00:29Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak.
00:57Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak,
00:58Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak,
00:58Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak,
00:58Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, Mbak, M
00:59Kalau di situ mungkin nanti kalau sudah dibutuhkan nanti di ekspor ke negara-negara skilling kita.
01:08Itu saya pikir bagus karena selama ini kita punya laut luas, pulau yang bagus kayak gitu juga,
01:14yang strategis, nggak dimanfaatkan.
01:18Tadi ada sedikit kendala, dia bilang apa ini itu, tapi nggak terlalu jelas.
01:21Tapi nanti kita akan perdalam dalam 2 minggu depan, saya harapkan 1 bulan udah clear aturannya
01:26sehingga mereka bisa betul-betul bersaing dengan negara-negara Malaysia dan Singapura
01:31dalam hal menarik kapal-kapal asing yang mau isi bahan bakar, mau nunggu, dan lain-lain.
01:38Sehingga income buat kita bertambah.
01:41Pak, sama yang kemarin kan yang soal motor listrik yang dibeli sama MBG itu kan,
01:47ya apa, udah ada komunikasi lagi sama Pak Dadan atau belum, Pak?
01:51Saya nyatanya semalam, tahun ini ada nggak? Nggak ada gitu.
01:54Jadi tahun ini tidak ada lagi pembelian.
01:57Tahun lalu itu, ada miskomunikasi dari anak buah saya ke saya,
02:05seingat saya, saya tanya sudah ditolak.
02:08Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos.
02:10Mungkin juga sudah diajarkan sebelum saya jadi menteri kan, udah lama itu.
02:13Jadi saya nggak tahu.
02:15Tapi ya nanti kita lihat lagi deh ke depan.
02:17Tapi yang jelas ke depan nggak ada lagi.
02:19Pak soal World Bank, Pak, reubah revisi prisi pertumbuhan ekonomi jadi 4,7 gimana, Pak?
02:24Dari berapa?
02:25Dari 4,8.
02:27Kan Bapak pengennya 6 tahun ini.
02:30Kan teruan pertama aja mungkin 5,5-5,6 atau lebih.
02:36Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali setelah itu kan,
02:41kalau rata-ratanya ke 4,6.
02:42Saya pikir World Bank salah hitung.
02:44Tapi yang penting begini untuk kita adalah memastikan program-program berjalan dengan baik,
02:51sistem keuangan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang membaik.
02:56Saya pikir dengan usaha seperti ini nanti juga pertumbuhan ekonomi akan berbalik lagi.
03:03Saya yakin World Bank hitung itu karena dampak harga minyak tinggi kan.
03:08Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi,
03:12World Bank pasti akan rubah prediksinya kan.
03:17Tapi dia sudah melakukan berdasar besar, dia menimbulkan sentimen negatif ke kita.
03:21Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal.
03:27Kalau dia rubah prediksinya ekonominya lagi.
03:30Tapi saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini.
03:37Itu aja.
03:38Mungkin aja World Bank betul nanti, tapi saya nggak tahu.
03:41Yang jelas kalau di angka saya sih sepertinya sedang membaik terus ke depan dan kita akan jaga terus.
03:46Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus rahasia saya.
03:50Bukan jurus-jurus rahasia Pak Prabowo ya.
03:53Bukan saya, Pak Prabowo maksudnya.
03:55Pas soal rekrutmen pegawai biaya cukai kan cuma 380, itu di bulan tanggal berapa Pak?
04:01Oh ya secepatnya, bulan-bulan inilah harusnya.
04:04Oh jadi bukan bumi?
04:05Nanti saya akan cek lagi dengan itu.
04:07Sudah lama isunya itu apa-apa, wacananya.
04:10Cuman saya tanya kok nggak dieksekusi-eksekusi.
04:14Nggak lama kan dieksekusi.
04:15Kemarin Masa bilang kan bulan-bulan ini, tapi bulan ini.
04:19Sekarang tanggal berapa?
04:21Sekarang April.
04:21Oh.
04:22Kan masih ada.
04:25Nggak, ini bukan PNS kok.
04:28Eh bisa lupa.
04:29PNS tapi nggak, bukan SMNS.
04:31CPNS ini untuk, nggak barengan ya.
04:34Ini untuk Paja, Bia Cukai, tapi yang di-design untuk yang di lapangan.
04:38Kalau yang itu kan jadi bos, jadi bos, jadi bos.
04:42Yang S1 kan jadi bos, naik-naik jadi bos.
04:45Nanti di lapangannya kita nggak ada.
04:46Nggak ada yang nagihin.
04:47Jadi kita mau membentuk pasukan di lapangan.
04:52Misalnya, jadi lulusannya SMA.
04:54Jadi bulan ini Pak, apa bulan depan?
04:56Anda mau nyakapan? Saya percepat ya.
04:58Soalnya Bapak bilang bulan depan itu banyak yang ini Pak.
05:00Banyak yang mau ya tanya.
05:07Harusnya udah, kita percepat deh kita lihat.
05:09Kalau bisa akhir bulan ini bulan ini tapi saya lihat lagi nanti gimana pelakanaannya.
05:13Oh banyak yang nanya ya?
05:22Sekarang, oh.
05:23Saya pikir akan terus membaik, bukan membaik ya.
05:28Kalau program kita betul harusnya akselerasinya akan berjalan terus.
05:30Cuma saya mesti lihat dulu pertemuan pertama seperti apa.
05:34Kalau saya lihat sih dari data-data yang ada, sepertinya sih cukup baik di bulan pertama.
05:40Itu saya pikir kalau di atas lima setengah kan udah clear bahwa kita sudah betul-betul berbelok ekonominya.
05:50Itu saya harapkan merubah sentimen para pelaku bisnis.
05:53Dan kita yakin dengan desain pembangunan yang sekarang, harusnya ke depan kita akan lebih cepat lagi pertumbuhannya.
06:01Saya juga lihat sektor finansial.
06:04Wah?
06:05Kata siapa lho?
06:07Kata siapa?
06:08Tahun lalu Lebaran Memble.
06:11Jadi bukan musiman aja.
06:13Tapi tahun lalu sepi kan?
06:15Di Bani Serang.
06:16Sekarang gimana-mana macet semua daripada belanja.
06:18Jadi memang ada desain ekonomi yang membuat ekonominya tumbuh lebih cepat.
06:25Jadi bukan karena Lebaran aja.
06:30Kan saya lihat semua likuritas seperti apa, belanja dipercepat, yang gak efisien kita buat lebih efektif lagi, geberak-geberak sana
06:38sini.
06:39Akibatnya banyak pemerintahnya kan lebih cepat temunya dibanding tahun lalu kan.
06:4330% kalau nggak salah.
06:4430% lebih lah belanja pemerintahnya tumbuh.
06:48Terus pajaknya juga tumbuh 20% lebih.
06:51Artinya aktivitas ekonominya memang betul-betul membaik.
06:56Oke.
06:57Ya.
06:57Terima kasih.
Komentar