Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perundingan Iran dan Amerika Serikat di Islamabad Pakistan berakhir, dengan tak adanya kesepakatan antara kedua pihak.

Persoalan pengembangan teknologi nuklir Iran, disebut-sebut jadi salah satu poin yang membuat perundingan berjalan alot.

Pihak Pakistan selaku mediator pun menyebut masih akan terus mencoba memfasilitasi mediasi antara kedua pihak.

Lalu apakah dengan kegagalan negosiasi ini, berarti perang masih akan terus berlanjut? Bagaimana dengan kesepakatan gencatan senjata?

Kita akan membahasnya bersama Pengamat Intelijen dan Keamanan Nasional, Stepi Anriani.

Baca Juga Trump usai AS-Iran Gagal Sepakat di Perundingan, Singgung Gencatan Senjata di https://www.kompas.tv/internasional/662593/trump-usai-as-iran-gagal-sepakat-di-perundingan-singgung-gencatan-senjata

#iran #amerika #pakistan

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662647/full-pengamat-intelijen-ungkap-penyebab-gagalnya-negosiasi-as-iran-perang-berlanjut
Transkrip
00:01Perundingan Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan berakhir dengan tanpa kesepakatan antara kedua belah pihak.
00:07Persoalan pengembangan teknologi nuklir Iran disebut menjadi salah satu poin yang membuat perundingan berjalan alot.
00:13Pihak Pakistan selaku mediator pun menyebutkan masih akan terus mencoba memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak.
00:20Lalu apakah dengan kegagalan negosiasi ini berarti perang masih akan terus berlanjut?
00:25Bagaimana dengan kesepakatan kencatan senjata? Kita akan membahasnya bersama dengan pengamat intelijen dan keamanan nasional Ibu Steffi Andriani.
00:33Selamat siang, Ibu Steffi semoga sehat-sehat selalu.
00:37Selamat siang Mas Juno, selamat siang Kompas Siang.
00:40Ya, Ibu Steffi kita melihat bahwa perlindungan ini menemui kegagalan dan sudah menjalani 21 jam namun tetap saja menemui titik
00:48buntu.
00:48Lalu seperti apa? Iran meminta 10 usul poin kesepakatan, Amerika Serikat memiliki 15 poin kesepakatan.
00:54Namun ini semuanya gagal. Menurut Anda apa faktor utamanya? Apakah ini terkait dengan nuklir atau selat hormus?
01:01Iya, jadi yang pertama titik buntu utama adalah nuklir ya Mas Juno.
01:07Jadi Iran tidak diperbolehkan mempunyai senjata nuklir dan tidak boleh ada tools-nya.
01:14Tentunya ini ditentang keras oleh Iran.
01:17Yang kedua adalah selat hormus ya.
01:20Jadi 16 kapal per hari itu yang boleh transit.
01:25Normalnya adalah 130 kapal per hari.
01:28Jadi ini benar-benar drastis begitu ya setelah perang ini.
01:32Dan Iran menganggap sebelum awal efikuri roaring lion selat hormus baik-baik saja.
01:38Jadi kan kalau kita bicara diplomasi justru apa-apa yang dilakukan oleh negara Anda misalnya seperti itu membuat selat hormus
01:47seperti ini gitu ya.
01:48Kemudian juga faktor Libanon dan front kawasan.
01:52Ini belum selesai nih Mas Juno.
01:53Jadi menurut Amerika dan Israel, Libanon tidak termasuk front yang boleh ikut gencatan senjata di luar itu.
02:02Sedangkan Iran dan Pakistan menyampaikan bahwa Libanon termasuk ke dalam gencatan senjata.
02:08Tidak boleh diserang selama dua minggu ini.
02:10Dan IDF melanjutkan.
02:12Sehingga sebetulnya di sini ini adalah faktor kepercayaan.
02:15Tapi satu yang saya garis bawahi di sini adalah selama sekian puluh tahun, dua raksasa ini akhirnya bisa bertemu.
02:24Dan ternyata diplomasi itu memungkinkan.
02:27Walaupun menurut saya sendiri ini sepertinya 21 jam ini tidak cukup nih Mas Juno.
02:32Untuk memecah kebekuan ya, kebekuan es yang sudah beku berpuluh-puluh tahun, 21 jam ini tidak cukup.
02:40Untuk membangun trust building.
02:42Tapi ternyata oh bisa gitu.
02:44Nah mungkin harus ada beberapa kali pertemuan lagi.
02:47Apakah mungkin nanti Iran bertemu dengan negara-negara Eropa.
02:51Kemudian negara-negara Eropa dan NATO yang bicara ke Amerika.
02:54Seperti itu.
02:55Kemudian juga hal-hal seperti misalnya Iran minta dicabut dong semua sanksi AS.
03:01Dewan Keamanan PBB, IAEA.
03:04Kemudian aset-aset yang dibekukan.
03:06Nah ini juga ditolak oleh Amerika.
03:08Dan Amerika juga tidak mau menarik pasukannya.
03:11Seperti itu.
03:12Jadi hal-hal seperti ini yang menurut saya sangat substansi ya buat Iran.
03:18Walaupun sebetulnya kalau kita cek secara umum Mas selama 44 hari ya.
03:24Dari hari pertama 28 itu sampai hari ini 13 April.
03:29Kemenangan itu sebetulnya diklaim oleh masing-masing pihak.
03:32Amerika mengklaim kemenangan karena merasa 13 ribu target sudah terpenuhi.
03:38Luluh lantah, sudah dihancurkan.
03:40Kemudian angkatan laut, udara jelas ya hancur.
03:4395% kapasitas dari petrokinianya Iran lumpuh.
03:48Jadi ini berpengaruh sekali.
03:50Kemudian Iran juga jadi mau duduk di meja perundingan.
03:53F-15 juga berhasil diselamatkan.
03:55Walaupun sempat terkena.
03:58Kemudian juga rudal yang dari 100% turun.
04:01Sekarang kemampuannya hanya 10%.
04:03Drone-nya juga turun.
04:04Minus 83%.
04:06Rudal balistik saja masih ada.
04:07Nah sementara sisi lain,
04:09Iran juga mengklaim kemenangan.
04:11Iran merasa hormus tetap dalam kendalinya Iran.
04:13Kemudian AS harus menerima 10 poin-poin penting.
04:17Kemudian power plants-nya,
04:20hal-hal yang kaitan dengan jembatan dan lain-lain
04:22masih bisa Iran pertahankan.
04:2414 juta sukarelawan muncul.
04:26Bahkan yang dulu pernah di perang Irak juga datang.
04:30Dan viral di media sosmed beberapa waktu lalu.
04:34Kemudian juga Bab El Madre juga masih sebagai ancaman untuk Amerika.
04:37Jadi kedua pihak ini masih mengklaim nih Mas Juno.
04:41Ini menarik.
04:41Sehingga kalau saya sampaikan,
04:43stalemate ini akan diperpanjang.
04:45Jadi titik sakitnya itu nanti akan diperpanjang.
04:48Habis dua minggu ini mungkin akan lanjut nih.
04:51Nanti kita lihat negara-negara mana mungkin yang akan muncul
04:54menjadi penengah dan bisa membawa perundingan kedua.
04:59Anda optimis bahwa ada perundingan yang melalui
05:03di mediasi oleh Pakistan akan berlangsung untuk dua putaran
05:09dan kemudian ada kesepakatan
05:10dan juga seberapa besar sebenarnya kemungkinan
05:13kejahatan-kejahatan yang selama ini
05:14sudah disepakati dua pekan ini akan masih berjalan
05:18atau bahkan runtuh dalam waktu dekat.
05:20Ya jadi sebetulnya dengan figur WAPRES ya,
05:24fans ini,
05:25ini masyarakat di AS apalagi di dunia
05:28itu sebetulnya lebih trust begitu ya.
05:30Lebih percaya akan bisa cooling down, slow down dulu
05:34dibandingkan Presiden Trump ya.
05:36Tapi di satu sisi, pada saat 21 jam itu sedang berlangsung
05:40diplomasi yang dimainkan sebaik mungkin ya,
05:44baik dari pihak Iran mau di Amerika.
05:45Statement-statement Presiden Trump yang menyampaikan
05:48diplomasi tidak terlalu penting.
05:50Yang penting kami sudah menang secara militer.
05:52Nah ini kan sebetulnya menegasi timnya sendiri begitu ya.
05:56Dengan seperti itu mas.
05:58Jadi kalau saya merasa di sini harus ada yang ambil bagian
06:01negara-negara seperti Oman, Mesir, Turki, mungkin dari Eropa,
06:07New Spanyol, Perancis, ini harus sama-sama duduk bareng lagi nih.
06:11Ini sudah membuktikan sebetulnya satu langkah penting
06:14dalam geopolitik dunia, bahwa ternyata Iran dan Amerika
06:17selama 47 tahun bisa ketemu di satu forum yang resmi
06:20dan dinantikan oleh masyarakat dunia ya.
06:24Karena ini dampaknya tidak main-main,
06:2520% minyak dunia masuk situ,
06:28kemudian juga rantai pasok termasuk negara kita
06:31juga ikut berdampak ya.
06:33Kan tidak mungkin selama mungkin
06:37pemerintah terus-terusan subsidi BBM gitu ya, Mas Juno.
06:41Jadi ada titik tertentu mungkin hal-hal yang harus diproteskan
06:44oleh pemerintah kita gitu ya, seperti itu.
06:47Untuk saat ini sebenarnya juga ada ancaman dari Presiden Donald Trump
06:50bahwa membelokade Selat Hormus
06:52dan juga saat ini ada dua kapal induk
06:55yang juga sudah mendekati di wilayah Selat Hormus.
06:58Untuk dalam waktu dekat ini apakah Amerika Serikat
07:02mungkin akan langsung melakukan serangan
07:04dan juga melumpuhkan pelabuhan ataupun dermaga di wilayah Selat Hormus?
07:09Sangat mungkin, Mas. Sangat mungkin.
07:12Jadi kalau kita lihat mau bagaimanapun ya,
07:14walaupun tentara Amerika atau publik atau para tokoh ini
07:18tentunya juga memiliki sense of crisis
07:21dan merasa menjadi bagian warga negara dunia.
07:25Tapi ketika panglima tertingginya Presiden of the United States
07:28memerintahkan sesuatu,
07:30pasti harus diikuti begitu ya, Mas Juno.
07:32Jadi kita tidak bisa membaca kebatinan strategi militer di sana.
07:37Tapi saya pastikan di sini bahwa
07:38Iran akan selalu siap dengan berbagai kemungkinan.
07:43Jadi dengan awalnya euforia hari pertama,
07:48ada gencatan senjata,
07:49ternyata kemudian Hezbollah dan Libanon Selatan diserang,
07:52itu kan menunjukkan bahwa ini tidak bisa dipegang
07:55sepenuhnya perjanjian-perjanjian dan kesepakatan ini.
07:59Sehingga menurut saya kalau ada gempuran di sisi baru ya,
08:04apakah itu nanti nevinya atau air force-nya atau nanti darat,
08:07Iran saya rasa sudah siap.
08:09Ya tentunya kalau dilihat head-to-head,
08:12Amerika adalah negara super power ya,
08:14juara satu dari military capability,
08:16Iran ke-16 tentunya jomplang, Mas.
08:19Tapi lagi-lagi di sini ada hal-hal yang selama 44 hari ini,
08:23kita juga terkaget-kaget masyarakat dunia ya,
08:26baik akademisi maupun para pengamat,
08:27bagaimana kemudian proksinya all out,
08:30cybernya maju,
08:32sukarelawannya sampai 14 juta gitu ya,
08:34itu yang tidak terbayangkan.
08:37Nah ini jangan sampai dengan terus-terusan
08:39Amerika salah strategi,
08:40publik dunia justru malah semakin tidak respect kepada pemerintahan Amerika
08:45dan tidak percaya kepada Amerika sebagai negara bangsa yang besar.
08:50Menurut saya tetap harus dijaga perdamaian nih Mas,
08:52ke depan dengan berbagai cara tentunya ya Mas.
