Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dikutip dari kantor berita Associated Press, dua kapal penembak dari Garda Revolusi Iran melepaskan tembakan ke arah sebuah kapal tanker yang tengah menuju Selat Hormuz.

Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris pada Sabtu waktu setempat. Kapal tanker dan awaknya dikabarkan dalam kondisi aman, meskipun identitas kapal serta tujuan pelayarannya belum diketahui.

Peneliti Asia Middle East Centre, Pizaro Gozali, menilai awalnya Iran memberikan sinyal bersedia melakukan negosiasi kembali dengan Amerika Serikat. Namun, blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz membuat Iran mengambil keputusan untuk kembali menutup wilayah tersebut.

Pizaro juga menyebut situasi saat ini semakin tidak kondusif dan menghilangkan kepercayaan Iran terhadap Amerika Serikat.

#tanker #selathormuz #iran #donaldtrump

Baca Juga Iran Bantah Klaim Trump soal Uranium, Tegaskan Fokus Akhiri Perang dan Sanksi | BREAKING NEWS di https://www.kompas.tv/internasional/663904/iran-bantah-klaim-trump-soal-uranium-tegaskan-fokus-akhiri-perang-dan-sanksi-breaking-news



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663905/tembakan-ke-kapal-tanker-di-hormuz-ketegangan-iran-as-kian-tak-kondusif-breaking-news
Transkrip
00:03Situasi di Selat Hormuz kembali memanas,
00:06seiring dengan penutupan kembali perairan Selat Hormuz oleh Iran.
00:10Iran kembali menutup Selat Hormuz dan menyatakan Amerika Serikat melanggar kesepakatan
00:15setelah Donald Trump menyatakan tidak akan mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
00:20Iran memperingatkan, selama blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran diberlakukan,
00:26maka Selat Hormuz akan diblokir.
00:28Sikap ini diumumkan melalui medya pemerintah Iran.
00:31Sikap ini terhadap pelabuhan.
00:46Sikap ini terhadap pelabuhan.
01:02Sementara itu, dikutip dari kantor Brita Associated Press,
01:06disebutkan dua kapal penembak dari Garda Revolusi Iran melepaskan tembakan ke arah sebuah kapal tanker yang tengah menuju Selat Hormuz.
01:15Peristiwa itu dilaporkan oleh Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris pada Sabtu waktu setempat.
01:21Kapal tanker dan awaknya dikabarkan dalam kondisi aman,
01:24meskipun belum diketahui identitas kapal serta tujuannya.
01:29Peneliti Asia Middle East Center, Pizarro Ghazali menilai,
01:33awalnya Iran memberikan sinyal bersedia melakukan negosiasi kembali dengan Amerika Serikat.
01:38Namun, blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz membuat Iran harus mengambil keputusan untuk kembali menutup Selat Hormuz.
01:45Pizarro juga menyebut, situasi saat ini jadi semakin tak kondusif dan menghilangkan kepercayaan Iran terhadap Amerika Serikat.
01:53Iran ini ingin memberikan pesan sebenarnya bahwa mereka itu siap negosiasi.
01:56Mereka membuka kembali Selat Hormuz, mereka mau melakukan negosiasi.
02:00Tetapi ketika Amerika Serikat tetap dalam prinsipnya blokade Selat Hormuz,
02:04maka kemudian Iran harus mengambil jalan ini agar kemudian leverage yang dimiliki Iran itu bisa setara
02:10dan Iran keluar dari tekanan yang dilakukan Amerika Serikat jelang kejutan senjata.
02:14Situasinya Mas Dipo sekarang menjadi sangat keruh.
02:17Karena kita melihat ya, walaupun ada tanda-tanda produktif, adanya upaya negosiasi,
02:21tapi dengan tindakan terbaru yang dilakukan oleh Donald Trump dengan tetap menutup Selat Hormuz,
02:27ini kemudian menghilangkan rasa kepercayaan dari Iran.
02:30Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan