Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAMUJU, KOMPAS.TV - Seorang ibu hamil di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, terpaksa melahirkan di pinggir jalan saat dalam perjalanan menuju puskesmas. Persalinan darurat dilakukan karena kondisi jalan desa yang rusak parah dan sulit dilalui kendaraan.

Peristiwa terjadi pada Selasa siang, 24 Maret. Seorang ibu hamil dibawa menggunakan mobil jip menuju Puskesmas Tapalang.

Saat mobil melaju sekitar lima kilometer dari desa, Ratna tiba-tiba merasakan kontraksi hebat.

Mobil pun berhenti, dan sang ibu hamil terpaksa melahirkan di pinggir jalan dengan beralaskan sarung, dibantu sejumlah kerabat dan warga.

Suasana berubah haru saat bayi berhasil dilahirkan dalam kondisi sehat.

Ibu bayi yang masih lemas merasa tak mampu melanjutkan perjalanan ke Puskesmas Tapalang dan meminta dibawa kembali ke desa.

Warga menyebut kondisi jalan yang rusak menyulitkan perjalanan ke Puskesmas Tapalang. Bupati Mamuju pun meminta maaf belum bisa memperbaikinya karena belum ada anggaran.

Desa Kopeang sebenarnya memiliki puskesmas pembantu dengan satu orang bidan dan dua tenaga perawat. Namun, fasilitasnya disebut belum memadai sehingga banyak warga dirujuk ke Puskesmas Tapalang yang jaraknya sekitar 20 kilometer dari desa.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Laporan Warga Jakarta Direspons Foto AI, Stafsus Gubernur DKI: Lurah Kalisari Sudah Dinonaktifkan di https://www.kompas.tv/regional/661501/laporan-warga-jakarta-direspons-foto-ai-stafsus-gubernur-dki-lurah-kalisari-sudah-dinonaktifkan

#ibumelahirkan #jalanrusak #mamuju #aksesjalan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661502/bupati-mamuju-buka-suara-soal-peristiwa-ibu-melahirkan-di-pinggir-jalan-desa-berut
Transkrip
00:00Seorang ibu hamil di desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat,
00:05terpaksa melahirkan di pinggir jalan saat dalam perjalanan menuju puskesmas.
00:09Persalinan darurat dilakukan karena kondisi jalan desa yang rusak parah dan sulit dilalui kendaraan.
00:19Peristiwa terjadi pada selasa siang 24 Maret.
00:23Seorang ibu hamil dibawa menggunakan mobil jeep menuju puskesmas Tapalang.
00:30Saat mobil melaju sekitar 5 km dari desa, Ratna tiba-tiba merasakan kontraksi hebat.
00:37Mobil pun berhenti dan sang ibu hamil pun terpaksa melahirkan di pinggir jalan dengan beralaskan sarung dibantu sejumlah kerabat dan
00:45warga.
00:46Suasana berubah haru saat bayi berhasil dilahirkan dalam kondisi sehat.
00:52Ibu bayi yang masih lemas merasa tak mampu melanjutkan perjalanan ke puskesmas Tapalang dan meminta dibawa kembali ke desa.
01:00Warga menyebut kondisi jalan yang rusak penyulitkan perjalanan ke puskesmas Tapalang.
01:06Bupati Mamuju pun meminta maaf belum bisa memperbaikinya karena belum ada anggaran.
01:12Bidan sudah memberitahukan suami ibu Ratna bahwa ibunya sudah mau melahirkan nih, tapi katanya mau lebaran dulu ya, kita sangat
01:20memaklumi.
01:21Kita juga memohon maaf kepada masyarakat Mamuju, terutama masyarakat saudara-saudara ku yang ada di Kopeang, Bela, Kalumpang, kami belum
01:30maksimal mengintervensi terutama infrastruktur jalan yang ada di daerah itu.
01:34Bukan karena kami tidak mau, karena memang kondisi keuangan yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Mamuju yang belum memungkinkan untuk mengintervensi
01:42semua.
01:43Mudah-mudahan dengan viralnya ibu Ratna yang melahirkan di jalan itu, pemerintah pusat bisa terketuk hatinya untuk bisa membantu kita
01:54yang ada di Kabupaten Mamuju.
01:56Desa Kopeang sebenarnya memiliki puskesmas pembantu dengan satu orang bidan dan dua tenaga perawat.
02:02Namun, fasilitasnya disebut belum memadai sehingga banyak warga dirujuk ke puskesmas Tapalang yang jaraknya sekitar 20 km dari desa.
Komentar

Dianjurkan