Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
🎬 Episode 1B – Love & 10 Million Dollars

Episode ini dibuka dengan konflik antara cinta dan ambisi. Tokoh utama dihadapkan pada pilihan sulit ketika kesempatan mendapatkan 10 juta dolar datang di saat yang sama dengan hubungan yang mulai tumbuh. Ia harus memutuskan: mengikuti hati atau mengejar kekayaan. Di sisi lain, muncul karakter baru yang membawa rahasia besar, membuat situasi semakin rumit dan penuh tekanan. Ketegangan meningkat ketika keputusan yang diambil mulai berdampak pada orang-orang di sekitarnya.

🎬 Episode 1B – Love & 10 Million Dollars

This episode opens with a conflict between love and ambition. The main character faces a tough decision when a chance to earn 10 million dollars appears at the same time as a growing romantic relationship. They must choose: follow their heart or chase wealth. Meanwhile, a new character enters with a major secret, making the situation even more complicated and intense. The tension rises as the consequences of their choices begin to affect those around them.

#DramaCinta #DramaSeries #RomanceDrama #loveand10milliondollars
Transkrip
00:03Alina!
00:08Alina!
00:17Alina!
00:22Alina!
00:24Dias!
00:26Ada apa sih teriak-teriak?
00:29Kalau kamu marah sama Alina, kecilin dikit dong volumenya.
00:33Percuma.
00:34Aku udah teriak-teriak gini aja dia nggak denger.
00:36Budak.
00:37Pak Dias, ada orang pengadilan nyariin Bapak.
00:46Selamat siang.
00:48Siang.
00:48Dengan Bapak Dias dan Nantia?
00:50Iya, dengan saya sendiri ada apa?
00:52Kami dari pengadilan, ingin memberikan surat panggilan sidang, beserta salinan gugatan dari Ibu Elena Putri Wardana.
01:01Gugatan?
01:02Gugatan apa?
01:03Silahkan dibaca, Pak. Semuanya terhadap di dalamnya.
01:07Kalau begitu, kami pun bisa, Pak.
01:10Iya.
01:10Selamat siang.
01:11Selamat siang.
01:19Cerai.
01:22Elena!
01:24Dias, dibilangin jangan teriak-teriak gimana sih?
01:42Kamu kemana?
01:45Udah terima kan suratnya?
01:48Kamu kenapa gue cerai?
01:51Disitu udah tertulis semua alesannya.
01:53Pertama, pernikahan tidak sehat.
01:56Ada KDRT psikologi dan fisik.
01:59Kedua, pendaftaran merek dengaan bayak atas nama pribadi kamu.
02:04Itu namanya pengkhianatan kepercayaan.
02:08Sayang, kamu cuma salah paham.
02:11Aku lakuin semua ini buat kamu.
02:14Buat Anfaya.
02:16Demi masa depan kamu juga.
02:18Kamu kosong.
02:19Sayang, aku bisa fiksi ini.
02:22Kamu jangan emosi.
02:24Jangan lebih apa.
02:27Gugatan ini dibatalin aja, ya?
02:38Ini udah keputusan final aku.
02:40Setelah aku coba bertahan bertahun-tahun, ya?
02:42Sayang, kamu tenang dulu.
02:44Aku janji.
02:46Aku bisa berubah.
02:47Kita mulai lagi dari awal.
02:50Kamu...
02:52Kamu cinta aku.
02:53Gila, aku kalau masih cinta sama kamu.
02:56Aku...
02:57Akan cerai diri kamu.
02:59Dan aku akan ambil kembali merek anbaya.
03:03Semua proses gugatan pembatalan pendaftaran merek dagangan bayak...
03:07Jangan cerai diri kamu layak.
03:10Jangan cerai diri kamu layak.
03:11Jangan cerai diri kamu.
03:11Jangan cerai diri kamu.
03:11Selamat malam.
03:46Selamat malam.
04:12Please.
04:16Boleh dong, Kak.
04:17Santai aja.
04:18Gue akan ada selalu di pihak lo.
04:22Yaudah, sini gue bantuin ya.
04:31Sidang mediasi perceraian antara penggugat saudari Elina Putri Wardana dan tergugat saudara Dias dan Nantia dinyatakan dibuka.
04:46Silahkan penggugat menyampaikan alasan gugatan.
04:52Baik yang mulia, alasan saya mengajukan gugatan cerai karena saya merasa pernikahan ini sudah tidak bisa dipertahankan.
04:59Saya mengalami kekerasan baik fisik maupun mental, pengabayan, gaslighting terus menerus.
05:08Yang saya juga merasa kehilangan rasa aman, kepercayaan, dan bahkan saya merasa sudah kehilangan diri saya sendiri.
05:20Interupsi, Yang Mulia.
05:23Silahkan.
05:26Yang Mulia, saya menyangkal.
05:31Saya selalu mencintai istri saya.
05:35Tidak ada KDRT sama sekali.
05:40Apapun yang istri saya katakan, hanya emosi sesaat.
05:45Dan dia dipengaruhi orang lain.
05:50Pernikahan kami masih bisa diselamatkan.
05:53Baik, pengadilan mencatat pernyataan kedua belah pihak.
05:57Dengan ini, sidang mediasi dinyatakan gagal mufakat.
06:04Selanjutnya akan dijadwalkan untuk sidang pokok perkara.
06:08Dilanjutkan dengan sidang pembuktian.
06:16Bu Elina, kita harus siapkan saksi lebih dari satu yang bisa membuat gendias.
06:23Mana dan psikolog saya bisa jadi saksi?
06:26Pembantu di rumah juga.
06:36Bibi mau ya jadi saksi saya?
06:39Tapi Bu, saya harus ngomong apa?
06:42Ya, Bibi tinggal bilang aja apa yang terjadi di rumah.
06:45Apa yang Bibi lihat.
06:46Pelakuan dia segimana ke saya.
06:48Gitu aja.
06:49Ya.
06:51Nanti kalau saya dipecat gimana, Bu?
06:53Ya kan, Bibi bisa ikut saya.
06:55Kerja sama saya.
06:57Bibi, tolong ya.
07:00Ini udah pasti supir bakal jadi saksinya Dias.
07:04Saya perlu, Bibi.
07:08Ya, Bu.
07:11Saya kasih waktu Bibi untuk mikir.
07:13Nanti kabarin saya ya, Bibi.
07:16Ya, Bu.
07:16Bibi.
07:26El?
07:31Kamu pulang ke rumah?
07:34Cuma ambil barang yang ngetinggalan
07:40Barang kamu gak apa-apa tau sini
07:43Jadi nanti waktu kamu balik
07:45Gak usah rebut-rebut pindahin lagi
07:48Aku gak akan balik lagi
08:03Hel, kamu ingatkan perjuangan kita
08:10Jatuh bangun kita sama-sama
08:13Pernikahan kita
08:17Bisnis kita
08:19Anfaya kita
08:22Hel, udah cukup ya
08:25Sampai mediasi aja
08:27Tolong gak mencabut gugatannya
08:29Gak akan
08:33Sayang, aku janji sama kamu
08:34Karena aku akan berubah
08:35Kita mulai lagi dari awal
08:39Aku masih cinta sama kamu
08:42Bullshit
08:58Oke, kalau kamu mau begitu
09:01Tapi asal kamu tau
09:04Dunia melihat Anfaya Wines itu aku
09:07Aku yang jalanin bisnisnya
09:10Aku yang dikenal
09:12Dias Danantia
09:18Bukan kamu
09:20Bukan kamu
09:21Kerjanya cuman lebih banyak ngacik wine
09:25Kita lihat aja nanti
09:27Di saat ulang tahun Anfaya
09:34Siapa yang orang kenal sebagai
09:36The face of Anfaya
09:54Permisi pak
09:55Ada mas Hardy
09:56Iya, suruh masuk
09:59Terima kasih mbak
09:59Ya
10:02Man
10:04Lagi sibuk gak?
10:05Iya
10:07Yaelah man
10:08Ada info soal Elina
10:09Sibuknya bisa lo hot dulu gak?
10:18Oke, ada apa?
10:19Oke
10:20Semua hasil penelidikan gue ada disini
10:22Tapi highlightnya
10:23Elina lagi proses cerai sama suaminya
10:26Nah
10:27Anfaya Wines
10:28Malam inilah ingin ada di acara ulang tahun
10:30Di Lumiere Hotel
10:31Itu hotel udah temen lu kan?
10:47Permisi, permisi
10:48Saya ibunya owner
10:50Harus di tengah
10:58Mah
10:58Mah, mah
11:00Sini
11:00Ikut-ikut
11:01Kalau benar mah
11:02Masa aja sini
11:03Sini
11:04Mah
11:04Ih
11:05Apa kan mau difoto aja?
11:08Cepatnya enak sama tamu-tamu yang lain
11:10Ya Elina, kenapa?
11:12Ih
11:13Salah
11:14Apa mau difoto?
11:16Mah
11:17Please deh mah
11:18Mama tuh jangan norak deh
11:20Mah ini tuh lagi acara, mah
11:22Please
11:23Ya ampun, Manda
11:24Ini kan acara-acaranya kakak kamu
11:27Ya suka-suka mama dong
11:29Kenapa sih?
11:31Kamu tuh ya
11:31Selalu aja ngebelain Elina
11:33Ih
11:35Mana dia?
11:36Mana dia?
11:37Ma
11:38Belum datang ya?
11:39Hah?
11:40Awas aja dia kalau datang
11:41Merusak acara
11:42Sekarang, kami persilahkan pemilik Anfaya Wines untuk memberikan speech
11:50Mari kita sambut Dia dan Antia
12:06Selamat malam semuanya
12:08Selamat malam semuanya
12:23Anfaya itu
12:25Anfaya itu bukan cuma sekedar wine
12:27Tapi tentang visi
12:29Inovasi
12:31Dan melangkah
12:33Berani untuk lebih jauh
12:35Dan saya
12:38Sangat bangga sama diri saya sendiri
12:41Karena
12:42Saya adalah satu-satunya
12:44Penggerak utama
12:46Perjalanan Anfaya
13:02Untuk Elina Putri Wardana
13:05Selaku founder and owner Anfaya
13:07Kami persilahkan
13:18Selamat malam semua
13:20Saya Elina
13:24Biasanya
13:24Saya jarang tampil
13:27Mungkin karena saya sibuk meracik wine
13:31Atau
13:35Suami saya tidak memperbolehkan
13:37Terkadang
13:38Dibalik kesuksesan sebuah nama
13:43Ada cerita yang tidak pernah diceritakan
13:46Tentang kerja keras yang diabaikan
13:48Atau suara yang dibungkam
13:50Almarhumah ibu saya
13:54Sangat mencintai dunia wine
13:57Beliau adalah seorang enologis
13:59Seseorang yang ahli di bidang pembuatan wine
14:03Dulu
14:04Beliau pernah membeli sebuah kebun anggur
14:08Dia menamakannya
14:11Anfaya
14:13Impiannya
14:17Ingin membuat wine yang enak
14:19Dan membangun perusahaan wine yang sukses
14:22Tapi sayangnya
14:25Beliau meninggal
14:27Sebelum sempat mewujudkan itu
14:31Jadi saya melanjutkan
14:33Lebih baik
14:33Kita langsung bahas
14:34Saya menirikan PT Anfaya Wines
14:40Dan meracik setiap tetes wine
14:43Dengan cinta dan rasa
14:48Anfaya Wines
14:49Bukan hanya soal
14:50Brand
14:51Bisnis
14:52Atau ambisi untuk
14:54Berada di atas panggung ini
14:57Tapi Anfaya didirikan
15:00Dibangun
15:01Dengan jiwa yang dirawat
15:04Semangat
15:07Dan filosofi
15:09Yang diwariskan oleh ibu saya
15:12Setiap tetes wine
15:14Memiliki sebuah cerita
15:16Tentang kesabaran
15:18Keberanian
15:20Dan keyakinan akan kualitas
15:29Terus saya, Elena
15:43Dia apaan sih?
15:46Mau apaan sih, ya?
15:47Kamu sengaja permaluin aku di depan tamu
15:50Ini, kalau kamu kesal sama aku
15:53Kamu mau sepetingkak kayak gitu
15:55Kita langsung aja
15:56Hadap-hadapan
15:57Di pengadilan perceraian
15:59Dan pengadilan perdata
16:00Fine
16:02Dan aku akan menang
16:04Merek Anfaya yang kamu rebut itu
16:07Akan kembali ke tangan yang seharusnya
16:10Dan Anfaya
16:11Akan aku jadikan sepenuhnya milik aku
16:1530% salam kamu
16:17Akan aku beli
16:27Mas
16:35Aku kasih lo sejuta
16:41Good grapes
16:42Or perfect patient
16:44A little bit of everything
16:45And a lot of late nights
16:48Making sure
16:49Oh my god
16:51Are you okay?
16:55Elena
16:56I want to help, help
17:06I want to help, help
17:35I want to help, help
17:38Di sini ya
17:39Iya
17:43Mas
17:44Maaf
17:46Saya mau nanya
17:47Di sini ada butik nggak?
17:48Ada pak, di sebelah sana
17:50Di sebelah sana?
17:51Iya
17:51Makasih ya
17:52Selamat datang, mas
17:59Elina
18:07Ganti
18:10Ganti
18:11Nggak usah
18:11Makasih aku
18:12Nggak perlu kok
18:14Pajuk kamu tuh basah
18:16Kalau kamu nggak ganti
18:18Yang ada kamu sakit
18:19Mau sakit?
18:22Ganti
18:27Makasih
18:31Makasih
18:32Kamu masih mau di pesta
18:33Atau
18:33Mau langsung pulang?
18:36Habis ini saya ke pesta langsung pulang
18:38Oke
18:39Aku yang nantar
18:48Di
18:48AC-nya tolong dimatikan
18:54Kamu
18:56Rinitisnya masih
18:57Sering kambuh
18:58Iya
19:01Kamu alergi kan?
19:04Kau tahu
19:14Elina
19:15Ini rumah kamu
19:19Iya
19:22Makasih udah
19:23Antren aku balik
19:24Kalau gitu aku
19:27Permisi
19:28Elina
19:35Di
19:36Aku bisa bantu kamu
19:50Untuk melawan Dias
19:52Maksudnya?
19:53Maaf
19:54Tapi tadi aku nggak sengaja
19:56Mendengar pertengaran kamu
19:57Sama dia
20:01Aku bisa bantu kamu
20:04Apapun yang kamu butuhkan
20:05Kamu bilang sama aku
20:07Berapapun dana yang kamu perlukan
20:09Tell me
20:12Untuk
20:13Proses cerai
20:14Perbutan merk Anvaya
20:19Untuk pembelian saham Anvaya dari Dias
20:23Semuanya bisa
20:25Possible
20:28Agar kamu bisa
20:29Memiliki Anvaya
20:32Seutuhnya
20:35Tapi
20:37Aku cuma minta satu hari
20:38Sama kamu
20:44Maksudnya
20:45Apa yang ngomong kayak gini?
20:47Kamu anggap aku perempuan yang
20:48Bisa kamu tidurin
20:50Terus kamu bayar gitu?
20:51Iya
20:52Gak seperti itu
20:53Sama sekali gak
20:55Gila ya
20:57Kita baru kenal
20:58Tapi kamu ngomong kayak gini
20:59Kamu pikir harga diri
21:00Aku bisa ngombeli
21:03Aku nggak butuh
21:03Tuan-tuan kamu
21:27Maksudnya kamu
21:50Halo, Birata. Gimana?
21:54Bu, saya bersendirian jadi saksi.
21:58Syukurlah. Makasih ya, Bi. Sekarang saya jadi yakin, saya pasti akan menang.
22:09Sidang pembuktian perkara cerai antara penggugat, saudari Elina Putriwardana, dan tergugat saudara Dias Danantia dimulai.
22:25Silahkan, saksi dari pihak saudara Dias.
22:31Yang Mulia, Elina itu seorang istri yang banyak sekali maunya.
22:37Padahal Dias sudah menjadi seorang suami dan pemimpin perusahaan yang baik dan sabar.
22:44Yang Mulia bisa lihat di pemerintahan media ketika acara ulang tahun Anfaya.
22:51Semua orang membicarakan Dias dengan sangat baik.
22:59Saya selama bekerja jadi supir di keluarga Pak Dias, gak pernah lihat Pak Dias ngomong kasar, apalagi mukul Bu Elina.
23:10Kalau di kantor, Pak Dias itu orang yang serius dan cekatan.
23:14Jadi kalau Pak Dias marah, menurut saya itu hal yang wajar karena urusan seputar kantor.
23:20Baik.
23:21Selanjutnya, saksi dari pihak saudari Elina.
23:26Dia sering menekan, berbicara kasar, ngebentak, marah, dan sangat memperlakukan Elina sangat tidak baik.
23:33Anda pernah lihat saudara Dias mengukul saudari Elina?
23:37Tidak.
23:39Tapi Yang Mulia, saya sebagai adiknya Dias saja sudah membela Elina.
23:42Berarti perbuatan dia sudah sangat keterlaluan.
23:44Intrupsi Yang Mulia, saya memiliki bukti untuk membantah kesaksian saudari Yuma Ida.
23:52Silakan.
23:57Silakan Yang Mulia.
23:59El, kamu ingatkan perjuangan kita,
24:06jatuh bangun kita sama-sama,
24:09pernikahan kita,
24:11bisnis kita,
24:13manfaya kita,
24:15El, sudah cukup ya.
24:17Sampai mediasi saja.
24:19Tolong kamu cabut gugatannya.
24:21Ya, kan?
24:23Sayang, aku janji sama kamu,
24:24karena aku akan berubah.
24:26Kita mulai lagi dari awal.
24:29Aku masih cinta sama kamu.
24:31Oh, shit.
24:38Terima kasih, Mulia.
24:42Yang Mulia bisa lihat sendiri.
24:43Bagaimana saudari Elina marah,
24:49banting gelas,
24:51kasar,
24:52dan emosional.
24:55Yang Mulia,
24:57yang mulia,
24:57yang banting itu bukan saya.
24:58tapi Dias,
24:59ini tuh bukti rekayasa,
25:01fitnah.
25:03Tenang,
25:05ini ruang sidang.
25:07Elina,
25:07aku ngomong baik-baik sama kamu.
25:10Aku gak lagi emosi,
25:11kamu ya emosi.
25:14cukup saksi berikutnya.
25:18Sebagai orang yang sudah satu tahun bekerja,
25:22apa Anda pernah melihat
25:24pelakuan buruk dari
25:26saudara Dias
25:27kepada saudari Elina?
25:30saya,
25:42tidak pernah lihat.
25:45Pak Dias orangnya sabar,
25:49selalu baik
25:50sama Bu Elina.
25:56Kita masih punya saksi fisikologi.
26:00Benar,
26:02saudari Elina
26:03menghadiri sesi konsultasi
26:04dengan Anda?
26:05Benar, Yang Mulia.
26:06Lalu menurut Anda,
26:08bagaimana?
26:09Menurut penilaian saya,
26:12kondisi Bu Elina
26:14kurang stabil secara mental.
26:16emosinya sering meluang
26:18karena ada masalah
26:19di anger manajemen.
26:22Saya tidak seperti itu ya.
26:24Saya itu datang ke tempat Anda
26:25karena saya depresi karena Dias.
26:28Bisa-bisanya sekarang
26:28kamu ngomong kayak gitu?
26:34Buranti dan Biratna
26:35sudah berada dalam permainannya Dias.
26:38Entah mereka ditekan
26:39atau dibayar,
26:40semua ini tuh fitnah.
26:42Maaf, Yang Mulia.
26:43Yang Mulia bisa lihat sendiri
26:46bagaimana
26:46anger manajemennya
26:48saudari Elina.
26:53Lo gila ya?
26:55Lo ngapain jadi saksi ya Dias?
26:56Gue dipaksa, man.
26:59Lagipula kan gue cuma ngomongin
27:00soal kapal pemimpinan Dias
27:01di kantor.
27:02Dan itu juga bener, kan?
27:05El.
27:07Sorry, El.
27:07Gue takut dipecat.
27:09Ya.
27:15Reset banget
27:16sejadi cewek.
27:18It's okay, man.
27:19Gak apa-apa.
27:20Kasian dia kan juga single, mom.
27:22Kalau dia kehilangan
27:23pekerjaan dia gimana?
27:26Kok?
27:28Tapi nanti
27:29keputusan Hakim gimana?
27:45Dias, Dias, Dias, Tau.
27:51Makasih ya.
27:54Kesaksiannya.
27:58Terus,
28:00peran ku apa?
28:03Membantu
28:03si kok
28:04kamu bayar mahal.
28:07Terus, aku?
28:11Aku udah puasin
28:12kamu tiap hari.
28:21Aku mau
28:24bayarannya
28:25kamu cerai
28:26dari Elina
28:27terus nikah
28:29sama aku.
28:29Ya?
28:41Aku pasti cerai.
28:45Tapi nanti...
28:48Kenapa sih?
28:51Ada banyak
28:52hal di Enfaya
28:55harus diurus.
28:59Jadi...
29:01aku belum bisa cerai.
29:03kamu sabar ya?
29:10Sidang perkara perceraian
29:13antara
29:14penggugat
29:15saudari
29:16Elina Putriwardana
29:18dan
29:18tergugat
29:19saudara Dias
29:20dan Nantia.