08:54Ya tentu ini kita juga melihat bahwa serangan Amerika Serikat bertubi-tubi ke wilayah Iran
08:59juga menyasar ke objek vital seperti di Clark Island,
09:02di mana salah satu atau Pulau Kart di mana salah satu kilang minyak terbesarnya juga sempat dihancurkan,
09:08dan juga sejumlah pertahanan atau militer mereka juga dihancurkan.
09:12Untuk saat ini sebenarnya posisi Iran untuk bernegosiasi sudah posisi titik kritis dan kemudian tetap bertahan.
09:19Untuk saat ini seperti apa peluang?
09:21Bila terjadi perang antara keduanya, terutama Amerika Serikat dan juga Iran saling menyerang?
09:28Ya, ini sebetulnya 11-12 April ini adalah hari bersejarah Mas,
09:32walaupun gagal ya Islamabad Talks ini.
09:36Pertemuan yang paling bersejarah selama beberapa dekade.
09:38Jadi ini level tertinggi setelah GCPOA 2015 di sini ya.
09:44Jadi duduk berhadapan antara fans, Wittkopf, Kushner, orang-orang yang bisa dibilang penentu kebijakan Amerika ya.
09:52Dan ini memang mereka kecewa karena penawaran yang menurut Amerika baik akhirnya tidak disepakati oleh Iran.
09:58Karena yang diinginkan Amerika adalah tidak boleh ada pengayaan nuklir ke depannya terus.
10:03Nah ini adalah hal yang buat Iran, ini adalah marwahnya sebagai nation state-nya mereka.
10:10Karena dengan nuklir ini bergening posisiin Iran itu naik Mas Juno.
10:14Kalau nuklirnya tidak ada, pengayaannya tidak ada, teknologinya diturunkan, downgrade mereka,
10:20mereka sama saja menurunkan daya tahan mereka kepada publik dunia.
10:27Tapi kegagalan ini tidak menutup proses.
10:29Jadi fans walaupun menyampaikan ya, this is final over gitu ya.
10:33Bukan ultimatum untuk mengakhiri talks ke depan ya.
10:37Tapi Iran tidak mau merespon dengan buru-buru.
10:40Jadi walaupun memang prosesnya menurut Iran masih bisa ya,
10:44Menlo Iran akan bertemu dengan pemimpin Eropa gitu ya.
10:47Pakistan juga akan menyampaikan terus akan memfasilitasi.
10:51Bahkan Menlo ini mau ke Berlin, ke Paris, ke London gitu ya.
10:55Agar taktik-taktik yang bisa dirundingkan, dirundingkan gitu.
10:58Gencatan masih berlangsung nih Mas Juno sampai tanggal 21 April.
11:02Dan jendela ini sampai nanti tanggal 21 April saya rasa akan dimanfaatkan seksama oleh Iran ya.
11:11Untuk apa namanya, terus berusaha agar tidak ada korban lanjutan ya.
11:17Dan ancaman blokade yang disampaikan oleh Trump jangan sampai terjadi begitu.
11:24Nah ini memang masalahnya di nuklir sih Mas.
11:26Kalau tadi pertanyaan pertama ya, apakah baru nomor dua selat Hormuz seperti itu?
11:30Baik, kita tentu publik dan juga dunia kecewa dengan kesepakatan yang tidak menemui titik terang
11:37terkait dengan kesepakatan perdamaian atau bahkan kejahatan senjata yang diperpanjang.
11:41Untuk membahasnya kami akan hadirkan kembali usai jeda hanya di Kompasnya.
11:46Situasi di Timur Tengah antara Perang Amerika Serikat dengan Iran,
11:50kita akan membahasnya dengan Ibu Steffi Andriani, pengamat militer, intelijen dan juga keamanan nasional.
11:56Ibu Steffi tadi sebelumnya bahwa negosiasi telah runtuh dan saat ini juga kita melihat adanya serangan Israel ke Libanon
12:03dan ada upaya negosiasi yang akan dilakukan selasa menatang.
12:07Lalu seperti apa sebenarnya proses negosiasi ini dan juga di dalam rentang jeda gencatan senjata antara Amerika Serikat dengan Iran?
12:15Iya Mas Juno, jadi Iran itu memiliki peradaban 2.500 tahun sejarah dan mereka terbiasa dengan diplomasi.
12:28Namun mereka tidak bersedia dan tidak terbiasa membuat keputusan eksistensial di bawah 21 jam tentunya dengan tekanan.
12:39Artinya Iran ketika berdiplomasi itu pasti akan memastikan kepentingan nasionalnya betul-betul terjaga.
12:46Seperti itu.
12:47Nah disini yang buat si Malakama sebetulnya adalah Pakistan.
12:51Pakistan ini niatnya baik.
12:53Di tengah kegagalan ini seperti pahlawan Pakistan ini tapi yang pasti belum tentu menang.
12:59Menteri Sharif, kemudian Feldmarshall Asimunir adalah dua orang yang secara harfiah mengatakan waktu itu peradaban mati malam itu.
13:07Jadi ketika 21 jam kemarin stagnan itu hopeless seperti itu ya.
13:12Nah ini apa namanya mereka menelpon Presiden Trump, Pakistan punya hubungan baik dengan Presiden Trump gitu ya.
13:19Walaupun secara geostrategi dan geopolitik mereka bertetangga dekat dengan Iran.
13:25Jadi sebetulnya sebagai mediator Pakistan cukup berhasil karena berhasil mendudukan ya dua aktor strategis yang hari ini sedang berperang gitu.
13:33Namun keputusannya tentunya bukan lagi Pakistan bisa ikut campur itu dalam masuk hak prerogatif dua kubu ini gitu ya.
13:42Nah di sisi lain sebetulnya kalau kita cek begitu mas.
13:45Jadi Hormuz ini tentunya nanti akan hampir tertutup sampai nanti dua minggu ke depan.
13:51Iran tidak mau Pakistan ini, maaf Libanon Selatan ini diserang terus.
13:55Jadi kalau Libanon dan front-front lain profsi-proksinya Iran diserang, Hormuz akan tutup.
14:01Nah sehingga nanti sampai 21 April pasokan global pasti agak sedikit tersendat nih Mas Juno ya.
14:08Yuntad sudah memperingatkan ini akan ada pertumbuhan global yang melambat.
14:12Pertumbuhan global saat ini kan kondisinya 4,7 persen ekonomi dunia.
14:17Ini bisa jadi turun sampai ke 2 persen.
14:20Jadi minus 2,7.
14:22WFP juga menyampaikan 45 juta orang akan jatuh ke dalam kelaparan bahkan ada tambahan-tambahan pengangguran dan lain-lain.
14:30Kalau sampai ditutup terus menerus 30 persen pasokan pupuk dunia juga terancam.
14:36Dan tentunya untuk negara kita juga berdampak.
14:38Karena importir minyak ya Mas Juno seperti itu.
14:41Seperti apa dampak besarnya terhadap terutama kegagalan negosiasi Amerika Sikatian terhadap harga energi dan juga ekonomi dunia yang tadi Anda
14:49sempat sampaikan?
14:51Ya jadi yang pertama ini kalau kita cek di hari ke-44 konflik itu puncak tertinggi minyak brand itu Mas
14:59Juno di tanggal 7 April.
15:01Jadi di sana minyak brand itu tembus 117 USD ya.
15:07Nah jadi ini sebetulnya kita lagi masuk fase ke-5.
15:10Fase pertama itu adalah fase pembukaan dari tanggal 28 sampai 13 Maret pembukaan operasi ya.
15:16Kemudian fase 2 itu masuk fase eskalasi naik dari 14 sampai 29 Maret.
15:21Kemudian fase ketiga ini klimaks yang bombardir hancur lebur 30 Maret sampai 7 April.
15:27Fase ke-4 ini mulai gencatan senjata hari ini dan nanti abis itu sebetulnya pasca Islamabad talks.
15:33Nah total korban kalau kita cek dari Iran itu sudah 3.375, Libanon juga sudah hampir 2.000an lebih ya.
15:42Amerika relatif 300 orang lah terluka kemudian prajurit Amerika gugur 13 orang.
15:48Nah ini minyak ini naik 50% dari sebelum perang dimunculkan 44 hari yang lalu sampai hari ini sudah naik
15:5650%.
15:57Termasuk di Amerika kenaikannya 4,06 dolar sehingga ini mengganggu rantai pasok dan hornwish minusnya 95%.
