Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyalurkan program peningkatan kualitas 15.000 rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah perbatasan negara melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Program ini menyasar 20 kabupaten perbatasan, termasuk Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud di Sulawesi Utara. Dalam kunjungan di Sitaro, Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala BNPP RI Tito Karnavian meninjau langsung kondisi rumah warga, bahkan memutuskan untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada rumah yang dinilai sangat memprihatinkan.

Selain itu, pemerintah juga menambah kuota bantuan khusus di wilayah tersebut menjadi 1.000 unit rumah. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan kawasan perbatasan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar tempat tinggal yang layak.

#RLTH #MENDAGRI #PKP

Baca Juga Peringatan Dini BMKG 12-13 April 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang di https://www.kompas.tv/info-publik/662266/peringatan-dini-bmkg-12-13-april-2026-sejumlah-wilayah-berpotensi-hujan-lebat-hingga-angin-kencang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/662281/15-000-rtlh-di-perbatasan-ri-dapat-bantuan-perbaikan-rumah-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara, guna meningkatkan kualitas hidup di kawasan perbatasan negara,
00:04Badan Nasional Pengelola Perbatasan berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
00:10menyalurkan program bantuan 15.000 peningkatan kualitas rumah tidak layak huni
00:15melalui skema bantuan stimulan perumahan swadaya.
00:21Program peningkatan rumah tidak layak huni RTLH menyasar 20 kabupaten perbatasan negara
00:26termasuk Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaut di Sulawesi Utara.
00:32Khusus di Sitaro, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman PKP Maruara Sirait
00:37bersama Mendagri selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan BNPP Muhammad Tito Karnavian
00:43mengunjungi langsung salah satu rumah penerima manfaat di Kelurahan Bebali.
00:49Melihat kondisi rumah yang memprihatinkan,
00:51Menteri Maruara Sirait akhirnya memutuskan untuk membedah keseluruhan rumah.
00:55Selain itu, khusus di Kepulauan Sitaro,
00:59Kementerian PKP RI juga menambah kuota bantuan stimulan perumahan swadaya menjadi seribu rumah.
01:05Tahun lalu bedah rumah ada sekitar 700.
01:09Tahun ini Presiden Prabowo memberikan program bedah rumah buat Sulawesi Utara
01:15dari 700 menjadi 8.000.
01:18Di sini kita tingkatkan awalnya berapa?
01:210.
01:21Menjadi seribu.
01:23Dikerjakan mulai hari apa tadi?
01:25Hari Rabu, Pak.
01:26Hari Rabu.
01:27Data kalau kemarin ada yang disurvei oleh BPS belum masuk kriteria di sil 1.4,
01:35karena sebelum bencana, Ibu Kepala BPS disurvei sesudah kejadian.
01:40Datanya bisa diupdate.
01:42Supaya data terkini bukan data sebelum bencana.
01:45Dari Presiden Prabowo memerintahkan kepada Pak Arasirait, saya, Kepala BPS dan semua ya untuk bekerja untuk menangani perumahan dan meningkatkan
01:58pembangunan ya di daerah perbatasan.
02:01Salah satunya Kepulauan Sitaro, apalagi Sitaro kemarin juga terkena bencana ya, banjir, bendang.
02:10Nah, oleh karena itu, Pak Arasirait sudah mengalokasikan 15.000 untuk bedah rumah perbatasan dari 400.000 yang ada di
02:20Indonesia.
02:20Pemerintah Kabupaten Sitaro mengapresiasi program skema Bantuan Stimulan Perumahan Suwadaya atau BSPS yang akhirnya bisa menyasar warga di wilayah perbatasan.
02:32RTLH kami yang memang tidak layak bunyi ada 3.000 jumlah kakak, tapi dengan seribunyi sudah sangat bersih.
02:39Karena di Sulawesi Utara, Kabupaten Sitaro yang terbanyak.
02:44Kolaborasi BNPP dan Kementerian PKP mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendorong pembangunan kawasan perbatasan
02:51yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga untuk kesejahteraan rakyat.
02:56Program 15.000 RTLH menjadi wujud nyata kehadiran negara menjawab kebutuhan dasar masyarakat perbatasan.
03:04Dunia Rai, Kompas TV, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara
Komentar

Dianjurkan