00:11Selamat petang Mas Adi, apa kabar?
00:14Selamat petang Mbak, Alhamdulillah baik-baik saja.
00:17Alhamdulillah baik, semoga kabar baik ini selalu bersama Anda dan juga keluarga.
00:21Mas Adi, jadi ini gimana Anda membaca sikap Yusuf Kala di isu ijazah Jokowi seperti apa?
00:28Ya pertama tentu publik itu terkaget-kaget kenapa urusan ijazah ini malah melebar kemana-mana gitu ya.
00:36Kepada pihak-pihak yang mungkin selama ini tidak pernah ditebak atau tidak pernah disebut menjadi bagian dari ijazah tapi kemudian
00:43tiba-tiba muncul.
00:45Seperti biasanya belakangan ini Pak JK kan tiba-tiba muncul ke publik kemudian melaporkan salah satu akun media sosial yang
00:54teridentifikasi telah memberikan fitnah gitu ya.
00:57Karena menuding yang mengarah kepada fitnah bahwa Pak JK ikut menjadi bagian dari orang yang apa namanya mendanai persoalan ijazah.
01:05Kan dari itulah kemudian kenapa persoalan ijazah ini meluber kemana-mana dan bahkan termasuk ke orang seperti Pak Yusuf Kala.
01:14Itu yang pertama.
01:15Yang kedua ini kan justru yang semakin ramai itu ketika ada laporan ke polisi ke pihak ke perwajib terkait dengan
01:24ceramah yang disampaikan oleh Pak JK terkait dengan apa namanya konflik Ambon.
01:29Beberapa waktu yang lalu dan itu diulang gitu ya dan itulah yang kemudian menjadi titik kulminasi.
01:34Tetapi kemudian persoalan ijazah ini ya menurut publik kok justru meluber kemana-mana dan bahkan mengarah kepada hubungan yang seakan
01:43-akan dibenturkan gitu ya antara Pak JK dengan Pak Jokowi.
01:46Jadi Pak JK dalam klarifikasinya yang kemudian bisa ditangkap oleh publik itu kan menegaskan satu hal bahwa Pak Jokowi dengan
01:54Pak JK secara historis memiliki hubungan yang cukup panjang.
01:58Keduanya pernah berduet dan keduanya juga menjadi salah satu pasangan presiden dan wakil presiden yang juga pernah memenangkan pertarungan politik
02:07di negara kita.
02:07Nah tapi kan jadi ramah itu ya karena ya Pak JK dalam banyak hal mengungkit bagaimana peran Pak JK yang
02:14kemudian yang dinilai memiliki andil mengajak Pak Jokowi ke Jakarta mengunculkan kepada...
02:19Baik berarti Mas Adi Anda mau mengatakan bahwa ini ada strategi komunikasi politik yang sengaja dimainkan.
02:25Siapa kira-kira yang mengorkestrasi hal ini?
02:29Memang agak rumit sebenarnya soal puzzle ya terkait dengan strategi komunikasi politik, terkait dengan isu-isu yang berkembang.
02:35Yang terkait tidak ada angin dan tidak ada hujan tapi kemudian Pak JK itu dikait-kaitkan dengan persoalan ijazah.
02:42Ya karena memang beberapa waktu yang lalu ada akun di media sosial yang teridentifikasi melakukan fitnah kepada Pak JK dan
02:50akunnya itu kemudian dilaporkan kepada pihak yang berwajib.
02:53Sementara sang pemilih akun RS sebut saja begitu merasa itu bukan omongan dirinya tapi hanyalah rekayasa dari AI.
03:01Kan itu yang kemudian ramai kemana-mana.
03:03Nah yang kedua saat memberikan klarifikasi Pak JK misalnya ya seperti banyak pihak selama ini misalnya meminta kepada Pak Jokowi
03:12untuk membuka ijazahnya lah kira-kira begitu.
03:14Sementara Pak Jokowi selalu mengatakan sejak lama persoalan ijazah ya nanti di pengadilan yang akan membuktikan segala-galanya.
03:22Itulah yang saya sebut sebagai titik kulminasi di mana persoalan ijazah ini juga merembet kemana-mana justru kepada pihak yang
03:30memang selama ini memiliki hubungan baik dengan Pak Jokowi.
03:34Apapun judulnya Pak JK, Pak Jokowi, Pak Jokowi dan Pak JK adalah dua sosok yang pernah berduet memenangkan pertarungan Pilpres.
03:42Itu adalah menjadi satu sejarah yang cukup luar biasa.
03:45Saya dari dulu selalu mengatakan Mbak sebaiknya persoalan ijazah kalau memang ditarik kepada persoalan hukum tidak melebar kemana-mana.
03:53Ya mestinya semoga persoalan ijazah ini cepat selesai.
03:56Saya kira di tengah gonjang-ganjing situasi bangsa kita saat ini menghadapi situasi geopolitik ya.
04:03Semua kekuatan anak bangsa bergantengan.
04:06Ayo kita bangun bangsa Indonesia secara kolektif dan secara bersama-sama.
