Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Kasus bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung memasuki babak baru.

Ibu sang bayi, Nina Saleha mendatangi RSHS untuk meminta penjelasan, terkait dugaan penyerahan anaknya oleh oknum suster kepada orang tak dikenal.

Buntut dari viralnya video dugaan penculikan anak, Nina Saleha ibu dari bayi yang nyaris diambil orang tak dikenal, mendatangi RSHS Bandung, untuk meminta penjelasan.

Kuasa hukum Nina Saleha menegaskan, hingga saat ini belum ada kesepakatan damai antara Nina Saleha dengan pihak rumah sakit.

Selain mendesak dilakukannya tes DNA untuk memastikan identitas bayi, Nina Saleha dan kuasa hukum juga mendesak rumah sakit, untuk membuka rekaman CCTV guna mengungkap identitas orang tak dikenal yang membawa anak Nina.

Di sisi lain, pihak rumah sakit membenarkan adanya pertemuan dengan Nina Saleha dan kuasa hukum. Namun belum dapat memberikan keterangan secara resmi.

Baca Juga Viral Bayi Baru Lahir Disebut Langsung Terdaftar BPJS Kesehatan, Begini Penjelasan Resminya di https://www.kompas.tv/info-publik/661322/viral-bayi-baru-lahir-disebut-langsung-terdaftar-bpjs-kesehatan-begini-penjelasan-resminya

#bayi #rshsbandung #bayitertukar

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662627/kasus-bayi-nyaris-tertukar-di-rshs-bandung-sang-ibu-tuntut-tes-dna-dan-akses-rekaman-cctv
Transkrip
00:00Kasus bayi nyaris tertukar di rumah sakit Hasan Sadikin, Bandung memasuki babak baru.
00:06Ibu sang bayi Nina Soleha mendatangi RSHS untuk meminta penjelasan terkait dugaan penyerahan anaknya oleh Oknum Suster kepada orang tak
00:16dikenal.
00:19Buntut dari viralnya, video dugaan penculikan anak Nina Soleha, ibu dari bayi yang nyaris diambil orang tak dikenal,
00:27mendatangi RSHS Bandung untuk meminta penjelasan.
00:32Kuasa hukum Nina Soleha menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan damai antara Nina Soleha dengan pihak rumah sakit.
00:39Selain mendesak dilakukannya tes DNA untuk memastikan identitas bayi,
00:43Nina Soleha dan juga kuasa hukum mendesak rumah sakit untuk membuka rekaman CCTV guna mengungkap identitas orang tak dikenal yang
00:52membawa anak Nina.
00:54Nah, di sisi lain pihak rumah sakit membenarkan adanya pertemuan dengan Nina Soleha dan juga kuasa hukumnya,
01:00namun belum dapat memberikan keterangan secara resmi.
01:08Dugaannya ini adalah penculikan, artinya dugaannya ini adalah kita gak percobaan, penculikan, atau ada transaksi hal-hal yang lain.
01:17Makanya kita bilang kita sama-sama usut.
01:19Permintaan terakhir kita kepada rumah sakit bahwa tadi siapkan tim independen, artinya bahwa bayi ini harus dicek DNA-nya.
01:28Kenapa DNA-nya harus dicek? Apakah bayi ini asli anak daripada klien kami?
01:33Kita bilang minta CCTV-nya dibuka.
01:36Minta CCTV-nya dibuka, kita ingin tahu siapa orang ini.
01:39Siapa orang ini, orang apa yang dikenal.
01:42Kalau tidak, akan bawa terpaksa kita masuk ke ranah hukum, biar polisi nanti yang mengejar orang ini.
01:48Pihak rumah sakit dan pihak kuasa hukum dan korban sudah ketemu.
01:54Itu intinya. Kita bertindak atas nama direksi.
01:59Jadi gak mungkin kita sebagai karyawan tidak bertindak atas dasar nama direksi.
02:07Itu aja.
02:07Tapi ada evaluasi, Pak.
02:08Maaf ya, saya tidak bisa jawab.
02:09Ada evaluasi, Pak.
02:10Mohon maaf. Oh, pasti ada.
02:11Makasih ya, rekan-rekan. Terima kasih.
02:13Nanti segera akan kita kabar.
Komentar

Dianjurkan