Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi menangkap terduga pelaku berinisial DA, yang diduga telah melakukan pemalakan kepada sopir bajaj di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat.

Petugas Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang mendatangi rumah keluarga terduga pelaku, di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Terduga pelaku langsung dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk dimintai keterangannya. Dari hasil pemeriksaan, polisi bilang, pelaku merupakan seorang juru parkir liar.

Praktik pemalakan terhadap sopir bajaj di Jakarta masih terjadi dan meresahkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan akan menindak tegas pelaku pungutan liar ini.

Lalu, sejauh mana komitmen itu direalisasikan, dan apa langkah konkret yang sudah dilakukan Pemprov DKI?

Kita bahas bersama Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim.

Baca Juga Sopir Bajaj Jadi Korban Premanisme di Tanah Abang, Pramono: Nggak Ada Kompromi Lagi di https://www.kompas.tv/regional/662582/sopir-bajaj-jadi-korban-premanisme-di-tanah-abang-pramono-nggak-ada-kompromi-lagi

#sopirbajaj #premanisme #pramonoanung

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662644/full-stafsus-gubernur-dki-buka-suara-soal-sopir-bajaj-dipalak-preman-di-tanah-abang-indo-update
Transkrip
00:00Kita ke informasi pertama, sodara polisi menangkap terduga pelaku berinisial DA
00:04yang diduga telah melakukan pemalakan kepada sopir bajai di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
00:14Petugas unit reskrim Polsek Metro Tanah Abang mendatangi rumah keluarga terduga pelaku
00:19di kawasan kampung Bali Tanah Abang, Jakarta Pusat.
00:23Terduga pelaku langsung dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk dimintai keterangannya.
00:27Dari hasil pemeriksaan, polisi bilang pelaku merupakan seorang juru parkir liar.
00:39Terkait video viral tersebut, kejadian adanya informasi pemalakan yang viral
00:46dari Polsek Metro Tanah Abang telah berhasil membawa ke Polsek untuk dimintai keterangan
00:52terduga pelaku dengan inisial DP.
00:56Di amankan di rumah neneknya, di wilayah Tanah Abang.
01:01Itu baru sekalian ya Pak.
01:04Berapa?
01:04Untuknya 2 ribu Pak.
01:05Oh kalau pengakuan seberbahaya ke penumpangnya sampai bisa ngabisin 1 ribu bener nggak itu?
01:10Itu nggak bener Pak.
01:11Setiap kali mereka ngambil penumpang, 2 ribu gitu?
01:14Saya jarang Pak.
01:16Tapi maksa nggak?
01:17Nggak pernah Pak.
01:18Kalau pengakuan mereka kan kalau nggak dikasih diteriakin maling.
01:22Nggak tahu Pak, kalau itu Pak.
01:23Apa kerjaan lo di situ?
01:26Markirin Pak, muterin Pak.
01:28Pak Ogaya?
01:29Iya Pak.
01:30Berapa tiap hari penghasilan dapat?
01:3290 ribu Pak.
01:3390 ribu?
01:34Buat apa Bang?
01:35Buat ngasih makan keluarga Pak.
01:41Video ini ramai di media sosial.
01:43Seorang pengmudi bajai nampak tengah didatangi preman yang kerap meminta uang.
01:48Kalau di Tanah Abang emang kayak gitu ya Bang ya?
01:50Dimentain apa tuh?
01:51Tapi palak atau api sih Bang?
01:53Di palak.
01:54Oh di palak.
01:55Peristiwa ini direkam oleh seorang penumpang di pasar Blok A, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
02:00Kepada penumpang, sopir bajai itu bercerita.
02:02Pemalakan yang dilakukan bahkan bisa mencapai 100 ribu rupiah per hari.
02:08Mereka memilih tetap memberikan uang yang diminta
02:10demi menghindari keributan dan kerusakan pada kendaraan mereka.
02:14Besar harapan agar pemerintah bisa segera mengatasi kasus pungutan liar di jalanan.
02:20Jangan ada pemaksaan, intimidasi, ataupun apa gitu Bang ya.
02:24Untuk yang lainnya pun gitu kan ya.
02:25Kalau untuk saya pribadi, saya kan tidak manggal gitu ya.
02:28Jangan lewat doa gitu ya.
02:30Biar aman-nyaman.
02:31Biar nyaman-nyaman gitu ya.
02:34Bukan juga kan.
02:35Bukan dari pemerintah kayak gitu Bang ya.
02:38Pemerintah itu kan dilarang emas gitu aja.
02:39Iya.
02:40Karena nggak ada pemuli ya.
02:41Oh iya.
02:43Gubernur Jakarta Pramono Anung angkat bicara
02:45soal aksi pemalakan di wilayah Tanah Abang di media sosial.
02:49Di saat Jakarta mendapatkan predikat kota teraman kedua di Asia Tenggara,
02:53aksi premanisme berupa pemalakan masih terjadi.
02:56Pramono bilang,
02:57tengah mengarahkan Satpol PP untuk menindak lanjut di temuan tersebut.
03:00Ia juga menegaskan,
03:02pemerintah tak ragu untuk memberantas premanisme.
03:05Saya sudah melihat videonya,
03:07dan saya sudah meminta kepada Satpol PP,
03:10kepada Kepala Dinas,
03:12untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu.
03:15Nggak ada kompromi lagi.
03:16Jadi premanisme di Jakarta,
03:19saya sebagai gubernur,
03:20saya nggak ragu-ragu untuk itu.
03:23Para sopir Bajai berharap,
03:26aksi pemalakan dapat diatasi sesegera mungkin,
03:28sehingga mereka dapat bekerja dengan maksimal,
03:30tanpa ancaman.
03:31Tim melibutan Kompas TV, Jakarta.
03:34Apa di Palak?
03:36Ada sehari 100 ribu sih.
03:38100 ribu?
03:40Praktik pemalakan terhadap sopir Bajai di Jakarta masih terjadi dan meresahkan.
03:45Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anu,
03:47menegaskan akan menindak tegas pelaku pungutan liar itu.
03:50Lalu sejauh mana komitmen direalisasikan,
03:52dan apa langkah konkret yang sudah dilakukan Pemprov DKI,
03:55kita bahas bersama staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Ciko Hakim.
03:59Selamat siang, Bung Ciko, dengan Bella di studio.
04:01Siang, Bella.
04:03Bung Ciko,
04:05Mas Gubernur mengatakan bahwa akan menindak tegas praktik pemalakan Bajai,
04:08dan mungkin ada praktik pemalakan yang lain selain Bajai.
04:11Lalu sudah sejauh mana evaluasinya,
04:13dan apa saja yang sulit dilakukan?
04:16Yang pasti kita harus meyakini bahwa
04:18apa yang disampaikan Bapak Gubernur ini
04:20adalah suatu komitmen
04:21yang memang digaungkan sejak awal,
04:25dan terkait dengan keamanan kota Jakarta.
04:29Yang kedua,
04:31Bapak Gubernur telah memerintahkan jajarannya
04:33untuk lebih siaga lagi,
04:36lebih kemudian tepat dalam penempatan
04:39personel-personel satu PT
04:41untuk kemudian bisa memantau kegiatan-kegiatan
04:44yang terkait dengan tadi hal-hal yang terjadi,
04:48yang baru-baru ini viral,
04:49terkait pemalakan supir Bajai,
04:52dan kemarin juga ada pemalakan pedagang bakso,
04:55dan lain-lain.
04:55Dan tentu koordinasi dengan pihak aparat hukum,
04:59yaitu kepolisian dalam hal ini juga
05:01memang kita berkuat,
05:04koordinasinya kita ratkan lagi,
05:06sehingga hal-hal seperti ini bisa segera ditindak.
05:09Karena sesungguhnya,
05:11apa yang terjadi ini
05:11tidak bisa hanya ditangani oleh Pemprov DKI Jakarta,
05:16tetapi tentu apabila terkait dengan hal-hal
05:18yang sifat punya pelanggaran pidana,
05:20ini adalah ranah dari kepolisian.
05:22Satpol PP adalah bagian dari penegakan
05:25atau penertiban terkait dengan peraturan daerah,
05:28yang tentu akan berupaya maksimal
05:30untuk melaksanakan tugasnya,
05:31dan tentu koordinasi dan komitmen
05:33dari Polda Metro Jaya juga dibutuhkan.
05:36Dan Alhamdulillah,
05:37dalam waktu yang singkat,
05:39kejadian ini sudah ditangani,
05:42dan terara pelaku sudah ditangkap.
05:44Ya, Bung Syiko,
05:45lalu sebenarnya permasalahan utamanya ini apa?
05:47Karena kan kalau kita lihat,
05:48misalnya ada aparat yang berjaga,
05:50nggak ada nih yang malak,
05:52tapi kemudian ketika aparatnya sudah tidak ada,
05:54berulang kembali pemalakan-pemalakan tersebut.
05:56Sebenarnya apa pemicu utamanya?
05:59Ya, sebenarnya kalau kita bicara soal kejahatan ya,
06:01apapun itu bentuknya terkait dengan hal ini,
06:04misalnya terkait dengan pemalakan,
06:06ini nggak terlepas dari permasalahan ekonomi tentunya.
06:08Artinya, saudara-saudara kita yang memilih jalur
06:11untuk bekerja di dunia hitam,
06:13dalam tanda kutip,
06:14atau menjadi pemalak,
06:16atau apapun itu yang dilakukan,
06:17yang melanggar hukum tentunya adalah bagian dari warga masyarakat
06:22yang mungkin tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya,
06:26atau kompetensinya juga tidak mumpuni untuk bisa mendapatkan pekerjaan.
06:32Ini terkait dengan banyak hal,
06:33ini bukan hanya terjadi di Jakarta saja,
06:35tapi terjadi di seluruh belahan dunia manapun,
06:37bukan hanya di seluruh Indonesia ya misalnya.
06:40Dan tentunya kita berharap ke depan,
06:42memang akan ada lebih peningkatan SDM misalnya.
06:46Untuk di Jakarta ini kan peningkatan SDM,
06:48untuk kemudian pelatihan,
06:49terkait dengan pendidikan,
06:52dan lain-lain itu betul-betul kita masifkan.
06:54Agar masyarakat-masyarakat yang memang tidak mumpuni
06:59dalam mendapatkan pekerjaan ini,
07:02juga bisa mengupgrade dirinya,
07:04sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
07:06Yang kedua, apabila memang di banyak daerah itu lenggang,
07:12dan tidak ada pantauan dari pihak pemerintah,
07:15apapun aparat hukum,
07:16memang ini tentu-tentu terjadi.
07:18Jadi mudah-mudahan ini bisa kita minimalisir.
07:21Apakah bisa 100%?
07:23Saya merasa di seluruh belahan dunia manapun,
07:26kejahatan itu pasti terjadi ya.
07:27Dan ini bila ada kesempatan dan lain-lain,
07:30ini dilakukan oleh mereka-mereka yang memang
07:33tidak memiliki pekerjaan yang tetap,
07:35yang bisa mencukup kehidupannya.
07:37Mudah-mudahan ke depan ini semua bisa kita tanggulangi,
07:41dan tentunya koordinasi yang erat.
07:42Kembali lagi, saya tegaskan dengan aparat penegak hukum,
07:45seperti kepolisian,
07:47ini perlu kita lakukan,
07:48dan juga komitmen dari Polda Metro Jaya khususnya,
07:52juga harus sama-sama kita jaga,
07:54untuk kemudian bisa menjaga kota Jakarta itu.
07:57Bung Ciko, ini kan salah satu tokoh di lapangannya sudah ditangkap.
08:01Kapan akan kemudian diberantah semuanya,
08:05aktor-aktor pemalakan liar ini?
08:07Ya, kita harus bertanya bukan hanya ke pihak Pemprov ya,
08:10mohon maaf ya,
08:11karena ini kan sudah masuk ke dalam ranah pidana.
08:13Artinya hal-hal yang terkait tidak dikasat mata,
08:16atau misalnya kita bicara terkait dengan kejahatan terorganisir misalnya,
08:20ini sudah masuk ke dalam ranah top polisian,
08:23karena penindakan dan pemeriksaannya dilakukan oleh kepolisian,
08:26dan tentu tindak lanjutnya adalah kepolisian.
08:28Namun kami dari pihak Pemprov tentunya bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya ini,
08:34untuk kemudian melakukan penempatan-penempatan personel saat pol PP,
08:39dan juga razia-razia yang bukan hanya dilakukan saat pol PP,
08:42tapi juga oleh dinas perhubungan misalnya,
08:44untuk lebih sering dilakukan dan berkala,
08:47sehingga tidak terjadi kejadian-kejadian seperti ini.
08:50Dan mudah-mudahan juga hal-hal yang terkait dengan parkir liar,
08:56teman-teman saudara-saudara kita yang mencari nafkah sebagai supir bajai,
09:00juga untuk tidak ngetem terlalu lama di wilayah-wilayah tertentu,
09:03ini juga bisa sangat membantu untuk bisa meminimalisir kejadian seperti ini.
09:08Bung Syiko, apakah memang ada rencana,
09:10atau ada program,
09:11rencana untuk menambah kamera pengmantau,
09:14seperti Toto CCTV di daerah-daerah yang dianggap rawan,
09:17agar tidak terjadi lagi pemalakan-pemalakan seperti ini?
09:20Ya, kalau soal CCTV selalu ada,
09:23dan bahkan di daerah yang tadi kita sebutkan itu sudah ada CCTV-nya,
09:27permasalahannya kan sebenarnya adalah kepatuhan masyarakat juga,
09:30kepatuhan dari warga-warga kita juga.
09:32Mohon maaf, tapi artinya para pelaku ini kan juga bisa dibilang warga Jakarta ya,
09:37bukan hanya pemalakan misalnya.
09:39Kalau kita bicara soal parkir liar,
09:41kita kadang-kadang melihat ratusan motor,
09:42ratusan kendaraan bermotor lain seperti mobil,
09:46kemudian melakukan pelanggaran parkir liar ya,
09:49kita berharap saudara-saudara kita ini,
09:51yang sebagai warga Jakarta juga mau mengikuti aturan-aturan yang berlaku.
09:54Jadi, karena kan Jakarta ini begitu luas,
09:57kalau kita bicara soal personil,
09:59tentunya ada keterbatasan.
10:00Kalau bicara soal CCTV,
10:02permasalahannya sekarang kadang-kadang apakah takut,
10:04cukup takut ketika terekam.
10:07Nah, ini juga harus menjadi budaya yang sama-sama kita jaga,
10:10namun tentu dari pihak PM Prof tentu harus juga lebih sistematik lagi
10:16dan lebih tahu untuk di mana menempatkan personil-personilnya,
10:19sehingga di mana biasanya para pelanggar ini lebih takut
10:24kalau melihat sosok orang ya,
10:25ketimbang hanya CCTV.
10:27Dan mudah-mudahan kita bisa melakukan ini.
10:29Dan tadi, koordinasi yang erat,
10:30kerjasama yang erat dengan pihak lain,
10:33aparat hukum termasuk TNI, TNI Polri,
10:35dan mudah-mudahan ini juga bisa membuat kota kita kembali nyaman
10:40dan juga minim dari kejadian-kejadian seperti itu.
10:43Nah, baik.
10:44Kita berharap memang ketika orang patuh terhadap peraturan itu
10:48tidak hanya ketika melihat ada aparat saja di sana,
10:50tapi juga sudah ada keinginan dari hati,
10:52terutama untuk warga DKI Jakarta.
10:55Terima kasih atas perbincangannya siang hari ini.
10:57Staff khusus Gubernur DKI Jakarta, Ciko Hakim,
11:00selamat beraktivitas kembali.
11:02Terima kasih, Bella.
Komentar

Dianjurkan