00:00Kita ke informasi pertama, sodara polisi menangkap terduga pelaku berinisial DA
00:04yang diduga telah melakukan pemalakan kepada sopir bajai di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
00:14Petugas unit reskrim Polsek Metro Tanah Abang mendatangi rumah keluarga terduga pelaku
00:19di kawasan kampung Bali Tanah Abang, Jakarta Pusat.
00:23Terduga pelaku langsung dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk dimintai keterangannya.
00:27Dari hasil pemeriksaan, polisi bilang pelaku merupakan seorang juru parkir liar.
00:39Terkait video viral tersebut, kejadian adanya informasi pemalakan yang viral
00:46dari Polsek Metro Tanah Abang telah berhasil membawa ke Polsek untuk dimintai keterangan
00:52terduga pelaku dengan inisial DP.
00:56Di amankan di rumah neneknya, di wilayah Tanah Abang.
01:01Itu baru sekalian ya Pak.
01:04Berapa?
01:04Untuknya 2 ribu Pak.
01:05Oh kalau pengakuan seberbahaya ke penumpangnya sampai bisa ngabisin 1 ribu bener nggak itu?
01:10Itu nggak bener Pak.
01:11Setiap kali mereka ngambil penumpang, 2 ribu gitu?
01:14Saya jarang Pak.
01:16Tapi maksa nggak?
01:17Nggak pernah Pak.
01:18Kalau pengakuan mereka kan kalau nggak dikasih diteriakin maling.
01:22Nggak tahu Pak, kalau itu Pak.
01:23Apa kerjaan lo di situ?
01:26Markirin Pak, muterin Pak.
01:28Pak Ogaya?
01:29Iya Pak.
01:30Berapa tiap hari penghasilan dapat?
01:3290 ribu Pak.
01:3390 ribu?
01:34Buat apa Bang?
01:35Buat ngasih makan keluarga Pak.
01:41Video ini ramai di media sosial.
01:43Seorang pengmudi bajai nampak tengah didatangi preman yang kerap meminta uang.
01:48Kalau di Tanah Abang emang kayak gitu ya Bang ya?
01:50Dimentain apa tuh?
01:51Tapi palak atau api sih Bang?
01:53Di palak.
01:54Oh di palak.
01:55Peristiwa ini direkam oleh seorang penumpang di pasar Blok A, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
02:00Kepada penumpang, sopir bajai itu bercerita.
02:02Pemalakan yang dilakukan bahkan bisa mencapai 100 ribu rupiah per hari.
02:08Mereka memilih tetap memberikan uang yang diminta
02:10demi menghindari keributan dan kerusakan pada kendaraan mereka.
02:14Besar harapan agar pemerintah bisa segera mengatasi kasus pungutan liar di jalanan.
02:20Jangan ada pemaksaan, intimidasi, ataupun apa gitu Bang ya.
02:24Untuk yang lainnya pun gitu kan ya.
02:25Kalau untuk saya pribadi, saya kan tidak manggal gitu ya.
02:28Jangan lewat doa gitu ya.
02:30Biar aman-nyaman.
02:31Biar nyaman-nyaman gitu ya.
02:34Bukan juga kan.
02:35Bukan dari pemerintah kayak gitu Bang ya.
02:38Pemerintah itu kan dilarang emas gitu aja.
02:39Iya.
02:40Karena nggak ada pemuli ya.
02:41Oh iya.
02:43Gubernur Jakarta Pramono Anung angkat bicara
02:45soal aksi pemalakan di wilayah Tanah Abang di media sosial.
02:49Di saat Jakarta mendapatkan predikat kota teraman kedua di Asia Tenggara,
02:53aksi premanisme berupa pemalakan masih terjadi.
02:56Pramono bilang,
02:57tengah mengarahkan Satpol PP untuk menindak lanjut di temuan tersebut.
03:00Ia juga menegaskan,
03:02pemerintah tak ragu untuk memberantas premanisme.
03:05Saya sudah melihat videonya,
03:07dan saya sudah meminta kepada Satpol PP,
03:10kepada Kepala Dinas,
03:12untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu.
03:15Nggak ada kompromi lagi.
03:16Jadi premanisme di Jakarta,
03:19saya sebagai gubernur,
03:20saya nggak ragu-ragu untuk itu.
03:23Para sopir Bajai berharap,
03:26aksi pemalakan dapat diatasi sesegera mungkin,
03:28sehingga mereka dapat bekerja dengan maksimal,
03:30tanpa ancaman.
03:31Tim melibutan Kompas TV, Jakarta.
03:34Apa di Palak?
03:36Ada sehari 100 ribu sih.
03:38100 ribu?
03:40Praktik pemalakan terhadap sopir Bajai di Jakarta masih terjadi dan meresahkan.
03:45Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anu,
03:47menegaskan akan menindak tegas pelaku pungutan liar itu.
03:50Lalu sejauh mana komitmen direalisasikan,
03:52dan apa langkah konkret yang sudah dilakukan Pemprov DKI,
03:55kita bahas bersama staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Ciko Hakim.