16:06Jadi yang tadinya tadi saya sudah sampaikan di awal ya 130-an kapal ini hanya bisa 15-16 kapal per
16:14hari.
16:15Sehingga kalau disampaikan ini negara masyarakat di dunia, ekonomi dunia ini tidak sama seperti sebelum perang ini dimulai.
16:22Jadi tidak baik-baik saja tentunya ya. Walaupun minyak agak turun sedikit beberapa hari ini tapi puncaknya kemarin di tanggal
16:297 April itu 117 mas.
16:31Seperti itu.
16:32Ya untuk terakhir nih Mbak Bustepi, untuk saat ini dari perspektif intelijen apa skenario terburuk yang harus diantisipasi dunia termasuk
16:40juga Indonesia
16:40jika situasi perang ini terus membawa arus bola panas dan juga makin memburuk?
16:46Ya jadi kalau apa yang disampaikan Presiden Trump ini benar ya akan ada tambahan eskalasi pasukan baik angkatan lautnya, angkatan
16:56udara, bahkan mungkin nanti daratnya.
16:58Ini tentunya tidak akan selesai sampai di Iran mas.
17:02Apalagi katanya tadi Israel juga akan melakukan hal yang sama ya dengan Libanon akan ada diskusi juga.
17:09Nah ini kalau disana panas disini panas ini akan melebar ke kawasan Timur Tengah.
17:15Tentunya ini yang jadi berbahaya adalah pupuk global kemudian juga energi global ya dan juga nanti bisa ada pengungsi dan
17:24lain-lain.
17:24Ini masyarakat dunia yang terganggu secara ekonomi ya kalau ekonomi dunia terhambat tadi prediksinya kan dari 4,7% turun
17:33ke 2%.
17:34Tentunya juga akan ada krisis ekonomi lagi ya mudah-mudahan tidak terjadi sehingga memang ini adalah kepentingan kita bersama.
17:41Dan saya apresiasi ketika nanti kompas terus-terusan media di Indonesia membahas ini sebetulnya ya untuk itu salah satunya.
17:47Kita sama-sama menyuarakan pentingnya perdamaian.
17:50Jadi hikmah terbesar adalah mereka bisa duduk bareng tapi disini catatannya bahwa tidak bisa sekali putaran seperti yang tadi Mas
17:57Juno sampaikan.
17:58Butuh 3-4 kali putaran ini tidak bisa dibekukan konflik yang mencair 47 tahun ini hanya dengan 21 jam.
18:06Mungkin nanti putaran kedua bisa digagas di Eropa, putaran ketiga mungkin nanti Pakistan dengan negara-negara teluk misalnya seperti itu
18:12ya.
18:12Jadi ini terus kita harapkan karena tentunya dengan pendekatan-pendekatan kekerasan termasuk menambah pasukan ini tidak menjadi solusi
18:19dan justru nanti akan menambah dendam, menambah munculnya kelompok-kelompok yang ingin berjihad seperti itu ya.
18:27Yang ingin masuk ke dalam peron ini bahkan Turki menyampaikan, Erdogan menyampaikan kalau tidak selesai Turki siap memasuki arena pertempuran.
18:34Ini akan lebih luar biasa lagi berbahaya untuk kita.
18:38Karena kita juga punya hubungan dagang dengan Turki dan negara-negara teluk kan cukup banyak juga Mas Indonesia ya.
18:44Hubungan dagangnya cukup baik di era Presiden Prabowo ini.
18:46Baik kita harapkan perundingan di putaran berikutnya akan terus berlangsung dan juga kita melihat bagaimana perang dari Tiongkok
18:55dan kemudian juga peran dari Pakistan ataupun Mesir yang juga akan membantu proses perundingan antara Amerika sikat dengan Iran.
19:03Untuk saat ini kita juga menantikan perundingan antara Israel dengan pihak Lebanon pada hari Selasa mendatang.
19:10Terima kasih sekali lagi Ibu Stepi Andriani, pengamat, intelijen, dan keamanan nasional telah berbagi perspektif di Kompas Yang.
19:18Sehat-sehat selalu Bu.
Komentar

Dianjurkan