00:00Beralih ke Medan, Sumatera Utara, Saudara Paroki Aeknabara meminta agar Bank BUMN yang tersangkut kasus penggelapan dana dapat membantu pihak
00:08gereja memperoleh kembali uang nasabah sebesar 28 miliar rupiah
00:12karena dana tersebut untuk pembangunan gereja, kebutuhan kesehatan, dan pendidikan umat.
00:21Pihak Paroki Aeknabara kecewa atas sikap Bank Plat Merah yang kurang merespons kasus penggelapan uang kredit Union Paroki Aeknabara sebesar
00:3128 miliar rupiah oleh mantan Kepala Cabang Andi Hakim Febriandjah.
00:36Uang yang dikumpulkan selama 40 tahun tersebut merupakan dana gereja dan dana dari umat.
00:42Bendahara gereja menyatakan selama ini pihak Bank kurang kooperatif dalam menangani penggelapan yang dilakukan pegawainya.
00:50Suster meregaskan Bank harus bertanggung jawab.
01:06Kehabiran AHM itu adalah wajah BUMN.
01:12Bukan AHM sebagai pribadi.
01:15Maaf.
01:16Saya tak pernah melihatnya sebagai pribadi.
01:19Dia datang dengan membawa nama BMI.
01:23Karena itulah kami percaya sebetulnya.
01:26Karena itulah saya percaya menghubungkan pandatangan.
01:30Tapi masih asli juga yang mengganjan hati saya yang terjawab.
01:34Bisa deposi itu berjalan-percaya tanpa adik saya.
01:40Tanpa tanda tangan saya.
01:44Lalu di mana?
01:45Yang katanya kalau tinggal tanang itu deposi itu investment ini adalah fiktif.
01:51Lalu deposi itu berjalan yang benar-benar resmi di bedi.
01:55Bisa berjalan-percaya tanpa tanda tangan saya.
01:59Tanpa kehadiran saya.
02:01Tanpa berjalan-pertengah kelebihan.
02:03Lalu di mana?
02:05Pertama-pertengah BMI.
Komentar