04:11Nah menarik Mas Adi seperti yang Anda sampaikan bahwa ada beberapa diksi yang disampaikan Pak JK kemarin bahwa yang membawa
04:17Jokowi untuk bisa menjadi presiden itu ada juga perannya dari Pak JK.
04:22Nah sebenarnya apa yang mau disampaikan Pak JK secara politik?
04:26Apakah ada juga yang ingin dibesarkan dari kasus yang kemudian dipakai dalam kasus ini terutama dalam hal ijazah Jokowi?
04:36Karena kan kita tahu bahwa ijazah Jokowi ini polemiknya nggak berhenti.
04:40Masih berlangsung loh sejak dua tahun terakhir.
04:43Ya saya kira pernyataan Pak JK itu kan ingin menegaskan satu hal.
04:48Bahwa Pak JK pernah memiliki hubungan yang cukup baik dan ketika menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden sepertinya Pak
04:58JK ingin memberikan pesan.
04:59Salah satu yang meyakinkan PDIP dan Megawati Soekarno Putri adalah Pak JK lah sebagai salah satu sosok yang saat itu
05:07juga adalah seorang politisi senior di Partai Golkar.
05:10Nah yang kedua mungkin karena Pak JK itu yang melaporkan kepada pihak yang berwajib gara-gara pidato dan orasinya di
05:18UGM itu adalah teridentifikasi mungkin
05:21ke salah satu kader partai politik tertentu dan partai ini sangat dekat dengan Pak Jokowi.
05:26Makanya di situlah sepertinya ekspresi dari Pak JK itu tolong sampaikanlah kepada siapa pihak-pihak yang menjadi pendukungnya Pak Jokowi
05:34bahwa
05:35Pak JK itu adalah salah satu pihak yang dinilai punya kontribusi.
05:39Apakah ini termasuk ada timbal balik politik?
05:42Mas Hadi?
05:42Tidak ada timbal balik politik sih sebenarnya.
05:46Saya ini semacam narasi-narasi yang berkembang Pak JK, Pak Jokowi, Pak Jokowi dan Pak JK adalah dulunya yang memiliki
05:53hubungan yang cukup luar biasa.
05:55Pak Jokowi presidennya, Pak JK adalah wakil presidennya.
05:58Kan berulang kali itu disampaikan secara terbuka oleh Pak JK ya.
06:02Sebagai senior, sebagai politisi, Pak Jokowi sebagai presiden tentu memiliki hubungan timbal balik yang
06:08mestinya ini tidak perlu diperkeruh dengan urusan-urusan lapor-melapor, urusan-urusan saling menyerang satu sama yang lain.
06:16Sebagai rakyat biasa terkadang kenapa ya kok jadi begini, jadinya panjang kali lebar ini persoalan-persoalan ijasa.
06:23Padahal persoalan ijasa saat ini kan on track track tuh kan sudah ada orang yang sedang menjalani proses hukumnya sebagai
06:31tersangka,
06:31kemudian ada restoratif-drastif, biarkanlah itu yang kemudian akan diungkap oleh pendekat hukum.
06:37Hukum dan kemudian akan menemukan keadilannya sendiri siapa yang sebenarnya paling-paling terkait dengan ijasa.
06:44Bagi saya ini akan kontraproduktif mbak sudah dua tahun lebih gitu ya urusan ijasa ini justru melebar kemana-mana
06:50dan bagi saya sebenarnya publik sudah jenuh dan berharap semoga ini selesai pihak-pihak yang terlibat itu menghormati semua proses
06:59hukum yang sudah ada.
07:00Saatnya bergandengan tangan bersatu padu bahwa persoalan-persoalan kebangsaan yang dihadapi oleh bangsa kita saat ini adalah
07:06ya di situasi yang serba tidak menentu efek dari politik yang memang membutuhkan kerjasama dari semua pihak.
07:14Menurut saya begitu ya.
07:16Oke jadi terakhir masingkat saja.
07:18Jadi menurut Anda dugaan terseretnya nama JK dalam kasus ijasa Jokowi ini memang dugaan dipolitisasi atau bagaimana?
07:26Ya karena memang ada yang menuding yang mengarah kepada fitnah yang mengait-ngaitkan Pak JK dengan ijasa.
07:33Meski orang yang menuding itu sebenarnya tidak pernah merasa melakukan itu.
07:38Itu adalah AI hasil rekayasa artificial intelligence yang sebenarnya itu tidak benar dan tidak palit.
07:45Makanya kemudian ketika laporan-melaporkan ini justru menjadi persoalan baru lagi.
07:50Persoalan ijasa itu juga satu hal dan persoalan laporan Pak JK juga menjadi satu hal yang lagi.
07:56Jadi itulah yang saya sebut.
07:57Ini seakan-akan bergambang biak persoalan-persoalan pelaporan-pelaporannya.
08:02Padahal bagi saya ya kapan persoalan ini selesai?
08:06Ayolah kita saling bergandengan tangan gitu menyelesaikan persoalan kebangsaan kita.
08:10Tapi kalau sudah mengarah kepada persoalan hukum, ya pastilah rumit dan kemudian akan berkembang narasi-narasi lanjutan-lanjutan lainnya.
Komentar