29:22Hari ini kami akan
29:23membacakan putusan.
29:25Setelah kami
29:26mempertimbangkan
29:27bukti-bukti
29:28saksi
29:29dan
29:30keterangan para pihak.
29:31Majelis Hakim
29:33memutuskan bahwa
29:34gugatan penggugat
29:36untuk saat ini
29:43ditolak.
29:48Alasan kami
29:49pernikahan ini
29:50masih bisa dipertahankan.
29:52Penggugat
29:52dinilai
29:53kurang menunjukkan upaya
29:54maksimal
29:55dalam memperbaiki
29:56rumah tangga.
29:57Majelis Hakim
29:59juga melihat
30:00tergugat
30:01berhentikan baik
30:01dalam mempertahankan
30:03pernikahan.
30:05Pak, ini masih bisa
30:06ajukan banding lagi kan?
30:08Bisa.
30:09Tapi
30:10kalau nanti
30:11waktunya
30:11sudah lewat
30:12atau
30:13tidak ada bukti
30:14baru yang signifikan
30:15prosesnya
30:16harus dimulai
30:17dari awal lagi.
30:20Bu Elina
30:22saya harus
30:23jujur
30:23saya tidak bisa
30:25lanjut
30:25mendampingi ibu.
30:28Pak, Hasan
30:29undur.
30:30Kenapa, Pak?
30:31Saya sebelumnya
30:32sudah pernah
30:32berhadapan dengan
30:33tim hukumnya Dias.
30:35Mereka
30:36kuat
30:36licin.
30:38Jadi
30:39jujur saja
30:40kasus ini
30:41akan sangat
30:41melelahkan
30:42dan
30:43akan berat
30:44ke depannya.
30:46Jadi
30:46maaf.
30:48Saya
30:48tidak sanggup.
30:51Permisi.
31:04Sudah jatuh.
31:07Ketimba tangga
31:08lagi ya.
31:09Pak, kamu
31:10apa lagi sih?
31:12Kalau kamu
31:13mau kita
31:14cerai
31:15dengan mudah
31:17dan
31:17merk Anvaya
31:18yang jadi
31:19milik kamu
31:20kasih aku
31:2110 juta
31:22dolar.
31:2510 juta
31:26dolar?
31:27Atas
31:27dasar apa
31:28yang kasih gitu?
31:29Ya, itu
31:30nilai yang aku
31:30tentuin.
31:32Kalau kamu
31:32mau gampang
31:33ya
31:35bayar.
31:39Oke.
31:40Kalau aku
31:41kasih uang
31:41segitu
31:42tidak cuma
31:43merk Anvaya
31:43tapi seluruh Anvaya
31:45jadi milik
31:46aku.
31:47Semua saham
31:48aset
31:49termasuk
31:5030%
31:51saham kamu.
31:53Dan kamu
31:54gak ada hak lagi
31:54dan bayar.
31:56Sama
31:56sekali.
31:59Deal
32:0110 juta
32:02dolar.
32:14Serius?
32:15Saham dia
32:1630%
32:17emang angkanya
32:17segitu
32:18gak masuk akal.
32:19Iya, gue
32:20tau
32:20manda.
32:22Tapi ini
32:23demi Anvaya.
32:24Wah,
32:26ini gila
32:27sih.
32:2810 juta
32:29dolar, Kak.
32:30Tidak.
32:37Tidak.
32:50Tidak.
33:08selamat siang siang saya mau ketemu sama Arman Bambam parah sudah ada janji belum maaf
33:19kalau dikit dari satu-satunya
33:23Elina
33:37aku setuju satu hari 10 juta dollar
33:4610 juta dollar
34:02selamat menikmati
34:16selamat menikmati
34:33selamat menikmati
34:35selamat menikmati
34:38selamat menikmati
34:39terima kasih
34:43selamat menikmati
34:46terima kasih
34:52terima kasih
35:01terima kasih
35:03terima kasih
35:10terima kasih
35:12terima kasih
35:22terima kasih
35:23terima kasih
35:28terima kasih
35:30terima kasih
35:36terima kasih
35:39terima kasih
35:44terima kasih
35:47terima kasih
35:49terima kasih
35:51terima kasih
35:53terima kasih
35:55terima kasih
36:02terima kasih
36:14terima kasih
36:16terima kasih
36:23terima kasih
36:26terima kasih
Komentar

Dianjurkan