03:59Selamat siang, Bung Ciko, dengan Bella di studio.
04:01Siang, Bella.
04:03Bung Ciko,
04:05Mas Gubernur mengatakan bahwa akan menindak tegas praktik pemalakan Bajai,
04:08dan mungkin ada praktik pemalakan yang lain selain Bajai.
04:11Lalu sudah sejauh mana evaluasinya,
04:13dan apa saja yang sulit dilakukan?
04:16Yang pasti kita harus meyakini bahwa
04:18apa yang disampaikan Bapak Gubernur ini
04:20adalah suatu komitmen
04:21yang memang digaungkan sejak awal,
04:25dan terkait dengan keamanan kota Jakarta.
04:29Yang kedua,
04:31Bapak Gubernur telah memerintahkan jajarannya
04:33untuk lebih siaga lagi,
04:36lebih kemudian tepat dalam penempatan
04:39personel-personel satu PT
04:41untuk kemudian bisa memantau kegiatan-kegiatan
04:44yang terkait dengan tadi hal-hal yang terjadi,
04:48yang baru-baru ini viral,
04:49terkait pemalakan supir Bajai,
04:52dan kemarin juga ada pemalakan pedagang bakso,
04:55dan lain-lain.
04:55Dan tentu koordinasi dengan pihak aparat hukum,
04:59yaitu kepolisian dalam hal ini juga
05:01memang kita berkuat,
05:04koordinasinya kita ratkan lagi,
05:06sehingga hal-hal seperti ini bisa segera ditindak.
05:09Karena sesungguhnya,
05:11apa yang terjadi ini
05:11tidak bisa hanya ditangani oleh Pemprov DKI Jakarta,
05:16tetapi tentu apabila terkait dengan hal-hal
05:18yang sifat punya pelanggaran pidana,
05:20ini adalah ranah dari kepolisian.
05:22Satpol PP adalah bagian dari penegakan
05:25atau penertiban terkait dengan peraturan daerah,
05:28yang tentu akan berupaya maksimal
05:30untuk melaksanakan tugasnya,
05:31dan tentu koordinasi dan komitmen
05:33dari Polda Metro Jaya juga dibutuhkan.
05:36Dan Alhamdulillah,
05:37dalam waktu yang singkat,
05:39kejadian ini sudah ditangani,
05:42dan terara pelaku sudah ditangkap.
05:44Ya, Bung Syiko,
05:45lalu sebenarnya permasalahan utamanya ini apa?
05:47Karena kan kalau kita lihat,
05:48misalnya ada aparat yang berjaga,
05:50nggak ada nih yang malak,
05:52tapi kemudian ketika aparatnya sudah tidak ada,
05:54berulang kembali pemalakan-pemalakan tersebut.
05:56Sebenarnya apa pemicu utamanya?
05:59Ya, sebenarnya kalau kita bicara soal kejahatan ya,
06:01apapun itu bentuknya terkait dengan hal ini,
06:04misalnya terkait dengan pemalakan,
06:06ini nggak terlepas dari permasalahan ekonomi tentunya.
06:08Artinya, saudara-saudara kita yang memilih jalur
06:11untuk bekerja di dunia hitam,
06:13dalam tanda kutip,
06:14atau menjadi pemalak,
06:16atau apapun itu yang dilakukan,
06:17yang melanggar hukum tentunya adalah bagian dari warga masyarakat
06:22yang mungkin tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya,
06:26atau kompetensinya juga tidak mumpuni untuk bisa mendapatkan pekerjaan.
06:32Ini terkait dengan banyak hal,
06:33ini bukan hanya terjadi di Jakarta saja,
06:35tapi terjadi di seluruh belahan dunia manapun,
06:37bukan hanya di seluruh Indonesia ya misalnya.
06:40Dan tentunya kita berharap ke depan,
06:42memang akan ada lebih peningkatan SDM misalnya.
06:46Untuk di Jakarta ini kan peningkatan SDM,
06:48untuk kemudian pelatihan,
06:49terkait dengan pendidikan,
06:52dan lain-lain itu betul-betul kita masifkan.
06:54Agar masyarakat-masyarakat yang memang tidak mumpuni
06:59dalam mendapatkan pekerjaan ini,
07:02juga bisa mengupgrade dirinya,
07:04sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
07:06Yang kedua, apabila memang di banyak daerah itu lenggang,
07:12dan tidak ada pantauan dari pihak pemerintah,
07:15apapun aparat hukum,
07:16memang ini tentu-tentu terjadi.
07:18Jadi mudah-mudahan ini bisa kita minimalisir.
07:21Apakah bisa 100%?
07:23Saya merasa di seluruh belahan dunia manapun,
07:26kejahatan itu pasti terjadi ya.
07:27Dan ini bila ada kesempatan dan lain-lain,
07:30ini dilakukan oleh mereka-mereka yang memang
07:33tidak memiliki pekerjaan yang tetap,
07:35yang bisa mencukup kehidupannya.
