Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump mengatakan, Amerika Serikat telah mengirim kapal perang angkatan laut ke Selat Hormuz pada Sabtu (11/4/2026) waktu setempat.

Pengerahan kapal perang itu bertujuan untuk membersihkan ranjau laut.

Komando Pusat Amerika, CENTCOM mengeklaim dua kapal perang telah memulai operasi pembersihan ranjau yang dipasang Iran.

Keduanya merupakan kapal perusak berpeluru kendali. CENTCOM mengatakan, pasukan AS tambahan termasuk drone bawah air, dapat bergabung dalam upaya tersebut dalam beberapa hari mendatang.

Sementara Iran dengan tegas menolak klaim Washington bahwa kapal-kapal perang AS memasuki Selat Hormuz.

Sementara Iran melalui anggota parlemennya menegaskan, persoalan di Hormuz tidak dapat diselesaikan melalui negosiasi. Sebab Selat Hormuz, diakui sebagai jalur perairan milik Republik Islam Iran.

Baca Juga Negosiasi Gagal, Pakistan Minta AS-Iran Tetap Jaga Gencatan Senjata | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/662574/negosiasi-gagal-pakistan-minta-as-iran-tetap-jaga-gencatan-senjata-kompas-siang

#iran #amerika #trump #selathormuz

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662576/2-kapal-perang-as-bersihkan-ranjau-di-selat-hormuz-iran-tegaskan-kedaulatan-wilayah-kompas-siang
Transkrip
00:00Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat telah mengirim kapal perang Angkatan Laut ke Selat Hormuz pada Sabtu waktu setempat.
00:07Pengerahan kapal perang itu bertujuan untuk membersihkan ranjau laut.
00:13Komando Pusat Amerika, Senkom, mengiklim dua kapal perang telah beroperasi pembersihan ranjau yang dipasang Iran.
00:20Keduanya merupakan kapal perusak berpeluru kendali.
00:23Senkom mengatakan pasukan Amerika Serikat tambahan termasuk drone bahwa air dapat bergabung dalam upaya itu dalam beberapa hari mendatang.
00:32Sementara Iran dengan tegas menolak klaim Washington DC bahwa kapal perang Amerika memasuki Selat Hormuz.
01:03Sementara Iran melalui anggota parlamennya menegaskan persoalan di Hormuz tidak dapat diselesaikan melalui negosiasi.
01:10Sebab Selat Hormuz diakui sebagai jalur perairan milik Republik Islam Iran.
01:17Terima kasih telah menonton!
01:45Selamat menonton!
Komentar

Dianjurkan