Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, buka suara terkait kasus dugaan korupsi proyek senilai Rp16 miliar yang menjerat pejabat di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Dody menegaskan komitmennya untuk memperkuat integritas seluruh pejabat sekaligus memastikan program prioritas pemerintah tetap berjalan normal di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.

Menurut Dody, integritas harus menjadi prinsip utama seluruh pejabat di lingkungan kementerian.

Ia mengaku tidak ingin lagi ada pegawai tingkat bawah yang menjadi pihak yang dikorbankan dalam kasus suap maupun korupsi.

Dody juga menekankan bahwa pejabat eselon satu harus ikut bertanggung jawab apabila terjadi pelanggaran di lingkungan kerjanya.

Selain itu, Dody memastikan Kementerian Pekerjaan Umum tidak akan menutup-nutupi proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Ia menegaskan kementeriannya akan terbuka terhadap proses penyelidikan, termasuk jika dilakukan penggeledahan di lingkungan kantor kementerian.




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/670541/tegas-kasus-korupsi-rp16-miliar-guncang-kementerian-pu-dody-angkat-bicara
Transkrip
00:00Saya, Menteri Bekerja Rumuh, tidak akan berusaha menutup-menutup di apapun.
00:08Itulah sebabnya juga, kenapa pada saat kemarin ada penggeledahan,
00:14saya mengizinkan ruangan saya digeledah.
00:38Terima kasih telah menonton.
01:02Saya tidak mau ikut campur terlalu jauh, tapi itu kan salah satu bentuk komitmen saya.
01:09Saya tidak mau lagi seperti kemarin-kemarin, hanya mengorbankan anak-anak kecil di bawah.
01:23Generasi muda PU harus menjadi tulang tunggu kementerian pekerjaan umum di masa mendatang.
01:33Wajib?
01:37Integritas mereka wajib saya jaga dari hari ini.
01:48Kalau yang salah salah satu, salah satunya harus saya dorong masuk.
01:52Saya dorong masuk.
01:56Tidak ada salah satu, salah kemudian bilang, tidak, itu anak buah saya yang mencari tidak ada.
02:10Apa yang terjadi di sana, bagaimana seterusnya, kenapa di sana begitu,
02:15mampu ditanya kepada Pak Jaksanya.
02:19Saya menyajikan fakta, data berdasarkan apa yang terjadi.
02:29Dan saya sekali lagi, saya Menteri Pekerjaan Umum tidak akan berusaha menutupi apapun.
02:40Itu, itulah sebabnya juga, kenapa pada saat kemarin ada penggeledahan,
02:46saya mengizinkan ruangan saya digeledah.
02:54Ada kok dokumen saya yang hilang?
02:56Jangan bilang dokumen saya yang tidak ada yang hilang, ada.
02:59Saya sedang diung, kok dokumen saya yang tidak ada.
03:03Kemudian saya juga tidak tahu yang hilang apa.
03:05Tapi kalau saya lakukan dokumen, ada yang tidak ada.
03:11Dan saya juga tidak naik ke Kejaksanya,
03:13saya tidak mengambil dokumen apa, saya tidak.
03:15Saya juga tidak komunikasi lagi dengan mereka, tidak.
03:19Saya sudah bertanya, saya pernah komunikasi dengan mereka, tidak.
03:23Tapi saya tidak pernah.
03:32Jadi jangan khawatir, mas, walaupun S1-nya kena,
03:35terima kasih,
03:36tapi program berusaha menurut Anda,
03:46tetap wajib dan harus bisa terlaksana dengan maksimal.
03:53di data kata-kata
03:56dirijennya kena masalah
03:57kemudian
04:00irigasinya mampet
04:01gak ada mas
04:02kalau dirijennya
04:06direkturnya
04:07kepala balenya
04:08PPK nya
04:10tertangkap apa pendahuk hukum
04:12dan kemudian program yang mampet
04:15mandek macet
04:16yang boblok itu adalah menterinya
04:18yang bodoh itu adalah menteri pekerjaan umumnya
04:21yang salah adalah saya
04:25program prioritas pemerintah
04:29wajib
04:30dan harus sukses
04:32at any cost
04:37tetap dengan memperhatikan
04:39keefektifannya
04:41keefisienciannya
04:44itu sebabnya saya dari awal-awal tahun itu
04:47mendukungkan visi baru saya
04:51PU608
04:52namanya itu kan ICOR
04:57incremental capital output ratio
05:01harapannya
05:02semua infrastruktur yang kita gejakan
05:05bisa di gejakan semakin efektif
05:08semakin efisien
05:11sehingga
05:13dengan biaya
05:14produksi
05:16seminim-minimnya
05:18tapi
05:19domino efek kepada masyarakat
05:21itu
05:22menjadi
05:23super-super maksimal
05:25dan
05:26bangunan
05:28infrastruktur yang kita bangun itu
05:30lebih
05:31last lost thing
05:34bisa bertahan lebih lama
05:37jadi
05:42kecepatan informasi
05:44dan akurasi data
05:45adalah komitmen kami
05:47satu langkah
05:48lebih dekat
05:49satu langkah
05:50lebih terpercaya
05:51saksikan
05:52Sapa Indonesia Malam
05:54di
05:54Kompas TV
05:55Channel 11
05:56di televisi Anda
05:57selamat menikmati
05:57selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan