00:00Ada informasi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa yang melanjutkan kunjungan kerjanya di Amerika Serikat.
00:06Purbaya bertemu dengan 18 investor besar untuk mengklarifikasi berbagai persepsi negatif terkait APBN RI.
00:16Sejumlah investor besar dunia termasuk BlackRock, Goldman Sachs, dan Fidelity Investment
00:21ini melangsungkan pertemuan dengan Purbaya di New York, Amerika Serikat.
00:25Dalam pertemuan ini, Purbaya memaparkan secara komprehensif berbagai kebijakan ekonomi yang ditempuh
00:32termasuk dampaknya terhadap anggaran negara serta prospek pertumbuhan ekonomi nasional.
00:38Menurut Purbaya, banyak investor besar yang tertarik kepada Indonesia.
00:42Purbaya memprediksi tak lama lagi para investor akan masuk ke Indonesia
00:46dan mendorong pemasaran modal Indonesia ke level yang lebih tinggi.
00:56Pertanyaan kita ketemu investor-investor besar, ada BlackRock, ada PGIM, dan beberapa yang besar,
01:02HBC juga, HBC juga di sini.
01:04Pada saatnya kita jelaskan kondisi ekonomi kita dan strategi fiskal dan mendorong sedikit kita ke depan.
01:11Jadi, mereka sepertinya sudah yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar.
01:19Sepertinya sih mereka berminat terus melakukan investasi di Indonesia.
01:23Jadi, beberapa pertanyaan juga diutarakan oleh mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Pak Indonesia bisa dikliarkan dan kita bisa mengkliarkan
01:33dengan baik.
01:35Apa yang menyebabkan mereka ragu untuk investasi di Indonesia, Pak?
01:39Mereka nggak ragu, cuman kan di Indonesia kan banyak keributan sana-sini, apa?
01:43Apa bukan keributan, noise, bahwa fiskal kita masalah dan lain-lain.
01:48Jadi, mereka ingin memastikan bahwa itu tidak benar.
01:51Dan kita sudah bisa jelaskan dengan jelas kebijakan fundamental kita seperti apa.
01:57Dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan.
02:04Karena kita jelaskan sesuai dengan teori-teori ekonomi yang ada.
02:09Terkait trading outlook ekonomi, Pak, apakah mereka ada masukan terkait fiskal di Indonesia, Pak?
02:16Kalau kebijakan fiskal, mereka sepertinya sudah ada, sudah yakin bahwa kita kebijakannya aranya benar.
02:23Bahkan tadi ada memberikan ketelangan bahwa katanya beberapa lembaga pemeringkat terlalu cepat memberikan peringkat ke Indonesia
02:31atau perubahan peringkat ke Indonesia yang seperti outlook turun tadi karena data nyatanya belum betul-betul keluar.
Komentar