07:37Mudah-mudahan ke depan ini semua bisa kita tanggulangi,
07:41dan tentunya koordinasi yang erat.
07:42Kembali lagi, saya tegaskan dengan aparat penegak hukum,
07:45seperti kepolisian,
07:47ini perlu kita lakukan,
07:48dan juga komitmen dari Polda Metro Jaya khususnya,
07:52juga harus sama-sama kita jaga,
07:54untuk kemudian bisa menjaga kota Jakarta itu.
07:57Bung Ciko, ini kan salah satu tokoh di lapangannya sudah ditangkap.
08:01Kapan akan kemudian diberantah semuanya,
08:05aktor-aktor pemalakan liar ini?
08:07Ya, kita harus bertanya bukan hanya ke pihak Pemprov ya,
08:10mohon maaf ya,
08:11karena ini kan sudah masuk ke dalam ranah pidana.
08:13Artinya hal-hal yang terkait tidak dikasat mata,
08:16atau misalnya kita bicara terkait dengan kejahatan terorganisir misalnya,
08:20ini sudah masuk ke dalam ranah top polisian,
08:23karena penindakan dan pemeriksaannya dilakukan oleh kepolisian,
08:26dan tentu tindak lanjutnya adalah kepolisian.
08:28Namun kami dari pihak Pemprov tentunya bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya ini,
08:34untuk kemudian melakukan penempatan-penempatan personel saat pol PP,
08:39dan juga razia-razia yang bukan hanya dilakukan saat pol PP,
08:42tapi juga oleh dinas perhubungan misalnya,
08:44untuk lebih sering dilakukan dan berkala,
08:47sehingga tidak terjadi kejadian-kejadian seperti ini.
08:50Dan mudah-mudahan juga hal-hal yang terkait dengan parkir liar,
08:56teman-teman saudara-saudara kita yang mencari nafkah sebagai supir bajai,
09:00juga untuk tidak ngetem terlalu lama di wilayah-wilayah tertentu,
09:03ini juga bisa sangat membantu untuk bisa meminimalisir kejadian seperti ini.
09:08Bung Syiko, apakah memang ada rencana,
09:10atau ada program,
09:11rencana untuk menambah kamera pengmantau,
09:14seperti Toto CCTV di daerah-daerah yang dianggap rawan,
09:17agar tidak terjadi lagi pemalakan-pemalakan seperti ini?
09:20Ya, kalau soal CCTV selalu ada,
09:23dan bahkan di daerah yang tadi kita sebutkan itu sudah ada CCTV-nya,
09:27permasalahannya kan sebenarnya adalah kepatuhan masyarakat juga,
09:30kepatuhan dari warga-warga kita juga.
09:32Mohon maaf, tapi artinya para pelaku ini kan juga bisa dibilang warga Jakarta ya,
09:37bukan hanya pemalakan misalnya.
09:39Kalau kita bicara soal parkir liar,
09:41kita kadang-kadang melihat ratusan motor,
09:42ratusan kendaraan bermotor lain seperti mobil,
09:46kemudian melakukan pelanggaran parkir liar ya,
09:49kita berharap saudara-saudara kita ini,
09:51yang sebagai warga Jakarta juga mau mengikuti aturan-aturan yang berlaku.
09:54Jadi, karena kan Jakarta ini begitu luas,
09:57kalau kita bicara soal personil,
09:59tentunya ada keterbatasan.
10:00Kalau bicara soal CCTV,
10:02permasalahannya sekarang kadang-kadang apakah takut,
10:04cukup takut ketika terekam.
10:07Nah, ini juga harus menjadi budaya yang sama-sama kita jaga,
10:10namun tentu dari pihak PM Prof tentu harus juga lebih sistematik lagi
10:16dan lebih tahu untuk di mana menempatkan personil-personilnya,
10:19sehingga di mana biasanya para pelanggar ini lebih takut
10:24kalau melihat sosok orang ya,
10:25ketimbang hanya CCTV.
10:27Dan mudah-mudahan kita bisa melakukan ini.
10:29Dan tadi, koordinasi yang erat,
10:30kerjasama yang erat dengan pihak lain,
10:33aparat hukum termasuk TNI, TNI Polri,
10:35dan mudah-mudahan ini juga bisa membuat kota kita kembali nyaman
10:40dan juga minim dari kejadian-kejadian seperti itu.
10:43Nah, baik.
10:44Kita berharap memang ketika orang patuh terhadap peraturan itu
10:48tidak hanya ketika melihat ada aparat saja di sana,
10:50tapi juga sudah ada keinginan dari hati,
10:52terutama untuk warga DKI Jakarta.
10:55Terima kasih atas perbincangannya siang hari ini.
10:57Staff khusus Gubernur DKI Jakarta, Ciko Hakim,
11:00selamat beraktivitas kembali.
11:02Terima kasih, Bella.
Komentar