Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Premanisme masih terus menghantui kehidupan warga Jakarta.

Dalam satu bulan terakhir, tiga kasus pemalakan warga berturut-turut viral di media sosial.

Selain meningkatkan penegakan hukum, memberantas premanisme dapat dilakukan secara bersamaan dengan mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang melatarbelakangi aksi premanisme.

Memberantas premanisme perlu kerja sama berbagai pihak. Selain polisi dan pemerintah daerah, masyarakat juga dapat berperan aktif.

Jika mengetahui ada pemalakan di sekitar Anda, usahakan merekam dan mengunggahnya di media sosial. Rekaman video dapat menjadi bukti kejahatan.

Laporkan ke pos polisi terdekat atau hubungi saluran darurat polisi 110 jika Anda menjadi korban premanisme.

Baca Juga Viral Sopir Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono: Tindak Tegas Premanisme di https://www.kompas.tv/regional/662463/viral-sopir-bajaj-dipalak-preman-di-tanah-abang-pramono-tindak-tegas-premanisme

#jakarta #premanisme #polisi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663980/premanisme-marak-di-jakarta-3-kasus-pemalakan-viral-dalam-sebulan
Transkrip
00:00Intro
00:04Premanisme
00:05Masih terus menghantui kehidupan warga Jakarta
00:09Dalam satu bulan terakhir
00:10Tiga kasus pemalakan warga berturut-turut viral di media sosial
00:14Kalau di Tanabang emang kayak gitu ya Bang ya?
00:17Dimentain apa tuh?
00:18Tapi palak atau habis ini Bang?
00:19Ya palak
00:20Oh di palak
00:21Ya seharusnya 100 ribu sih
00:23100 ribu?
00:26Totalnya?
00:26Ya Allah
00:28Pemalakan yang dilakukan seorang preman terhadap supir bajai ini
00:32Terjadi di jalan Kiai Haji Mas Mansur
00:35Depan Blok A Pasar Tanabang pada 12 April
00:39Kejadian ini direkam si penumpang bajai
00:42Menggunakan ponselnya
00:44Supir bajai mengaku
00:46Dalam sehari ia bisa mengeluarkan uang hingga 100 ribu rupiah
00:50Untuk memberi jatah uang para preman
00:54Setelah kejadian ini viral di media sosial
00:56Pada 13 April polisi menangkap pelaku DP di rumah keluarganya
01:00Di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat
01:05Bener bro, itu lu yang viral?
01:07Iya pak, bener pak
01:07Biasanya lu mintain berapa?
01:09Kehati supir bajai
01:10Berapa?
01:11Mintanya 2 ribu pak
01:13Polisi menyebut
01:14Pelaku yang biasa bekerja sebagai juru parkir liar
01:17Biasa meminta uang pada supir bajai sebesar 2 ribu rupiah
01:20Jadi menurut pengakuan pelaku
01:23Dan mungkin juga kita bisa lihat di videonya
01:26Itu yang diberikan 2 ribu rupiah
01:29Jadi yang 100 ribu rupiah itu
01:32Kalau kita mendengarkan di videonya
01:35Di narasnya itu bahwa
01:36Supir bajai tersebut
01:37Selama satu hari itu kemungkinan
01:40Di berbagai tempat itu
01:43Dijumlahkan 100 ribu
01:44Kita bisa melihat di percakapan
01:46Antara yang merekam dengan supir bajainya
01:49Itu berarti
01:51Akumulasi
01:52Sepertinya 100 ribu
01:57Pemalakan terhadap supir bajai
01:59Biasa terjadi di sekitar pasar tanah abang
02:02Para supir bajai memilih memberi uang pada para preman
02:05Demi menghindari keributan
02:07Dan agar mereka dapat leluasa memangkal menunggu penumpang
02:11Supir bajai berharap
02:13Pemerintah dapat segera mengatasi pengutan liar oleh preman di jalan
02:21Biasa kalau tidak ada
