisa melihat di percakapan
01:46Antara yang merekam dengan supir bajainya
01:49Itu berarti
01:51Akumulasi
01:52Sepertinya 100 ribu
01:57Pemalakan terhadap supir bajai
01:59Biasa terjadi di sekitar pasar tanah abang
02:02Para supir bajai memilih memberi uang pada para preman
02:05Demi menghindari keributan
02:07Dan agar mereka dapat leluasa memangkal menunggu penumpang
02:11Supir bajai berharap
02:13Pemerintah dapat segera mengatasi pengutan liar oleh preman di jalan
02:21Biasa kalau tidak ada
02:22Biasa kalau tidak ada
02:23Biasa kalau tidak punya uang
02:23Kalau sepertinya di sini
02:25Kalau tidak kasih
02:27Kalau tidak ada penumpang
02:28Saya kasih
02:29Kalau tidak ada
02:29Kalau tidak ada
02:31Saya tidak bakal
02:35Biar aman
02:36Biar nyaman
02:37Biar nyaman
02:37Biar nyaman
02:39Biar nyaman
02:40Biar program dari pemerintah
02:42Seperti kita
02:42Biar beli
02:43Itu kan dilarang
02:47Saya mecahkan
02:51Bukan hanya supir bajai
02:53Penjual bakso pun jadi langganan pemalakan preman
03:00Gara-gara tadi beri uang jatah bulanan sebesar 100 ribu rupiah
03:04Seorang preman di tanah abang emosi
03:08Lalu memecahkan mangkuk milik pedagang basuh gerobat
03:12Korban merekam perbuatan pelaku
03:15Video ini pun viral di media sosial
03:18Setahu saya mah dia dimintain
03:20100 ribu gak dikasih
03:22Terus dia mecahkan mangkuk
03:24Itu kenapa dia mecahkan itu sih?
03:27Kayaknya minta jatah gitu
03:28Jatah bulanan
03:30Selang sehari pada 10 April
03:32Polisi menangkap pelaku bersama kedua temannya yang turut memeras korban
03:37Polisi menyebut
03:38Setiap bulan
03:40Para pelaku yang tinggal di sekitar TKP
03:42Memeras para pedagang bakso dan pedagang lain
03:45Sebagai uang keamanan
03:46Kita mengamankan ada 3 orang
03:51Berinisial TDT, DA, dan OP
03:54Rata-rata berdomisili di Kampung Bali, Tanah Abang
03:58Mereka memang sering melakukan pemerasan
04:02Berupa sedikit nada-nada mengancam
04:06Untuk mendapatkan uang
04:07Untuk nominal yang diminta sendiri
04:10Kisaran dari 300 ribu hingga 400 ribu
04:13Betul, ada beberapa orang yang pernah
04:16Diperas atau dipalak oleh ketiga uang tersebut
04:21Kabarnya memang beberapa sudah ada yang pulang ke Ngambangnya masing-masing
04:25Dikarenakan resah dan takut
04:35Sebelumnya
04:35Pada akhir Maret lalu
04:37Seorang supir mobil angkutan barang
04:39Berplat nomor D
04:40Menjadi korban pemalakan di Kebun Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat
04:48Saat korban berhenti untuk mengecek rute perjalanan menggunakan Google Maps
04:51Tiba-tiba para pelaku menghampiri korban
04:54Lalu, pelaku meminta uang sebesar 300 ribu rupiah
04:59Dengan alasan sebagai uang pengawalan atau uang lingkungan
05:04Korban sempat menawar
05:05Tapi pelaku tetap mengambil uang dan kartu e-money dari dashboard mobil
05:13Kurang dari 24 jam
05:14Polisi menangkap para pelaku pemalakan
05:27Tiga kasus pemalakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat
05:30Yang berturut-turut viral di media sosial
05:33Mendorong Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta angkat bicara
05:37Pramono menegaskan
05:39Pemerintah DKI Jakarta tak ragu memberantas premanisme
05:42Kemarin saya sudah melihat videonya
05:46Dan saya sudah meminta kepada Satwa BP
05:48Kepada Kepala Dinas
05:50Untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu
05:53Tidak ada kompromi lagi
05:54Jadi premanisme di Jakarta
05:56Saya sebagai Gubernur, saya tidak ragu-ragu untuk itu
06:03Praktik premanisme
06:04Berupa pemalakan hingga kekerasan
06:06Masih terjadi hingga kini
06:07Padahal
06:09Sebelumnya pemerintah DKI Jakarta
06:11Telah melakukan razia preman
06:13Terima kasih telah menonton!
06:14Terima kasih telah menonton!
06:16Terima kasih telah menonton!
Komentar