00:01Saudara kenaikan harga plastik dalam beberapa pekan terakhir mulai dirasakan para pedagang kecil di sejumlah wilayah di tanah air.
00:10Mereka terpaksa mengeluarkan biaya lebih besar untuk pembelian kemasan plastik, namun tak berani menaikan harga jual makanan lantaran takut sepi
00:19pembeli.
00:24Kenaikan harga plastik dalam beberapa pekan terakhir berdampak langsung pada pedagang kecil yang mengandalkan plastik dan Mika sebagai kemasan utama
00:33untuk jualan mereka.
00:35Di Bengkulu, harga plastik yang biasanya berkisar Rp8.000 hingga Rp11.000 per kantong, kini naik menjadi Rp18.000.
00:45Sama halnya dengan Mika kemasan pembungkus makanan, yang biasanya Rp8.000 naik menjadi Rp12.000.
00:53Pedagang mengaku tetap punya solusi lain selain tetap berjualan dengan harga normal, mengingat mayoritas pembeli merupakan anak sekolah.
01:03Beli kan macam-macam, aku pakai Mika sama kantong kresek gini, kalau untuk kantong kreseknya di harga Rp5.000, sekarang
01:09udah harga Rp9.000.
01:10Itu ukuran yang kecil, beda ukuran kan beda harganya.
01:13Terus buat Mika-Mika yang kecil-kecil gini, beda lagi harganya.
01:17Biasanya kalau yang paling kecil Rp8.000 sekarang udah Rp12.000.
01:19Dari yang biasa beli cuma Rp19.000 sekarang udah di angka Rp25.000, Rp27.000 kayak gitu.
01:26Alternatifnya paling pakai kertas lah sekarang.
01:28Oh kertas.
01:29Biasanya bapak berapa beli harga plastik?
01:31Harga plastik biasanya belinya Rp8.000 sampai Rp11.000 per kantong.
01:37Sekarang Rp15.000-an.
01:39Tantong.
01:41Di Manado, Sulawesi Utara, kenaikan harga plastik yang terjadi dalam dua minggu terakhir dirasakan penjual barang plastik hingga perajin tempe.
01:50Kenaikan harga kirim dari Rp20.000.000 per kontainer menjadi Rp27.000.000 per kontainer membuat penjual barang plastik terpaksa
01:58menaikkan harga jualan.
02:00Akibatnya dagangan mereka menjadi sepi pembeli.
02:05Sedangkan harga plastik untuk bungkusan tempe naik hingga 100% sehingga sangat berdampak pada biaya operasional.
02:14Sebenarnya kalau menurut saya kenaikan kirim itu tidak terlalu signifikan karena masih logis lah untuk penjual harga tau untuk sekarang
02:24harganya masih bisa.
02:25Tapi yang saya sangat desalkan ini harga plastik yang naik 100%.
02:29Itu sangat-sangat mengeluarkan cukup biaya yang dua kali lipat.
02:35Yang tadinya harga Rp6.000.000 per 100 kg sekarang sudah naik Rp12.000.000.
02:42Saya hanya mengurangi dari segi ketebalan sama ukuran.
02:46Harga tetap sama.
02:49Sementara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, harga kantok plastik yang meroket hingga 40% membuat warga mulai mengubah kebiasaan berbelanja.
02:58Di Pasar 5 Banjarmasin, para pengunjung kini kembali menggunakan bakul atau keranjang tradisional.
03:26Kenaikan harga plastik dipicu oleh konflik di Timur Tengah yang berdampak pada distribusi dan bahan baku.
03:32Namun, hal ini bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengurangi penggunaan plastik.
03:39Tim Liputan Kompas TV
03:46Saudara plastik ini jadi makin mahal.
03:49Sebenarnya kenapa?
03:50Salah satunya karena harga minyak mentah dunia yang ikut naik.
03:54Padahal minyak ini adalah bahan dasar pembuatan plastik.
04:00Harga plastik naik berawal dari lonjakan harga minyak mentah.
04:04Minyak mentah lalu diolah jadi nafta.
04:07Lalu kemudian menjadi biji plastik saudara.
04:10Dan dari biji plastik diolah hingga jadi produk plastik sehari-hari.
04:14Di sisi lain, Indonesia masih banyak mengandalkan impor.
04:17Sekitar 60% bahan baku plastik didatangkan dari luar negeri.
04:22Lebih dari setengahnya mengandalkan impor.
04:25Ketika rantai pasok global terganggu, pasokan ikut terhambat.
04:30Ujungnya, biaya produksi naik dan harga plastik pun ikut terdorong.
04:38Dalam hitungan hari, harga bahan baku plastik melonjak tajam.
04:42Akhir Februari, harga nafta masih di level 572 dolar per ton.
04:47Namun memasuki Maret, grafik langsung menanjak saudara.
04:51Di angka 787 dolar Amerika Serikat per ton pada 9 Maret.
04:56Kenaikan terus berlanjut hingga awal April, harga sempat menembus 1000 dolar per ton.
05:03Meski sempat turun, harganya masih bertahan tinggi di atas 900 dolar per ton.
05:09Nah, nafta ini jadi bahan dasar utama industri plastik saudara.
05:13Diolah menjadi etilena dan propilena yang kemudian digunakan dalam berbagai produk sehari-hari.
05:20Artinya saat harga nafta melesat, harga plastik pun sulit untuk tidak ikut naik.
05:29Harga plastik naik, dampaknya bisa langsung terasa di rumah ya saudara.
05:34Soalnya sebagian besar kemasan produk yang kita beli ini pakai plastik.