02:22Biasa kalau tidak ada
02:23Biasa kalau tidak punya uang
02:23Kalau sepertinya di sini
02:25Kalau tidak kasih
02:27Kalau tidak ada penumpang
02:28Saya kasih
02:29Kalau tidak ada
02:29Kalau tidak ada
02:31Saya tidak bakal
02:35Biar aman
02:36Biar nyaman
02:37Biar nyaman
02:37Biar nyaman
02:39Biar nyaman
02:40Biar program dari pemerintah
02:42Seperti kita
02:42Biar beli
02:43Itu kan dilarang
02:47Saya mecahkan
02:51Bukan hanya supir bajai
02:53Penjual bakso pun jadi langganan pemalakan preman
03:00Gara-gara tadi beri uang jatah bulanan sebesar 100 ribu rupiah
03:04Seorang preman di tanah abang emosi
03:08Lalu memecahkan mangkuk milik pedagang basuh gerobat
03:12Korban merekam perbuatan pelaku
03:15Video ini pun viral di media sosial
03:18Setahu saya mah dia dimintain
03:20100 ribu gak dikasih
03:22Terus dia mecahkan mangkuk
03:24Itu kenapa dia mecahkan itu sih?
03:27Kayaknya minta jatah gitu
03:28Jatah bulanan
03:30Selang sehari pada 10 April
03:32Polisi menangkap pelaku bersama kedua temannya yang turut memeras korban
03:37Polisi menyebut
03:38Setiap bulan
03:40Para pelaku yang tinggal di sekitar TKP
03:42Memeras para pedagang bakso dan pedagang lain
03:45Sebagai uang keamanan
03:46Kita mengamankan ada 3 orang
03:51Berinisial TDT, DA, dan OP
03:54Rata-rata berdomisili di Kampung Bali, Tanah Abang
03:58Mereka memang sering melakukan pemerasan
04:02Berupa sedikit nada-nada mengancam
04:06Untuk mendapatkan uang
04:07Untuk nominal yang diminta sendiri
04:10Kisaran dari 300 ribu hingga 400 ribu
04:13Betul, ada beberapa orang yang pernah
04:16Diperas atau dipalak oleh ketiga uang tersebut
04:21Kabarnya memang beberapa sudah ada yang pulang ke Ngambangnya masing-masing
04:25Dikarenakan resah dan takut
04:35Sebelumnya
04:35Pada akhir Maret lalu
04:37Seorang supir mobil angkutan barang
04:39Berplat nomor D
04:40Menjadi korban pemalakan di Kebun Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat
04:48Saat korban berhenti untuk mengecek rute perjalanan menggunakan Google Maps
04:51Tiba-tiba para pelaku menghampiri korban
04:54Lalu, pelaku meminta uang sebesar 300 ribu rupiah
04:59Dengan alasan sebagai uang pengawalan atau uang lingkungan
05:04Korban sempat menawar
05:05Tapi pelaku tetap mengambil uang dan kartu e-money dari dashboard mobil
05:13Kurang dari 24 jam
05:14Polisi menangkap para pelaku pemalakan
05:27Tiga kasus pemalakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat
05:30Yang berturut-turut viral di media sosial
05:33Mendorong Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta angkat bicara
05:37Pramono menegaskan
05:39Pemerintah DKI Jakarta tak ragu memberantas premanisme
05:42Kemarin saya sudah melihat videonya
05:46Dan saya sudah meminta kepada Satwa BP
05:48Kepada Kepala Dinas
05:50Untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu
05:53Tidak ada kompromi lagi
05:54Jadi premanisme di Jakarta
05:56Saya sebagai Gubernur, saya tidak ragu-ragu untuk itu
06:03Praktik premanisme
06:04Berupa pemalakan hingga kekerasan
06:06Masih terjadi hingga kini
06:07Padahal
06:09Sebelumnya pemerintah DKI Jakarta
06:11Telah melakukan razia preman
06:13Terima kasih telah menonton!
06:14Terima kasih telah menonton!
06:16Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan