00:00Kasus bayi nyaris tertukar di rumah sakit Hasan Sadikin, Bandung memasuki babak baru.
00:06Ibu sang bayi Nina Soleha mendatangi RSHS untuk meminta penjelasan terkait dugaan penyerahan anaknya oleh Oknum Suster kepada orang tak
00:16dikenal.
00:19Buntut dari viralnya, video dugaan penculikan anak Nina Soleha, ibu dari bayi yang nyaris diambil orang tak dikenal,
00:27mendatangi RSHS Bandung untuk meminta penjelasan.
00:32Kuasa hukum Nina Soleha menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan damai antara Nina Soleha dengan pihak rumah sakit.
00:39Selain mendesak dilakukannya tes DNA untuk memastikan identitas bayi,
00:43Nina Soleha dan juga kuasa hukum mendesak rumah sakit untuk membuka rekaman CCTV guna mengungkap identitas orang tak dikenal yang
00:52membawa anak Nina.
00:54Nah, di sisi lain pihak rumah sakit membenarkan adanya pertemuan dengan Nina Soleha dan juga kuasa hukumnya,
01:00namun belum dapat memberikan keterangan secara resmi.
01:08Dugaannya ini adalah penculikan, artinya dugaannya ini adalah kita gak percobaan, penculikan, atau ada transaksi hal-hal yang lain.
01:17Makanya kita bilang kita sama-sama usut.
01:19Permintaan terakhir kita kepada rumah sakit bahwa tadi siapkan tim independen, artinya bahwa bayi ini harus dicek DNA-nya.
01:28Kenapa DNA-nya harus dicek? Apakah bayi ini asli anak daripada klien kami?
01:33Kita bilang minta CCTV-nya dibuka.
01:36Minta CCTV-nya dibuka, kita ingin tahu siapa orang ini.
01:39Siapa orang ini, orang apa yang dikenal.
01:42Kalau tidak, akan bawa terpaksa kita masuk ke ranah hukum, biar polisi nanti yang mengejar orang ini.
01:48Pihak rumah sakit dan pihak kuasa hukum dan korban sudah ketemu.
01:54Itu intinya. Kita bertindak atas nama direksi.
01:59Jadi gak mungkin kita sebagai karyawan tidak bertindak atas dasar nama direksi.
02:07Itu aja.
02:07Tapi ada evaluasi, Pak.
02:08Maaf ya, saya tidak bisa jawab.
02:09Ada evaluasi, Pak.
02:10Mohon maaf. Oh, pasti ada.
02:11Makasih ya, rekan-rekan. Terima kasih.
02:13Nanti segera akan kita kabar.
Komentar