05:38Mulai dari minyak goreng, sabun, sampai makanan anak.
05:42Di Indonesia sekitar 65% plastik digunakan untuk kemasan.
05:46Artinya hampir semua barang harian kita tergantung plastik.
05:51Di mana bahan bakunya banyak datang dari luar negeri, bahkan 60-70% dari Timur Tengah.
05:57Jadi kalau pasokan terganggu dan harga naik, biaya produk ikut terdorong.
06:02Ujung-ujungnya harga barang di warung atau supermarket bisa ikut naik perlahan.
06:08Dan tanpa disadari, pengeluaran rumah tangga pun ikut bertambah.
06:17Untuk menggali lebih dalam soal kenaikan harga plastik, sudah bergabung bersama kami Sekjen Asosiasi Industri
06:24oleh VIN Aromatik dan Plastik Indonesia atau Inaplas, Bapak Fajar Budiono melalui sambungan SUM.
06:30Selamat siang Pak Fajar.
06:32Selamat siang Mbak Arena Pak.
06:34Baik, Pak Fajar kita lihat ini harga plastik di dalam negeri mengalami kenaikan harga.
06:39Sebenarnya yang jadi faktor utama yang mendorong lonjakan itu apa?
06:42Dan apakah tren ini sementara saja atau akan terjadi jangka panjang Pak?
06:48Ya, tadi seperti narasi di depan bahwa memang ini impact dari perang.
06:52Sehingga nafta yang selama ini untuk ban baku plastik masih 100% import.
06:57Dan harganya memang naik hampir dua kali lipat.
07:00Itu yang pertama.
07:00Kemudian yang kedua, dengan ditutupnya selat hormus, otomatis sumber pasokan menjadi terbatas.
07:07Sehingga kita dari industri hulu harus mencari alternatif pasokan dan substitusi naftanya.
07:13Begitu Mbak Renata.
07:14Oke, cari pasokan dan substitusinya.
07:17Tapi kalau ngomong-ngomong soal ketergantungan Indonesia sendiri terhadap impor ini,
07:22sebenarnya seberapa besar ini akan mempengaruhi harga Pak?
07:27Jadi otomatis kalau harga ban baku naik, otomatis nanti di bawahnya naik.
07:31Jadi ini gelombangnya ini terus akan sampai ke industri hilir.
07:37Tapi minggu ini adalah minggu yang lumayan cukup banyak perkembangan.
07:41Sehingga kalau kita lihat, ketersediaan dan alternatif pasokan kita sudah mulai mendapatkan.
07:47Sehingga untuk keperlanjutan pasokan itu sudah mulai agak aman.
07:52Dan kemudian kalau kita lihat, harga-harga yang naik di industri hulu sudah mulai landai.
07:58Dan ada beberapa yang sudah mulai turun.
08:02Kemudian juga untuk biji plastik sudah mulai banyak import dari China yang masuk.
08:07Bahkan untuk polifinil kloride dan PET kelihatannya di minggu-minggu depan sudah mulai masuk banyak sekali.
08:14Jadi untuk PE dan PP di akhir bulan ini sudah mulai masuk banyak juga dari China.
08:20Di samping itu juga logistik atau feedstock dalam negeri sudah mulai bisa nyambung.
08:26Sehingga kekhawatiran untuk kelangkaan minggu ini sudah mulai ada tidak terang.
08:31Bahwa itu tidak akan terjadi di jangka menengah ini.
08:35Dan terus kita upayakan untuk mencari alternatif feedstock selain NAFTA tadi, Mbak Renata.
08:42Harganya sudah mulai melandai dan sudah mulai mencari alternatif ya Pak yang mungkin pasokannya dari Timur Tengah sudah mulai menyasar
08:50ke China begitu.
08:52Nah pertanyaan kami gini Pak, kan harganya juga melandai tapi masih tetap di harga yang tinggi.
08:57Nah dari pelaku industri ini bagaimana kiat-kiatnya untuk menahan kenaikan harga Pak?
09:02Jadi ini masukin era baru ya, jadi nanti akan ada keseimbangan baru harga di pasca perang ini.
09:08Jadi ini sebenarnya 98 juga begitu, 2008 juga begitu.
09:12Jadi nanti kalau ini nanti ketemu keseimbangan baru ya, mau nggak mau para pengguna plastik harus melakukan inovasi-inovasi.
09:21Yang bisa dilakukan adalah yang pertama mengurangi dimensi atau donkicink, baik itu tebal, berat maupun ukurannya.
09:28Kalau tidak bisa juga, mereka juga nanti harus melakukan penambahan filler atau tambahan bahan-tambahan seperti kapur, sinika, dan taleg.
09:38Ini biasa dilakukan di industri rumah tangga dan karung.
09:42Kalau tidak bisa juga, nanti bisa melakukan dengan menambahkan recycle content atau kandungan recycle materialnya.
09:50Jadi nanti itulah yang akan membuat harga plastik ini, harga jualnya bisa terjangkau, Mbak Renata.
09:57Jadi memang kita terus nantikan inovasi-inovasi dari pelaku industri supaya harga plastiknya ini bisa setidaknya tidak terlalu berdampak ke
10:07bawah-bawahnya lagi,
10:08ke penjual, bahkan pembeli yang pada akhirnya harus menambah belanjanya.
10:12Terima kasih banyak pandangan sudah dibagikan dari Sekjen Inaplas.
10:17Ada Pak Fajar Budiono yang sudah bergabung di Kompas Siang.
10:20Sehat selalu, Pak.
10:22Terima kasih.
10:23Sehat selalu, Pak.
Komentar