Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
NEW YORK, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melanjutkan kunjungan kerjanya di Amerika Serikat dengan bertemu 18 investor besar dunia.

Sejumlah investor global, seperti BlackRock, Goldman Sachs, dan Fidelity Investments, melakukan pertemuan dengan Purbaya di New York.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya memaparkan secara komprehensif berbagai kebijakan ekonomi, termasuk dampaknya terhadap anggaran negara serta prospek pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, banyak investor besar yang tertarik kepada Indonesia. Ia memprediksi dalam waktu dekat investor akan masuk ke Indonesia dan mendorong pasar modal ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga [FULL] INDEF Soroti Pertemuan Menkeu Purbaya dengan IMF, Bank Dunia, dan Investor Global di https://www.kompas.tv/ekonomi/663258/full-indef-soroti-pertemuan-menkeu-purbaya-dengan-imf-bank-dunia-dan-investor-global

#investor #ekonomi #menkeupurbaya

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/663264/menkeu-purbaya-temui-18-investor-global-blackrock-hingga-goldman-sachs-tertarik-ke-indonesia
Transkrip
00:00Ada informasi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa yang melanjutkan kunjungan kerjanya di Amerika Serikat.
00:06Purbaya bertemu dengan 18 investor besar untuk mengklarifikasi berbagai persepsi negatif terkait APBN RI.
00:16Sejumlah investor besar dunia termasuk BlackRock, Goldman Sachs, dan Fidelity Investment
00:21ini melangsungkan pertemuan dengan Purbaya di New York, Amerika Serikat.
00:25Dalam pertemuan ini, Purbaya memaparkan secara komprehensif berbagai kebijakan ekonomi yang ditempuh
00:32termasuk dampaknya terhadap anggaran negara serta prospek pertumbuhan ekonomi nasional.
00:38Menurut Purbaya, banyak investor besar yang tertarik kepada Indonesia.
00:42Purbaya memprediksi tak lama lagi para investor akan masuk ke Indonesia
00:46dan mendorong pemasaran modal Indonesia ke level yang lebih tinggi.
00:56Pertanyaan kita ketemu investor-investor besar, ada BlackRock, ada PGIM, dan beberapa yang besar,
01:02HBC juga, HBC juga di sini.
01:04Pada saatnya kita jelaskan kondisi ekonomi kita dan strategi fiskal dan mendorong sedikit kita ke depan.
01:11Jadi, mereka sepertinya sudah yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar.
01:19Sepertinya sih mereka berminat terus melakukan investasi di Indonesia.
01:23Jadi, beberapa pertanyaan juga diutarakan oleh mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Pak Indonesia bisa dikliarkan dan kita bisa mengkliarkan
01:33dengan baik.
01:35Apa yang menyebabkan mereka ragu untuk investasi di Indonesia, Pak?
01:39Mereka nggak ragu, cuman kan di Indonesia kan banyak keributan sana-sini, apa?
01:43Apa bukan keributan, noise, bahwa fiskal kita masalah dan lain-lain.
01:48Jadi, mereka ingin memastikan bahwa itu tidak benar.
01:51Dan kita sudah bisa jelaskan dengan jelas kebijakan fundamental kita seperti apa.
01:57Dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan.
02:04Karena kita jelaskan sesuai dengan teori-teori ekonomi yang ada.
02:09Terkait trading outlook ekonomi, Pak, apakah mereka ada masukan terkait fiskal di Indonesia, Pak?
02:16Kalau kebijakan fiskal, mereka sepertinya sudah ada, sudah yakin bahwa kita kebijakannya aranya benar.
02:23Bahkan tadi ada memberikan ketelangan bahwa katanya beberapa lembaga pemeringkat terlalu cepat memberikan peringkat ke Indonesia
02:31atau perubahan peringkat ke Indonesia yang seperti outlook turun tadi karena data nyatanya belum betul-betul keluar.
Komentar

Dianjurkan