Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk bekerja lebih cepat mencabut semua Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di hutan lindung.

"Berapa hari laporan Kembali ke saya? Tanya Prabowo dalam rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (8/4/2026).

"Dua minggu saya laporan," jawab Bahlil.

Prabowo tidak puas dengan jawaban Bahlil, ia pun meminta Bahlil menyelesaikannya dalam kurun waktu satu minggu.

"Dua minggu? Enak aja dua minggu. Satu minggu," perintah Prabowo.

Prabowo menegaskan pencabutan izin usaha itu sejatinya untuk kepentingan nasional dan kepentingan rakyat, sehingga tidak perlu ada belas kasihan.

Baca Juga Presiden Prabowo: Bahlil Bilang BBM Aman, Tidak Berarti Kita Tenang-tenang di https://www.kompas.tv/nasional/661707/presiden-prabowo-bahlil-bilang-bbm-aman-tidak-berarti-kita-tenang-tenang

#prabowo #presidenprabowo #bahlillahadalia

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661854/prabowo-perintah-bahlil-harus-kerja-lebih-cepat-cabut-iup-di-hutan-lindung-enak-aja-dua-minggu
Transkrip
00:02Saudara-saudara, saya juga telah memerintahkan Menteri ESDM, saya dapat laporan, ada ratusan tambang gak jelas atau iup-iup gak
00:18jelas di hutan lindung dan di hutan-hutan.
00:24Saya cek, Menteri Kutanan, saya cek, oh Alhamdulillah Menteri Kutanan ini oke juga dia, dia belum kasih izin potong kayu,
00:40mana Menteri Kutanan? Ada?
00:47Oh, kau ya Menteri Kutanan? Waduh dia berbinar-binar dia tuh. Saya gak tanya partai apa kau.
01:04Jadi, ini ada sekian ratus Menteri ESDM, segera evaluasi.
01:12Kalau gak jelas, cabut semua itu, iup-iup, ya.
01:16Cabut semua itu. Kita sudah gak ada waktu untuk terlalu kasihan, gak ada kasihan sekarang.
01:24Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat.
01:31Kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok, itu nomor berapa, Pak?
01:41Ya, evaluasi segera. Berapa hari laporan kembali ke saya?
01:46Dua minggu, enak aja dua minggu.
01:52Enggak, satu minggu.
01:58Kita cabut semua, iup, ya.
02:02Prinsip-prinsip itu yang gak beres, kita cabut.
02:05Harus di tangan negara dan kita bisa nanti memperkuat institusi-institusi kita, lembaga-lembaga kita.
02:16Saudara-saudara, saya kira itu sementara, ya, tahap pertama.
02:22Dan dengan demikian, saya ucapkan terima kasih media yang terhormat.
02:31Sekarang saya kira waktu minum teh.
02:37Saudara bisa keluar dengan baik.
02:40Protokol, kasih snack dan teh yang banyak supaya mereka, ya, supaya mereka senang.
02:52Saya juga minta break, lima menit.
02:58Untuk minum kopi.
03:00Terima kasih.
03:00Terima kasih.
03:02Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:05Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan